BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Ratusan Toyota bZ4X dan Lexus UX 300e diserahkan pada pemerintah untuk mendukung acara KTT G20 di Bali
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Toyota-Astra Motor menyerahkan Toyota bZ4X dan Lexus UX 300e pada Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg). Keduanya digunakan untuk mendukung mobilitas partisipan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022.
Tak tanggung-tanggung, sedikitnya 143 unit kendaraan elektrifikasi berteknologi Battery Electric Vehicle (BEV) diserahkan. Dari jumlah tersebut, 41 diantaranya adalah Toyota bZ4X dan 102 Lexus UX 300e.
“Kami mengapresiasi kepercayaan pemerintah pada Toyota yang dipiih sebagai kendaraan resmi KTT G20. Kehadiran Toyota BZ4X serta Lexus UX 300e juga diharapkan menjadi simbol komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon menuju era Carbon Neutrality pada 2060,” ungkap Henry Tanoto, Vice President Director PT TAM.
Kehadiran Toyota bZ4X di ajang KTT G20 tentunya menarik karena hingga saat ini belum dijual di Tanah Air. Penampilan perdananya di Indonesia baru dilakukan pada ajang GIIAS 2022 beberapa waktu lalu.
Selain belum dijual, mobil tersebut juga sempat tersandung masalah karena roda berpotensi terlepas dari tempatnya. Akibatnya pabrikan asal Jepang itu berinisiatif melakukan recall besar-besaran.
Sementara Lexus UX 300e memang sudah dijual sebagai mobil listrik pertama dari Lexus Indonesia. Model ini pertama kali dipasarkan pada 2020 dan mendapatkan respon positif dari masyarakat.
PT TAM menegaskan akan siap mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air dan mencapai target Carbon Neutrality pada tahun 2060. Untuk itu mereka siap menawarkan beragan teknologi elektrifikasi yang lengkap.
Mereka siap untuk meluncurkan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV) dalam berbagai model. Selain itu mereka juga menegaskan telah mengembangkan penyediaan ekosistem kendaraan elektrifikasi melalui EV Smart Mobility Bali Project dan EV Smart Mobility Toba Project.
Berkat strategi ini Toyota memiliki banyak model untuk dipilih konsumen sesuai kebutuhan serta keinginannya masing-masing. Sehingga nantinya semua orang berkontribusi mengurangi emisi karbon melalui teknologi ramah lingkungan.
“Kedepannya, kendaraan ramah lingkungan menjadi salah satu langkah nyata pengurangan emisi karbon. Perpres No. 55 Tahun 2019 sangat strategis bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan mobilitas ke depan,” pungkas Henry.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
22 September 2026, 13:00 WIB
Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah
22 September 2026, 11:35 WIB
Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
22 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir