BYD Catat Sejarah Baru, Produksi 15 Juta Mobil Elektrifikasi
23 Desember 2025, 08:00 WIB
Produksi Toyota global pada September 2023 capai 900.919 unit, naik tipis dibanding periode yang sama tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Produksi Toyota global September 2023 naik menjadi 900.919 unit dari sebelumnya hanya 887.733 unit di periode yang sama tahun lalu. Ini artinya terjadi peningkatan sebesar 13.186 unit atau sekitar 1.5 persen.
Dilansir dari Reuters, peningkatan tidak lepas dari tingginya permintaan di Jepang, Amerika Serikat dan Eropa. Bahkan khusus untuk Jepang, permintaannya menyumbang lebih dari sepertiga kendaraan yang diproduksi pada bulan itu.
Sayangnya hasil positif tidak diraih di China. Pada pasar otomotif terbesar di dunia tersebut Toyota justru mengalami penurunan produksi hingga 7 persen dibandingkan September 2022.
Secara total, Toyota telah memproduksi lebih dari 7.4 juta unit atau naik 10.1 persen dibanding tahun lalu. Jumlah itu terbilang cukup besar dan masih berpotensi untuk mencapai target mereka yaitu 10.2 juta unit di akhir 2023.
Kemudian penjualan secara global juga diklaim mengalami kenaikan 11.6 persen selama dibandingkan September 2022. Total Toyota telah berhasil melepas sedikitnya 921.308 unit termasuk dari merek Lexus.
Jumlah itu disebabkan adanya beberapa negara yang mengalami peningkatan permintaan. Penjualan di Jepang misalnya mengalami peningkatan 20.5 persen sementara di Amerika Sekitar naik 14 persen dan Eropa tumbuh 18.1 persen.
Angka tersebut menutupi hasil negatif yang diraih oleh beberapa negara seperti Thailand, Indonesia dan Vietnam. Ketiga negara itu diklaim mengalami koreksi pasar karena adanya tantangan ekonomi.
Jika diakumulasi dari Januari hingga September 2023 maka Toyota sudah menjual sedikitnya 7.5 juta unit, termasuk brand Lexus.
Selain meraih hasil yang baik pada produksi dan penjualan, Toyota juga berhasil memukau banyak orang di Japan Mobility Show 2023. Pabrikan asal Jepang tersebut membawa banyak mobil konsep berteknologi baru.
Mereka bahkan menjanjikan bahwa kendaraan tersebut terus dikembangkan lebih serius agar bisa dinikmati masyarakat di masa depan. Beberapa model pun dipastikan akan menggunakan teknologi elektrifikasi guna menjawab kebutuhan masyarakat.
Diharapkan mereka bisa lebih bersaing dengan beberapa pabrikan yang sudah lebih dulu hadir di persaingan mobil listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Desember 2025, 08:00 WIB
22 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 11:00 WIB
02 Desember 2025, 13:00 WIB
29 September 2025, 08:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025