Hyundai Ioniq 5 Ditawarkan Dengan Sistem Sewa Mulai Rp 15 Juta
12 Februari 2026, 11:00 WIB
Shell mulai memasok pelumas khusus mobil listrik ke beberapa manufaktur yang memproduksi EV di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia memaksa Shell Lubricants berinovasi. Terkini mereka menghadirkan pelumas khusus kendaraan setrum.
Menurut Andri Pratiwa, Managing Director Lubricants Shell Indonesia produk anyarnya tersebut sudah digunakan para pabrikan yang membuat EV (Electric Vehicle).
“Kami telah memasok E-Fluid Shell ini ke produsen mobil listrik di Tanah Air. Namun saya tidak bisa menyebutkan nama-namanya,” ujar Andri di Sirkuit Mandalika, Lombok pada Jumat (5/7).
Meski begitu Andri menjelaskan kalau produk tersebut belum dilepas ke pasar umum. Sebab Shell masih melihat minat para pemilik kendaraan roda empat setrum.
Apakah konsumen membutuhkan pelumas mobil listrik atau tidak. Sehingga mereka memantau kondisi pasar di Tanah Air.
“Kita sudah persiapkan, kalau memang permintaannya semakin besar segera kami luncurkan,” Andri menambahkan.
Memang beberapa bulan lalu Andri mengutarakan niatnya buat menjual pelumas khusus mobil listrik. Akan tetapi dia belum mau membocorkan kapan hal itu terjadi.
Di sisi lain Jason Wong, Executive Vice President Global Lubricants Shell menjelaskan kalau pelumas khusus mobil listrik sudah ada sejak 2019. Namun produk tersebut masih ditawarkan untuk pasar global.
“Buat industri EV (Electric Vehicle) Shell sudah menciptakan E-Fluid. Cairan ini diproduksi khusus mobil listrik,” ungkap Jason Wong.
Lebih jauh pria satu ini menuturkan kalau E-Fluid secara spesifik dapat digunakan pada Drive Unit Dinamo serta Controller kendaraan roda empat setrum.
Kemudian Jason menjelaskan jika kendaraan elektrik memang perlu Thermal Management supaya performanya selalu optimal ketika digunakan para pemilik di jalan raya.
Lalu mereka juga memiliki Immersion Cooling Fluid, berfungsi melumasi serta mendinginkan sel-sel baterai mobil listrik. Sehingga suhu penampung daya tetap terjaga saat dipakai.
“E-fluid dan Immersion Cooling Fluid punya dua peran utama, yakni untuk melubrikasi sekaligus menjadi pendingin mencegah Overheating,” Jason Wong menegaskan.
Sementara itu, di luar Indonesia Shell telah menggandeng lebih dari 10 perusahaan otomotif dunia buat mengembangkan pelumas khusus mobil listrik.
Sehingga di masa mendatang mereka bakal fokus memproduksi E-Fluid dan Immersion Cooling Fluid buat memenuhi pengguna kendaraan roda empat setrum yang ada di dunia maupun Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 13:04 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dikatakan mulai diproduksi secara penuh sejak Januari 2026, sehingga pengiriman dimulai
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Kemenperin mengaku akan tetap memberikan insentif fiskal demi menggairahkan pasar mobil LCGC pada tahun ini
13 Februari 2026, 11:00 WIB
Geely EX5 didiskon Rp 26 juta selama IIMS 2026 untuk menarik minat pengunjung yang hendak mencari mobil listrik
13 Februari 2026, 09:00 WIB
SMK dan Studds Helmets Indonesia meluncurkan produk terbarunya yang inovatif dan nyaman dipakai harian
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir pekan, kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat