Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah disinyalir tak akan mengucurkan insentif otomotif di 2026. Kendaraan ramah lingkungan seperti mobil listrik dan hybrid diyakini akan sangat terdampak.
Berbagai model elektrifikasi di Indonesia saat ini bisa dijual dengan harga kompetitif karena adanya bantuan insentif otomotif dari pemerintah.
Misalnya untuk mobil listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen. Kemudian Battery Electric Vehicle (BEV) impor asalkan memiliki komitmen perakitan lokal di 2026.
Tahun depan, harga mobil listrik dan hybrid berpeluang naik tanpa adanya bantuan dari pihak pemerintah.
Di tengah pelemahan daya beli, absennya stimulus membuat penjualan mobil baru 2026 berpeluang tetap stagnan atau belum bisa tembus di atas 800 ribu unit.
Pengamat menilai, pulihnya penjualan mobil di 2026 bisa terjadi apabila pemerintah memperkuat stimulus serta kebijakan moneter.
“Tetapi jika tidak terjadi perbaikan ekonomi (tahun depan), prediksi penjualan mobil baru di Indonesia kemungkinan tetap lesu dan stagnan. Volumenya diproyeksikan hanya mencapai 700 ribu-800 ribu unit,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Dia menegaskan pentingnya ada stimulus progresif dari pemerintah untuk kembali menggairahkan pasar otomotif Tanah Air.
Pemulihan juga bisa terjadi jika suku bunga turun signifikan dan rupiah tetap stabil serta tingkat inflasi rendah.
“Namun pemulihan ini terancam karena sinyal kebijakan pemerintah masih bertolak belakang seperti penguatan fiskal yang lambat,” tegas Yannes.
Sebagai informasi, penjualan mobil baru periode Januari-November 2025 secara retail (distribusi dari diler ke konsumen) adalah 710.084 unit. Sedangkan penyaluran dari pabrik ke diler atau wholesales tembus 739.977 unit.
Angka ini semakin mendekati revisi target Gaikindo yang ditetapkan belum lama ini yaitu 780 ribu unit.
Dengan sisa waktu satu bulan lagi, penjualan mobil baru di Desember 2025 setidaknya harus bisa tembus 60 ribu unit (wholesales) guna mencapai target Gaikindo.
Sementara di tahun depan banyak manufaktur harus menyiapkan strategi baru apabila pemerintah memutuskan tak melanjutkan insentif otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Juli 2026, 22:43 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Terkini
30 Juli 2026, 09:00 WIB
Lexus turut meramaikan persaingan di segmen elektrifikasi, seperti dengan menyegarkan model ES di GIIAS 2026
30 Juli 2026, 08:00 WIB
Omoda O4 sudah bisa dipesan oleh konsumen di ajang GIIAS 2026, namun belum ada estimasi harga diumumkan
30 Juli 2026, 07:25 WIB
Akhirnya Suzuki XL7 Hybrid Facelift untuk pertama kalinya hadir di Indonesia melalui ajang GIIAS 2026
30 Juli 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV meramaikan ajang GIIAS 2026, lengkap dengan variasi warna baru untuk model Seal dan Sealion 7
30 Juli 2026, 06:48 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid meramaikan GIIAS 2026 tak lama setelah diluncurkan, harga masih Rp 445 juta OTR Jakarta
30 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian selalu memudahkan urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
30 Juli 2026, 06:00 WIB
Urusan ganjil genap jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurangi kemacetan
30 Juli 2026, 06:00 WIB
Masyarakat bisa memanfaatkan SIM keliling Jakarta untuk perpanjangan masa berlaku SIM, simak lokasinya