Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Sukses dengan bZ4x dan Innova Zenix, Toyota siapkan mobil listrik terjangkau lainnya di pasar Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Toyota mulai menambah lini kendaraan listriknya dengan merilis Toyota Kijang Innova Zenix. Tersedia dalam pilihan mesin bensin dan hybrid, Toyota mengantongi hingga 4.000 SPK dua minggu setelah peluncuran.
Secara keseluruhan, market elektrifikasi di Indonesia mulai terlihat membaik dan signifikan. Transisi menuju era elektrifikasi ditandai dengan terbitnya kebijakan pemerintah yang mendukung penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai hingga konversi motor listrik.
Agar bisa mencakup seluruh lapisan masyarakat perlu ada pilihan mobil listrik harga terjangkau. Hal ini yang sedang diupayakan oleh Toyota selama masa transisi elektrifikasi.
Henry Tanoto, Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM) memaparkan bahwa Toyota menyematkan teknologi hybrid ke model populer seperti Kijang Innova karena melihat kebutuhan masyarakat
Dengan begitu harganya juga bisa lebih terjangkau. Ini jika dibandingkan dengan lini hybrid Toyota sebelumnya seperti Camry Hybrid dan Corolla Cross.
“Kita membuka akses lebih banyak jadi teknologi hybrid disematkan ke model populer yang banyak dipakai masyarakat Indonesia. Harapan kita itu kalau lihat tren seperti dari Camry, Corolla dan seterusnya, sekarang kan arahnya ke sana,” ujar Henry dalam acara Toyota Media Gathering, Kamis (8/12).
Ketika ditanya tentang model pengisi jajaran kendaraan listrik Toyota selanjutnya, Henry belum bisa menyampaikan apakah akan menggunakan model populer lainnya atau meluncurkan model baru.
Namun yang pasti Toyota akan mengusahakan kendaraan listrik dengan harga terjangkau agar bisa dirasakan berbagai lapisan masyarakat.
“Yang kita lakukan sekarang kita letakkan hybrid di Innova Zenix karena memang kita lihat ini memang kendaraan secara cukup lama terbukti dibutuhkan masyarakat. Harapannya biar banyak pengguna (Kijang Innova) memakai itu,” lanjut Henry.
Fokus terpentingnya adalah bagaimana membuka akses bagi seluruh lapisan masyarakat untuk turut berkontribusi. Hal ini juga disampaikan oleh Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT TAM.
“Semua orang bisa berkontribusi. Dari sisi mobilitas Toyota menawarkan produk-produk mantap. Orang berkontribusi tidak hanya beli mobil listrik, tapi bisa juga LCGC (Low Cost Green Car) yang lebih ramah lingkungan,” ucap Anton.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap
14 Februari 2026, 09:00 WIB
Denza memboyong MPV mewah D9 dan memperkenalkan produk SUV baru, Denza B5 di pameran BCA Expoversary 2026