Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Polytron tidak mau sembarangan membangun pabrik mobil listrik mengingat mereka masih baru di industri otomotif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Polytron mengakui bahwa pihaknya masih belum mempertimbangkan untuk membangun fasilitas produksi kendaraan listrik di Tanah Air dalam waktu dekat. Hal ini karena ada minimal penjualan yang harus mereka capai sebelum membangun pabrik.
Menurut mereka penjualan kendaraan setidaknya mencapai 5.000 unit per tahun agar biaya produksi bisa tertutup.
“Sementara sekarang kami masih baru mulai jadi masih memanfaatkan fasilitas dari Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat,” ungkap Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron pada media beberapa waktu lalu.
Meski demikian, dirinya mengaku telah berinvestasi besar untuk membangun perakitan Polytron G3 dan G3+ di pabrik HIM. Biaya tersebut digunakan buat beragam hal termasuk memastikan TKDN kendaraan bisa mencapai 40 persen.
Ia juga tidak menutup kemungkinan akan membangun fasilitas produksi. Apalagi tahun depan penjualan diharapkan bisa lebih besar ketimbang sekarang.
“Tahun ini target penjualan hingga akhir tahun adalah 1.000 unit. Sedangkan tahun depan diharapkan bisa lebih besar,” ungkapnya kemudian.
Ia pun mengungkap bahwa membangun fasilitas produksi tidak akan dilakukan sembarangan. Lokasi merupakan salah satu faktor yang sangat dipertimbangkan.
“Rantai pasok menjadi faktor penting ketika hendak membangun pabrik. Salah satu daerah yang kami pertimbangkan adalah di Subang, Jawa Barat,” tambahnya kemudian.
Namun dirinya menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih akan fokus untuk mengembangkan jaringan kendaraan khususnya di pulau Jawa. Pasalnya hingga akhir tahun setidaknya ada delapan outlet bakal mereka buka akhir tahun.
Dari jumlah diler tersebut, empat diantaranya bakal berada di Jakarta dan sekitarnya. Sementara sisanya bakal tersebar di Bandung, Semarang sedangkan dua sisanya di Surabaya.
“Semua konsepnya 3S (sales, service dan spare part) jadi diharapkan masyarakat lebih mudah mendapat layanan dari Polytron,” tambahnya.
Dengan banyaknya diler yang tersebar diharapkan target penjualan bisa tercapai. Sehingga bukan tidak mungkin pabrik dapat segera dibangun untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
10 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
12 Februari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid perdana Mitsubishi di Indonesia akan langsung dirakit lokal, diyakini LMPV Xpander Hybrid
12 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan dengan diawasi langsung oleh kepolisian di sejumlah titik rawan
12 Februari 2026, 06:00 WIB
Pemohon perlu menyiapkan dokumen SIM A atau C asli dan salinannya untuk perpanjangan di SIM keliling Jakarta
12 Februari 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi bagi masyaraka yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
11 Februari 2026, 21:00 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan