Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran
24 Juli 2026, 20:22 WIB
Proses pembelian kahan pabrik BYD di Subang Smatpolitan diklaim bakal segera rampung dan pembangunan dimulai 2025
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pembangunan pabrik BYD di Indonesia akan segera dirampungkan. Pasalnya pabrikan asal China tersebut segera menyelesaikan transaksi pembelian lahan seluas 108 hektar di Subang Smartpolitan pada Januari 2024.
PT Surya Semesta Internusa Tbk mengungkap bahwa BYD akan segera melakukan pembangunan setelah transaksi selesai. Dengan demikian diharapkan fasilitas produksi tersebut bisa segera rampung dan beroperasi.
“Mereka memang mengejar untuk memulai konstruksi pada Januari 2025,” ungkap Erlin Budiman, Vice President of Investor Relations Surya Semesta Internusa pada wartawan beberapa waktu lalu.
Namun dirinya enggan untuk menyampaikan secara detail kapan BYD akan merampungkan transaksi pembelian lahan.
Sebelumnya diberitakan bahwa BYD memang telah berkomitmen untuk membangun pabrik di Tanah Air. Prosesnya pun diklaim sudah berjalan sesuai rencana serta dikoordinasikan ke pemerintah melalui Kementerian Investasi atau BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan Kemenkomarves.
“Jadi kita lebih ke action plan konstruksinya saja. Saat ini sudah pemetaan lahan, tentu yang penting pembelian lahan itu,” tegas Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui bahwa BYD saat ini menawarkan beberapa produk seperti Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Keempatnya masih diimpor secara utuh dari China.
Meski demikian mereka masih memperoleh pembebasan bea masuk karena telah memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah komitmen mendirikan dan melakukan produksi di Tanah Air.
Penerimaan pasar terhadap mobil-mobil BYD pun terbilang baik. Berdasarkan data Gaikindo, sejak Juli hingga November 2024 sudah ada 11. 654 unit kendaraan terjual. Jumlah itu cukup untuk membuat mereka menguasai market share sebesar 1,4 persen.
BYD pun kini duduk di posisi ke 11 pabrikan mobil terlaris di Indonesia. Mereka bahkan sudah meninggalkan Chery yang harus puas duduk di posisi ke 12dengan retail sales sebesar 7.506 unit atau 0,9 persen dari total market di 2024.
Diperkirakan BYD akan bertambah pasarnya di 2025 dengan lebih banyaknya pilihan kendaraan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 20:22 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026
25 Juli 2026, 08:00 WIB
Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia