Tak Masuk LHKPN, KPK Jelaskan Status Oplet Rano Karno

KPK jelasnya status oplet Rano Karno, calon gubernur DKI Jakarta yang tidak tercantum dalam LHKPN terbaru

Tak Masuk LHKPN, KPK Jelaskan Status Oplet Rano Karno
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pasangan calon gubernur Pramono Anung dan Rano Karno saat ini tengah mendapat sorotan. Pasalnya berdasarkan perhitungan sejumlah lembaga survei, pasangan nomor tiga tersebut memimpin perolehan suara pada Pilkada DKI Jakarta 2024.

Perhatian masyarakat pun tidak terbatas pada hasil suara tetapi juga harta masing-masing calon khususnya Rano Karno yang maju sebagai wakil gubernur. Ia dikenal memiliki Oplet Morris Minor Traveller sebab digunakan pada sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

Meski demikian ternyata kendaraan tersebut tidak masuk ke dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Tessa Mahardika Sugiarto, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu pun memberi penjelasan pada wartawan. Menurutnya kendaraan tersebut bukanlah alat transportasi resmi melainkan kemungkinan hanya properti film sehingga tidak dimasukkan sebagai harta pribadi.

Oplet Rano Karno
Photo : @si.rano

Meski demikian Rano Karno tetap menyerakan LHKPN sebagai salah satu kewajibannya. Dalam laporan yang disampaikan pada Maret 2023, ia menyebut sudah memiliki harta sebesar Rp 18,49 miliar.

Dari jumlah tersebut harga berupa alat transportasi dan mesin memiliki nilai Rp 848,5 jutaan. Tercatat ada empat mobil yang dilaporkan sebagai miliknya.

Koleksi pertamanya adalah Toyota Alphard lansiran 2017 yang didapatkan dari hasil sendiri. Mobil itu ditaksir memiliki nilai Rp 352,8 juta.

Selanjutnya ia juga memiliki Toyota Kijang Innova keluaran 2017 dari hasil sendiri. Dalam laporan disebutkan bahwa nilainya sebesar Rp 135 jutaan.

Kemudian ada juga Mitsubishi Pajero produksi 2016. Mobil yang merupakan hasil sendiri tersebut diperkiakan mempunyai bilai Rp 225,6 jutaan.

Untuk mobil keempat adalah Honda Jazz rakitan 2015 dari hasil sendiri. Diperkiakan nilai dari model itu adalah Rp 135 juta.

Oplet Rano Karno
Photo : KatadataOTO

Sementara aset terbesarnya adalah berupa tanah dan bangunan dengan nilai sebesar Rp 13,25 miliar. 

Setidaknya ada empat bidang tanah dan bangunan yang menjadi miliknya. Lokasi aset itu pun berada di beberapa tempat seperti di Bogor, Jakarta Selatan hingga Bandung.

Rano Karno juga memiliki sejumlah aset lain seperti surat berharga sebilai Rp 675 juta, harta begerak Rp 207,2 jutaan hingga kas dan setara kas Rp 3,36 miliar. Sedangkan buat harta lain, ia memiliki kekayaan senilai Rp 140 juta


Terkini

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka

mobil
Hyundai

Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen

Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka

news
SIM Keliling Bandung

BPR KS Jadi Salah Satu Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 17 April 2026, Tetap Berjalan Meski ASN WFH

Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home

news
SIM keliling jakarta

Jelang Akhir Pekan SIM Keliling Jakarta Ada di Lapangan Banteng

SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara

news
Toyota Eco Youth

Toyota Ajak Generasi Muda Lestarikan Lingkungan

Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan

mobil
BYD Atto 3 Facelift

10 Merek Mobil Terlaris Maret 2026: BYD Lampaui Honda

Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026

news
Busworld

Busworld SEA 2026 Siap Digelar, Panggung Bagi Karoseri Lokal

Pameran Busworld SEA 2026 bakal dihadiri sejumlah karoseri ternama, siap gaet pengusaha transportasi