Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota bawa perusahaan lokal Indonesia ke kancah dunia dengan mengenalkannya ke berbagai perusahaan asing
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) berpartisipasi dalam acara ‘Indonesia Japan The 2nd Auto Parts Business Forum’. Event yang diselenggarakan di Nagoya, Jepang ini merupakan bagian dari perayaan hubungan diplomasi antara Indonesia-Jepang ke 65 tahun.
Indonesia-Japan Auto Parts Business Forum merupakan acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia dan didukung oleh Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Nagoya, Jepang. Tujuannya adalah menjembatani perusahaan komponen otomotif skala kecil maupun menengah di Indonesia dengan perusahaan produksi besar di Jepang.
Terlebih Jepang telah menjadi salah satu investor terbesar bagi Indonesia. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi otomotif asal Jepang mencapai USD525.48 juta sepanjang semester I 2023 dari total penanaman modal otomotif sebesar USD744.43 juta.
Dalam dalam siaran pers disampaikan bahwa TMMIN mengajak 29 perusahaan rantai pasok tier 1-2. Perlu diketahui bahwa mereka telah menaungi lebih dari 205 supplier di seluruh Indonesia.
“Toyota bawa perusahaan lokal ke acara Indonesia Japan The 2nd Auto Parts Business Forum untuk menjembatani mereka membuka peluang kerja sama di skala internasional dan sebagai upaya benchmark bersama rantai pasok industri otomotif Jepang,” ungkap Bob Azam Wakil Presiden Direktur PT TMMIN di Nagoya, Jepang (27/10)
Selain itu, Toyota juga berusaha mempertahankan peran Indonesia sebagai pusat produksi dan ekspor kendaraan dunia. Salah satunya adalah memastikan produk-produknya diterima di berbagai negara khususnya kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Selatan hingga Australia.
Selain melakukan penguatan rantai pasokan lokal, Toyota Indonesia juga bersiap menyambut era elektrifikasi. Menurut mereka, transisi dari kendaraan berteknologi ICE menuju elektrifikasi memerlukan proses untuk eskalasi kapabilitas rantai pasok.
“Tahun ini kolaborasi dan kemitraan ditingkatkan dengan melibatkan lebih banyak stakeholders mulai dari auto maker, part maker hingga asosiasi yang menaunginya. Kami berharap bisa memberi hasil nyata dalam membuka potensi akses investasi di masa depan,” tegas Bob Azam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
17 September 2026, 22:00 WIB
Sejumlah motor matic murah dari Suzuki dan TVS mengalami kenaikan bervariasi pada periode September 2026
17 September 2026, 18:59 WIB
Tim satelit KTM, yakni Tech3 baru mengumumkan Agius untuk masuk ke susunan sementara pembalap MotoGP 2027
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air