Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Shell mulai memasok pelumas khusus mobil listrik ke beberapa manufaktur yang memproduksi EV di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan mobil listrik di Indonesia memaksa Shell Lubricants berinovasi. Terkini mereka menghadirkan pelumas khusus kendaraan setrum.
Menurut Andri Pratiwa, Managing Director Lubricants Shell Indonesia produk anyarnya tersebut sudah digunakan para pabrikan yang membuat EV (Electric Vehicle).
“Kami telah memasok E-Fluid Shell ini ke produsen mobil listrik di Tanah Air. Namun saya tidak bisa menyebutkan nama-namanya,” ujar Andri di Sirkuit Mandalika, Lombok pada Jumat (5/7).
Meski begitu Andri menjelaskan kalau produk tersebut belum dilepas ke pasar umum. Sebab Shell masih melihat minat para pemilik kendaraan roda empat setrum.
Apakah konsumen membutuhkan pelumas mobil listrik atau tidak. Sehingga mereka memantau kondisi pasar di Tanah Air.
“Kita sudah persiapkan, kalau memang permintaannya semakin besar segera kami luncurkan,” Andri menambahkan.
Memang beberapa bulan lalu Andri mengutarakan niatnya buat menjual pelumas khusus mobil listrik. Akan tetapi dia belum mau membocorkan kapan hal itu terjadi.
Di sisi lain Jason Wong, Executive Vice President Global Lubricants Shell menjelaskan kalau pelumas khusus mobil listrik sudah ada sejak 2019. Namun produk tersebut masih ditawarkan untuk pasar global.
“Buat industri EV (Electric Vehicle) Shell sudah menciptakan E-Fluid. Cairan ini diproduksi khusus mobil listrik,” ungkap Jason Wong.
Lebih jauh pria satu ini menuturkan kalau E-Fluid secara spesifik dapat digunakan pada Drive Unit Dinamo serta Controller kendaraan roda empat setrum.
Kemudian Jason menjelaskan jika kendaraan elektrik memang perlu Thermal Management supaya performanya selalu optimal ketika digunakan para pemilik di jalan raya.
Lalu mereka juga memiliki Immersion Cooling Fluid, berfungsi melumasi serta mendinginkan sel-sel baterai mobil listrik. Sehingga suhu penampung daya tetap terjaga saat dipakai.
“E-fluid dan Immersion Cooling Fluid punya dua peran utama, yakni untuk melubrikasi sekaligus menjadi pendingin mencegah Overheating,” Jason Wong menegaskan.
Sementara itu, di luar Indonesia Shell telah menggandeng lebih dari 10 perusahaan otomotif dunia buat mengembangkan pelumas khusus mobil listrik.
Sehingga di masa mendatang mereka bakal fokus memproduksi E-Fluid dan Immersion Cooling Fluid buat memenuhi pengguna kendaraan roda empat setrum yang ada di dunia maupun Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa