Produksi Toyota Tumbuh, Tapi Belum Ciptakan Rekor Baru

Produksi kendaraan Toyota berhasil mencatatkan hasil positif dengan tumbuh 5,7 persen dibanding tahun lalu

Produksi Toyota Tumbuh, Tapi Belum Ciptakan Rekor Baru
Adi Hidayat

KatadataOTO – Sepanjang 2025, Toyota berhasil memproduksi sedikitnya 11.221.960 unit. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari Toyota, Lexus, Daihatsu dan Hino.

Jumlah ini tumbuh 5,7 persen bila dibandingkan pencapaian di 2024 yang sebesar 10,61 juta unit. Namun masih lebih kecil dari jumlah produkdi di 2023.

Ketika itu Toyota Group mencatatkan angka produksi lebih dari 11,5 juta kendaraan.

Selama 2025, produksi mereka di Jepang adalah 4,1 juta unit. Angka ini meningkat 10,2 persen ketimbang tahun sebelumnya yang cuma 3,7 juta.

Pabrik Toyota
Photo: Istimewa

Sementara untuk produksi dari negara lain adlaah 7,08 juta atau tumbuh 3,3 persen. Di 2024, Toyota hanya mampu membuat 6,8 juta kendaraan.

Toyota serta Lexus masih menjadi penyumbang terbesar dengan total sebanyak 9,95 juta unit, tumbuh 4,5 persen. Di 2024 mereka hanya mampu membuat 9,5 juta unit.

Ada ppun mobil yang dibuat di Jepang adalah sebanyak 3,27 juta unit. Masih tumbuh 4,7 persen dari sebelumnya hanya 3,1 juta unit.

Namun catatan menarik adalah hasil produksi dari luar Jepang yang sebanyak 6,67 juta unit. Jumlah ini tumbuh dari sebelumnya 6,3 juta unit.

Pencapaian ini pun meruapakan rekor baru karena lebih tinggi ketimbang catatan di 2023. Ketika itu kedua brand hanya mampu membuat 6,66 juta unit.

Sementara itu Daihatsu kembali bangkit dengan membuat 1,16 juta mobil sepanjang 2025. Angka ini 22,5 persen lebih besar dari tahun sebelumnya yang cuma 947.341 unit.

Ada pun Jepang berhasil mendominasi setelah membuat 779.101 mobil atau tumbuh 50,2 persen. Sayangnya produksi kendaraan di negara-negara lain menurun 11,1 persen dengan total 381.078 unit.

Hino
Photo: Istimewa
Di 2025 Hino mengalami tekanan dengan hanya membuat 110.877 unit. Angka ini terkoreksi 23,9 persen dibanding tahun lalu yang sebesar 145.783 unit.

Ada pun jumlah produksi di Jepang adalah sebesar 84.314 unit atau terkoreksi 23,5 persen. Sedangkan untuk negara lain hanya 26.563 unit atau terkoreksi 25,4 persen.


Terkini

mobil
Volvo

Strategi Volvo Bersaing di Tengah Ketatnya Persaingan Otomotif RI

Gencar elektrifikasi, Volvo luncurkan produk di kelas yang sama dengan BMW iX tetapi berkonfigurasi 7-seater

news
Truk listrik

Penggunaan Truk Listrik Diklaim Bantu Turunkan Biaya Operasional

Salah satu konsumen Kalista yang merasakan dampak positif dari penggunaan truk listrik adalah Evershine Group

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Hari Ini Ada di The Kings, Awas Salah Jadwal

SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi, jadi masyarakat jangan sampai terlambat mendatangi

news
Ganjil genap Jakarta

Simak Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 Mei 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan dengan bantuan sistem ETLE statis maupun Mobile terpadu

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Mei 2026, Ada di 5 Tempat

Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia untuk perpanjangan masa berlaku SIM hari ini, simak informasinya

mobil
VinFast

VinFast Luncurkan MPV 7-seater Rakitan Lokal, Harga Rp 300 Jutaan

Mobil listrik 7-seater VinFast VF MPV 7 resmi diluncurkan di Indonesia, rakitan pabrik VinFast di Subang

mobil
Daihatsu Sigra

Penjualan Daihatsu Hingga April 2026 Sudah Tembus 46 Ribuan Unit

Penjualan daihatsu selama empat bulan pertama tahun ini cukup positif sehingga tetap berada di posisi kedua

mobil
BYD

BYD Siap Rajai Pasar Kei Car Jepang, Boyong Veteran Nissan

Hirohide Tagawa dipercaya untuk melakukan pengembangan kei car BYD demi mematangkan kehadiran Racco di Jepang