Diskon Suzuki Fronx di Januari 2026, Setara Honda Beat
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Suzuki buat mobil terbang dengan SkyDrive Inc dan rencananya produksi akan dimulai musim semi tahun depan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Bila kebanyakan pabrikan kendaraan mengembangkan electric vehicle guna memenuhi pasar, maka Suzuki buat mobil terbang guna menjawab tantangan masa depan. Hal ini sudah dipastikan setelah Suzuki Motor Corp menemukan kata sepakat SkyDrive Inc untuk menggapai impiannya.
Walau baru disepakati namun proses pengembangan mobil terbang sudah berjalan. Dilansir dari Reuters, SkyDrive akan mendirikan anak perusahaan untuk membuat kendaraan tersebut sementara Suzuki bertanggung jawab atas proses produksi termasuk penyediaan tenaga kerja.
Pabrikan asal Jepang tersebut bahkan akan menggunakan fasilitas produksinya di Shizuoka Jepang guna memenuhi kesepakatan. Dengan demikian maka proses pembuatan bisa dilakukan pada musim semi tahun depan.
“Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan SkyDrive. Kami mengambil langkah ambisius untuk melakukan pengembangan produk bernilai unggul dan berkontribusi dalam mewujudkan mobilitas udara sebagai alat transportasi sehari-hari,” ungkap Hidetoshi Kumashiro, Executive General Manager Suzuki.
Kerjasama antara Suzuki dengan SkyDrive sebenarnya bukanlah hal mengejutkan karena di Maret 2022 mereka telah membentuk kemitraan. Ketika itu pabrikan berlogo S tersebut melakukan investasi dan transfer teknologi.
Terlebih Suzuki memiliki beragam teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan mobil terbang. Salah satunya adalah pengurangan bobot kendaraan sehingga sangat penting bagi dunia penerbangan.
Berkat kerjasamanya maka Suzuki akan memiliki pilihan kendaraan di tiga matra yakni air, darat dan udara. Hal ini tentunya merupakan sebuah nilai tambah bagi perusahaan.
Meski demikian pengembangan mobil terbang sejatinya bukanlah hal asing. Sebelumnya Hyundai juga sudah memamerkan kendaraan serupa pada ajang CES 2020.
Kendaraan vertical take-off and landing (VOTL) tersebut pun dikabarkan akan mulai diproduksi di akhir tahun. Rencananya, unit digunakan untuk mengangkut kargo terlebih dahulu dan terus dikembangkan agar dapat membawa manusia di masa depan.
Meski demikian pabrikan asal Korea Selatan ini sudah menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia. Di dalamnya disampaikan bahwa mereka akan ikut membangun Advance Air Mobility (AAM) di Ibu Kota Negara (IKN).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 19:00 WIB
12 Januari 2026, 12:00 WIB
12 Januari 2026, 09:00 WIB
09 Januari 2026, 16:00 WIB
09 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Andhika Pratama dikenal menggemari dunia otomotif, ia kerap menggunakan BMW R Nine T saat bersama grup Predain
18 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda Brio S Satya CVT diluncurkan dengan tujuan memberi kemudahan pelanggan memilih kendaraan sesuai kebutuhan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota Avanza bekas lansiran 2025 kini jumlahnya terus bertambah dengan beragam kemudahan buat pelanggan
18 Januari 2026, 11:00 WIB
Daihatsu Sigra bekas lansiran 2025 semakin banyak pilihannya termasuk promo kredit buat para calon pelanggan
18 Januari 2026, 09:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Tanpa subsidi, Wuling Cortez Darion EV dan PHEV mengalami penyesuaian harga dari Rp 7 juta sampai Rp 40 juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit