Merek Mobil Mewah Terlaris Juni 2026, Retail Sales BMW Turun
16 Juli 2026, 19:27 WIB
Pertama kali hadir di 2010 lalu hengkang pada 2014, ada beberapa alasan Smart kembali ke Indonesia tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mercedes-Benz membawa lini mobil listrik Smart sebagai perkenalan ke konsumen pada perhelatan GIIAS 2024. Merek tersebut mungkin tidak lagi asing buat beberapa orang.
Untuk diketahui Smart pertama kali masuk pasar RI pada 2010 menawarkan Smart Fortwo dan Cabriolet. Namun kiprahnya tidak bertahan lama karena akhirnya hengkang di 2014 karena mobil dua penumpang berukuran kecil saat itu kurang diminati.
Smart sendiri sudah mengubah strategi global dan saat ini merupakan hasil JV (Joint Venture) Mercedes-Benz dan Geely. Lini kendaraan diproduksi juga berubah total serta lebih ramah lingkungan karena berupa BEV (Battery Electric Vehicle).
Memiliki sejarah kurang baik di pasar Tanah Air, ada beberapa alasan Smart kembali ke Indonesia dan percaya diri dengan masa depan cerah lini Smart #3 di kalangan konsumen.
Pihak Smart menilai bahwa Indonesia, terkhusus Jakarta merupakan tempat yang potensial untuk memasarkan kendaraan listrik. Dapat mempermudah mobilitas karena EV kebal aturan ganjil genap di Ibu Kota.
“Pemerintah selalu berusaha dorong kemajuan sektor ini. Smart harus ada untuk tawarkan solusi mobilitas urban ke orang-orang seperti anak muda,” ungkap Mandy Zhang, Chief Marketing Official Global Smart di sela GIIAS 2024 beberapa waktu lalu.
Bicara kemungkinan menghadirkan model two-seater lagi, Mandy mengungkapkan hal tersebut akan distudi lebih lanjut. Saat ini fokusnya adalah menyediakan kendaraan sesuai kebutuhan konsumen perkotaan.
Memang SUV (Sport Utility Vehicle) dan MPV (Multi Purpose Vehicle) masih jadi favorit di antara konsumen. Maka Smart bakal berusaha masuk ke segmen itu, memboyong Smart #3 yang berkapasitas lima penumpang buat diperkenalkan.
“Polusi sekarang masih jadi masalah. Smart ingin kenalkan elektrifikasi supaya membantu atas polusi di kota,” tegas Mandy.
Selain itu, PT Inchcape Automotive Indonesia yang bakal menaungi Smart juga turut mengiyakan alasan Smart kembali ke Indonesia yaitu karena Jakarta masih dilihat sebagai kota besar dengan banyak calon konsumen potensial.
“Ada ganjil genap (di Jakarta), lalu kalau saya lihat sekarang lebih banyak orang mau coba mobil listrik,” ucap Khoo Shao Tze, Presiden Direktur PT Inchcape Automotive Indonesia dalam kesempatan sama.
Meski begitu dia mengungkapkan pembeli mobil listrik masih belum menyasar First Car Buyer atau pembeli pertama, namun orang yang ingin membeli mobil kedua buat kebutuhan mobilitas.
“Surabaya dan Medan ada banyak orang tertarik, makanya Smart #3 kita masukkan,” kata dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 19:27 WIB
15 Juni 2026, 20:04 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
20 Februari 2026, 15:00 WIB
06 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina