Ada Reuni 212 di Monas, Ini yang Jalan Dialihkan Kepolisian
02 Desember 2025, 08:00 WIB
Polisi usahakan tidak tutup jalan saat penyelenggaraan Formula E pada 4 Juni 2022 sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jelang penyelenggaraan Formula E di Ancol, sejumlah persiapan semakin dimatangkan. Tidak hanya sirkuit, pengaturan jalan juga dilakukan untuk menghindari terjadinya kepadatan di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Namun menariknya dalam rekayasa lalu lintas kali ini, pihak Kepolisian tengah mengusahakan agar tidak ada penutupan jalan. Artinya mobilitas masyarakat di hari pelaksanaan tak banyak terpengaruh.
“Kami berupaya agar sedapat mungkin tidak menutup jalan. Tapi kalaupun memang harus penutupan, kita lakukan,” kata Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya beserta panita telah melakukan survei di sejumlah titik menuju lokasi penyelenggaraan. Survei tersebut menentukan kebijakan rekayasa lalu lintas yang akan diambil nantinya.
“Informasi awal nanti penonton akan diturunkan di Kemayoran lalu naik shuttle bus. Kita lihat rutenya dan berapa shuttle bus yang disiapkan,” terang Sambodo.
Penyelenggara memang telah menyiapkan kantong parkir kendaraan bagi para penonton Formula E Jakarta. Fasilitas ini diberikan karena kendaraan memang tidak diizinkan memasuki arena penyelenggaraan.
Kantong parkir disediakan di JIExpo Kemayoran yang mampu menampung sekitar 10.000 kendaraan. Jumlah tersebut diyakini cukup untuk memenuhi kebutuhan penonton Formula E pada 4 Juni 2022.
Untuk menuju lokasi pehelatan Formula E, penyelenggara telah menyiapkan sejumlah shuttle bus. Jumlahnya pun diklaim cukup banyak guna memastikan selisih waktu antar shuttle tetap terjaga yaitu 7 menit.
Tiket Formula E sendiri sudah dijual sejak awal Mei 2022 dan kebanyakan penonton adalah Warga Negara Asing (WNA). Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan balap mobil listrik memang memiliki pasar tersendiri.
"Yang beli tiket ternyata tidak hanya dari masyarakat Indonesia, tapi lebih dari 50 persen adalah Warga Negara Asing (WNA)," ungkap Gunung beberapa waktu lalu.
Secara persentase 21 persen pembeli tiket didominasi Warga Negara Indonesia (WNI). Terdapat pula pembeli dari Jepang sebesar 9.4 persen, Australia 9.1 persen, Amerika 6.1 persen, Filipina 6.1 persen, India 6.1 persen, Italia 6.1 persen, Britania Raya 6.1 persen.
Selanjutnya ada Malaysia 3 persen, Turki 3 persen, Tunisia 3 persen, Polandia 3 persen, Norwegia 3 persen, Argentina 3 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Desember 2025, 08:00 WIB
14 November 2025, 18:01 WIB
13 Oktober 2025, 11:00 WIB
19 Agustus 2025, 08:00 WIB
13 Agustus 2025, 07:00 WIB
Terkini
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran
07 Maret 2026, 09:06 WIB
JAC di bawah naungan Indomobil membuka diler 3S pertama di kawasan Pantai Indah Kapuk guna permudah konsumen
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan