iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Polytron klaim skema sewa baterai telah mendorong penjualan G3 dan G3+ pada awal peluncuran kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski masih hadir sebagai pemain baru, Polytron optimis bisa diterima positif oleh pasar Indonesia. Pasalnya mereka memberi penawaran untuk para pelanggannya.
Berbeda dengan kebanyak pabrikan mobil listrik lain, Polytron menawarkan skema sewa baterai untuk produknya. Sehingga harga kendaraan menjadi jauh lebih terjangkau ketimbang harus membeli unit serca utuh.
“Selisih harga bisa sekitar Rp 100 jutaan. Kalau uang tersebut dipakai pelanggan untuk investasi, maka keuntungannya dapat digunakan buat membayar biaya sewa baterai,” ungkap Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron pada media (03/06).
Skema itu diklaim berhasil membuat masyarakat tertarik melakukan pembelian. Bahkan saat ini penjualan kebanyakan menggunakan sistem sewa baterai.
“Saat ini jumlah penjualan sudah puluhan unit. Dari jumlah tersebut, 60 persennya menggunakan sistem sewa baterai,” tambahnya.
Penjualan pun dipercaya bisa terus tumbuh hingga akhir tahun nanti. Terlebih mereka memiliki target cukup tinggi.
“Harapannya 1.000 unit hingga akhir tahun nanti lewat model yang ada sekarang ini. Karena memang belum ada rencana meluncurkan produk baru dalam waktu dekat,” tambahnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa Polytron telah meluncurkan mobil listrik pertama mereka yaitu G3 pada awal Mei 2025. Model tersebut sudah memiliki TKDN 40 persen dan dirakit di fasilitas milik Handal Indonesia Motor.
Tersedia dua varian yang bisa dipilih pelanggan yaitu G3 serta G3+. Keduanya memiliki spesifikasi baterai serupa yaitu LFP berkapasitas 51.916 kWh. Daya tersebut dimanfaatkan untuk menggerakkan motor listrik bertenaga 150 kW atau sekitar 201 hp dan torsi puncak 320 Nm.
Walau mempunyai performa cukup tinggi, jarak tempuhnya masih jauh. Polytron mengklaim mobil bisa digunakan sejauh 402 km dalam kondisi penuh.
Namun Polytron G3+ mempunyai beberapa keunggulan fitur seperti panoramic roof yang membuat mobil jadi lebih mewah. Varian ini dibanderol Rp 299 juta bila menggunakan sistem sewa baterai sementara jika membeli versi lengkap harganya melonjak jadi Rp 459 juta.
Sedangkan Polytron G3 bisa dimiliki dengan dana Rp 339 juta bila memakai skema sewa baterai. Tapi jika membeli dalam keadaan utuh maka harganya jadi Rp 419 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan