Suzuki Buat Mobil Terbang, Tahun Depan Siap Lepas Landas

Suzuki buat mobil terbang dengan SkyDrive Inc dan rencananya produksi akan dimulai musim semi tahun depan

Suzuki Buat Mobil Terbang, Tahun Depan Siap Lepas Landas
Adi Hidayat

TRENOTO – Bila kebanyakan pabrikan kendaraan mengembangkan electric vehicle guna memenuhi pasar, maka Suzuki buat mobil terbang guna menjawab tantangan masa depan. Hal ini sudah dipastikan setelah Suzuki Motor Corp menemukan kata sepakat SkyDrive Inc untuk menggapai impiannya.

Walau baru disepakati namun proses pengembangan mobil terbang sudah berjalan. Dilansir dari Reuters, SkyDrive akan mendirikan anak perusahaan untuk membuat kendaraan tersebut sementara Suzuki bertanggung jawab atas proses produksi termasuk penyediaan tenaga kerja.

Pabrikan asal Jepang tersebut bahkan akan menggunakan fasilitas produksinya di Shizuoka Jepang guna memenuhi kesepakatan. Dengan demikian maka proses pembuatan bisa dilakukan pada musim semi tahun depan.

Photo : Suzuki

“Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan SkyDrive. Kami mengambil langkah ambisius untuk melakukan pengembangan produk bernilai unggul dan berkontribusi dalam mewujudkan mobilitas udara sebagai alat transportasi sehari-hari,” ungkap Hidetoshi Kumashiro, Executive General Manager Suzuki.

Kerjasama antara Suzuki dengan SkyDrive sebenarnya bukanlah hal mengejutkan karena di Maret 2022 mereka telah membentuk kemitraan. Ketika itu pabrikan berlogo S tersebut melakukan investasi dan transfer teknologi.

Baca juga : Harga Baterai Suzuki XL7 Hybrid,Garansinya 8 Tahun

Terlebih Suzuki memiliki beragam teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan mobil terbang. Salah satunya adalah pengurangan bobot kendaraan sehingga sangat penting bagi dunia penerbangan.

Berkat kerjasamanya maka Suzuki akan memiliki pilihan kendaraan di tiga matra yakni air, darat dan udara. Hal ini tentunya merupakan sebuah nilai tambah bagi perusahaan.

Meski demikian pengembangan mobil terbang sejatinya bukanlah hal asing. Sebelumnya Hyundai juga sudah memamerkan kendaraan serupa pada ajang CES 2020.

Photo : TrenOto

Kendaraan vertical take-off and landing (VOTL) tersebut pun dikabarkan akan mulai diproduksi di akhir tahun. Rencananya, unit digunakan untuk mengangkut kargo terlebih dahulu dan terus dikembangkan agar dapat membawa manusia di masa depan.

Meski demikian pabrikan asal Korea Selatan ini sudah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia. Di dalamnya disampaikan bahwa mereka akan ikut membangun Advance Air Mobility (AAM) di Ibu Kota Negara (IKN).


Terkini

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz