Tekad Prabowo Stop Impor BBM, Sulap Tebu dan Singkong Jadi Bensin

Salah satu cara Prabowo stop impor BBM dengan membuat bahan bakar ramah lingkungan dari tebu dan singkong

Tekad Prabowo Stop Impor BBM, Sulap Tebu dan Singkong Jadi Bensin
Satrio Adhy

KatadataOTO – Nama Prabowo Subianto belum selesai menjadi buah bibir. Terkini Capres (Calon Presiden) tersebut berbicara mengenai swasembada energi terbarukan.

Menhan (Menteri Pertahanan) Prabowo bertekad mengembangkan BBM (Bahan Bakar Minyak) dari sejumlah tanaman yang ada di Indonesia. Sebut saja seperti sawit, tebu sampai singkong.

Dengan begitu Indonesia tidak lagi bergantung sama energi fosil tidak ramah lingkungan. Jadi tekad Prabowo stop impor BBM bisa terlaksana.

“Kita bukan lagi ambil minyak dari tanah terus habis, gas dari tanah habis," kata pria yang baru saja menyandang pangkat Jenderal Kehormatan Bintang Empat seperti dikutip dari Antara, Jumat (1/3).

Jokowi disupiri Prabowo
Photo : Antara

Menurut pasangan Gibran Rakabuming Raka ini bahan bakar yang bersumber dari tanaman sangat baik bagi lingkungan. Sebab tidak menimbulkan polusi serta mengurangi penggunaan energi fosil.

“Kita nanti green energy dan kita akan swasembada energi bensin, dari mana? Dari etanol, etanol dari mana? Dari tebu serta singkong,” tegas Prabowo Subianto.

Lebih lanjut langkah Prabowo stop impor BBM sepertinya bisa mudah direalisasikan. Menurut dia dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia mampu memproduksi BBM jenis biodiesel berbahan baku dari kelapa sawit.

Terlebih pemerintah sekarang telah memberlakukan kebijakan mandatori penggunaan campuran minyak solar dengan sawit 35 persen atau B35.

“Kita sudah bisa bikin B100, artinya biodiesel dari kelapa sawit 100 persen. Bisa bayangkan nggak? Indonesia tidak akan impor lagi solar dari luar negeri karena punya produksi kelapa sawit 48 juta ton,” tutur calon Presiden Prabowo.

Dia optimistis Indonesia mampu mencapai swasembada energi terbarukan dalam waktu yang relatif singkat. Kemudian sebagai contoh bagi negara-negara lain dalam hal transisi menuju energi bersih.

"Artinya nanti BBM kita akan ramah lingkungan,” pungkas Menhan.

Ada Pertamax Green 95

PT Pertamina sendiri telah memiliki bahan bakar ramah lingkungan, yakni Pertamax Green 95. Produk tersebut telah diluncurkan serta dipasarkan pada pertengahan 2023.

Pajak BBM Naik di Jakarta, Pertamax Series Bakal Naik
Photo : Istimewa

Pertamax Green 95 sendiri jenis bahan bakar campuran sama bioetanol yang terbuat dari molasses atau tetes tebu merupakan produk sampingan dari produksi gula.

Saat memproduksi gula, cairan dari tebu bakal diekstraksi dan dipanaskan hingga menjadi kristal. Molasses adalah cairan kental berwarna hitam dengan konsistensi seperti sirup yang tertinggal saat kristalisasi cairan tebu selesai.

Rencananya Pertamax Green 95 bakal menggantikan Pertalite yang akan dihapus. Masyarakat bisa mendapatkan dengan banderol Rp 13.900 per liter.


Terkini

mobil
Mobil Listrik

Purbaya Kembali Pertimbangkan Insentif Kendaraan Listrik

Insentif kendaraan listrik kembali dipertimbangkan untuk bisa menarik minat para pelanggan di Indonesia

mobil
BYD

Krisis Energi, PM Thailand Pilih Pergi Naik BYD Sealion 7

BYD Sealion 7 mulai menuai respons positif di tengah krisis energi, jadi mobil operasional pilihan PM Thailand

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta di Awal Pekan, Hari Ini 13 April 2026

Lima lokasi SIM keliling Jakarta kembali tersedia untuk perpanjangan hari ini, simak informasi lengkapnya

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 13 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Demi memfasilitasi para pengendara motor dan mobil, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 April 2026, Jangan Salah Pilih Rute Jalan

Ganjil genap Jakarta pada 13 April 2026 diterapkan pada puluhan ruas jalan sehingga masyarakat tidak bisa asal melintas

mobil
BYD

BYD Respon Akbar Faisal, Prioritas Kepuasaan Pelanggan

BYD Indonesia menanggapi keluhan Akbar Faisal yang mengatakan mobil listrik miliknya mengalami masalah

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid

mobil
Foton

Foton Dorong Adopsi EV di Indonesia, Sasar Industri Pertambangan

Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik