Prabowo Datang ke KPU Pakai Toyota Alphard Milik Perusahaan

Prabowo datang ke KPU pakai Toyota Alphard milik perusahaan yang pajaknya masih berlaku hingga akhir tahun

Prabowo Datang ke KPU Pakai Toyota Alphard Milik Perusahaan

KatadataOTO – Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka datang ke Komisi Pemilihan Umum saat penetapan presiden dan wakil presiden terpilih. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketika itu Prabowo datang ke KPU menggunakan Toyota Alphard berwarna putih dengan pelat B 109 PSD. Mobil yang tersebut tercatat dimiliki oleh PT Sitasa Resources.

Dalam penelusuran kami, perseoran memiliki kantor di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Adapun jenis usaha yang dilakukan adalah di bidang pertambangan timah serta konsultan geologi.

Mobil ini juga sudah pernah beberapa kali digunakan oleh Prabowo. Salah satunya adalah ketika ia saat berangkat kampanye terakhir di Stadion Indonesia Arena, Kompleks GBK pada 25 Oktober 2023.

Tekad Prabowo Stop Impor BBM, Sulap Tebu dan Singkong Jadi Bensin
Photo : Katadata

Ketika itu pajak kendaraan belum dibayar selama 11 bulan sehingga menjadi sorotan tersendiri. Namun sekarang kewajibannya sudah dilunasi dan STNK masih berlaku hingga 22 November 2028.

Perlu diketahui bahwa Toyota Alphard tipe Q 3.5 AT tersebut memiliki nilai jual sebesar 1,271 miliar. PKB Pokok adalah sebesar Rp 27,58 jutaan sementara  SWSDKLLJ senilai Rp 153.000.

Berkat ini maka setiap tahunnya perusahaan harus membayar pajak sebesar Rp 27,733 juta.

Walau sudah berusia lebih dari lima tahun tetapi Toyota Alphard tipe Q tetaplah memiliki beragam keunggulan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari segi mesin misalnya, mobil telah dilengkapi mesin 6 silinder berteknologi VVT-1 dengan kapasitas 3.456 cc.

Jantung pacu itu mampu memproduksi tenaga sebesar 296 hp serta torsi maksimum 360 Kgm. Tenaga tersebut kemudian disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi otomatis depan pecepatan.

Untuk menjaga kenyamanan penumpangnya, pabrikan asal Jepang itu pun telah membekali beragam fitur. Salah satunya adalah kursi penumpang yang adjustable dan fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan selera.

Toyota Alphard 2021 bekas
Photo : Toyota

Agar tidak bosan selama perjalanan, tersedia Head Unit berteknologi touch screen dan menu-menu multimedia yang mudah dipahami. Fitur ini mendukung pemutar audio 2DIN, CD/DVD, Radio AM/FM, navigasi, bluetooth serta USB.

Guna memberi melindungi para penumpang, tersedia sejumlah teknologi keselamatan yang disematkan pada kendaraan. Mulai dari airbag, Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Brake Assist (BA) hingga sabuk pengaman.

Saat ini Toyota Alphard tipe Q 3.5 AT sudah tidak lagi dijual.


Terkini

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri

mobil
Leapmotor

Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5

Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group

mobil
Mobil Cina

3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025

motor
Motor listrik

Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026

Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026