Polytron Tidak Mau Sembarangan Bangun Pabrik Mobil Listrik

Polytron tidak mau sembarangan membangun pabrik mobil listrik mengingat mereka masih baru di industri otomotif

Polytron Tidak Mau Sembarangan Bangun Pabrik Mobil Listrik

KatadataOTO – Polytron mengakui bahwa pihaknya masih belum mempertimbangkan untuk membangun fasilitas produksi kendaraan listrik di Tanah Air dalam waktu dekat. Hal ini karena ada minimal penjualan yang harus mereka capai sebelum membangun pabrik.

Menurut mereka penjualan kendaraan setidaknya mencapai 5.000 unit per tahun agar biaya produksi bisa tertutup.

“Sementara sekarang kami masih baru mulai jadi masih memanfaatkan fasilitas dari Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat,” ungkap Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron pada media beberapa waktu lalu.

Meski demikian, dirinya mengaku telah berinvestasi besar untuk membangun perakitan Polytron G3 dan G3+ di pabrik HIM. Biaya tersebut digunakan buat beragam hal termasuk memastikan TKDN kendaraan bisa mencapai 40 persen.

Polytron G3
Photo : KatadataOTO

Ia juga tidak menutup kemungkinan akan membangun fasilitas produksi. Apalagi tahun depan penjualan diharapkan bisa lebih besar ketimbang sekarang.

“Tahun ini target penjualan hingga akhir tahun adalah 1.000 unit. Sedangkan tahun depan diharapkan bisa lebih besar,” ungkapnya kemudian.

Ia pun mengungkap bahwa membangun fasilitas produksi tidak akan dilakukan sembarangan. Lokasi merupakan salah satu faktor yang sangat dipertimbangkan.

“Rantai pasok menjadi faktor penting ketika hendak membangun pabrik. Salah satu daerah yang kami pertimbangkan adalah di Subang, Jawa Barat,” tambahnya kemudian.

Namun dirinya menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih akan fokus untuk mengembangkan jaringan kendaraan khususnya di pulau Jawa. Pasalnya hingga akhir tahun setidaknya ada delapan outlet bakal mereka buka akhir tahun.

Dari jumlah diler tersebut, empat diantaranya bakal berada di Jakarta dan sekitarnya. Sementara sisanya bakal tersebar di Bandung, Semarang sedangkan dua sisanya di Surabaya.

Polytron
Photo : KatadataOTO

“Semua konsepnya 3S (sales, service dan spare part) jadi diharapkan masyarakat lebih mudah mendapat layanan dari Polytron,” tambahnya.

Dengan banyaknya diler yang tersebar diharapkan target penjualan bisa tercapai. Sehingga bukan tidak mungkin pabrik dapat segera dibangun untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air.


Terkini

mobil
Mitsubishi

Mitsubishi Bakal Rakit Mobil Hybrid di RI, Diyakini Xpander

Mobil hybrid perdana Mitsubishi di Indonesia akan langsung dirakit lokal, diyakini LMPV Xpander Hybrid

news
ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 12 Februari 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan dengan diawasi langsung oleh kepolisian di sejumlah titik rawan

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Syarat dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini 12 Februari

Pemohon perlu menyiapkan dokumen SIM A atau C asli dan salinannya untuk perpanjangan di SIM keliling Jakarta

news
SIM keliling Bandung

Simak Lokasi SIM Keliling Bandung 12 Februari, Ada di The Kings

SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi bagi masyaraka yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

mobil
BYD

Tanpa Insentif, Harga BYD Atto 1 Dipertahankan Rp 199 Juta

Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh

mobil
GWM

GWM Perluas Jaringan Diler, Manjakan Konsumen di Kelapa Gading

Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen

mobil
Insentif Otomotif

Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan

Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten

news
Bridgestone

Penjualan Mobil Baru Lesu, Pasar Bridgestone Naik 8 Persen di 2025

Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan