iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Shell mulai memasok pelumas khusus mobil listrik ke beberapa manufaktur yang memproduksi EV di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia memaksa Shell Lubricants berinovasi. Terkini mereka menghadirkan pelumas khusus kendaraan setrum.
Menurut Andri Pratiwa, Managing Director Lubricants Shell Indonesia produk anyarnya tersebut sudah digunakan para pabrikan yang membuat EV (Electric Vehicle).
“Kami telah memasok E-Fluid Shell ini ke produsen mobil listrik di Tanah Air. Namun saya tidak bisa menyebutkan nama-namanya,” ujar Andri di Sirkuit Mandalika, Lombok pada Jumat (5/7).
Meski begitu Andri menjelaskan kalau produk tersebut belum dilepas ke pasar umum. Sebab Shell masih melihat minat para pemilik kendaraan roda empat setrum.
Apakah konsumen membutuhkan pelumas mobil listrik atau tidak. Sehingga mereka memantau kondisi pasar di Tanah Air.
“Kita sudah persiapkan, kalau memang permintaannya semakin besar segera kami luncurkan,” Andri menambahkan.
Memang beberapa bulan lalu Andri mengutarakan niatnya buat menjual pelumas khusus mobil listrik. Akan tetapi dia belum mau membocorkan kapan hal itu terjadi.
Di sisi lain Jason Wong, Executive Vice President Global Lubricants Shell menjelaskan kalau pelumas khusus mobil listrik sudah ada sejak 2019. Namun produk tersebut masih ditawarkan untuk pasar global.
“Buat industri EV (Electric Vehicle) Shell sudah menciptakan E-Fluid. Cairan ini diproduksi khusus mobil listrik,” ungkap Jason Wong.
Lebih jauh pria satu ini menuturkan kalau E-Fluid secara spesifik dapat digunakan pada Drive Unit Dinamo serta Controller kendaraan roda empat setrum.
Kemudian Jason menjelaskan jika kendaraan elektrik memang perlu Thermal Management supaya performanya selalu optimal ketika digunakan para pemilik di jalan raya.
Lalu mereka juga memiliki Immersion Cooling Fluid, berfungsi melumasi serta mendinginkan sel-sel baterai mobil listrik. Sehingga suhu penampung daya tetap terjaga saat dipakai.
“E-fluid dan Immersion Cooling Fluid punya dua peran utama, yakni untuk melubrikasi sekaligus menjadi pendingin mencegah Overheating,” Jason Wong menegaskan.
Sementara itu, di luar Indonesia Shell telah menggandeng lebih dari 10 perusahaan otomotif dunia buat mengembangkan pelumas khusus mobil listrik.
Sehingga di masa mendatang mereka bakal fokus memproduksi E-Fluid dan Immersion Cooling Fluid buat memenuhi pengguna kendaraan roda empat setrum yang ada di dunia maupun Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat