PLN Tambah Jumlah SPKLU Saat Musim Mudik Lebaran 2026
12 Maret 2026, 21:00 WIB
PLN manfaatkan tiang listrik jadi SPKLU guna mempercepat perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT PLN manfaatkan tiang listrik jadi SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum) sehingga memudahkan masyarakat mengisi daya. Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Terbatasnya jumlah SPKLU memang disebut-sebut sebagai salah satu penyebab sulitnya mobil listrik berkembang. Pasalnya masyarakat khawatir daya pada baterai habis di tengah jalan.
“PLN berkomitmen mendukung penguatan ekosistem EV di tanah air. Kami berharap masyarakat semakin yakin beralih ke kendaraan listrik karena stasiun pengisiannya makin mudah dijumpai," ujar Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN (09/01).
Fasilitas bernama PLN EYE ini bertipe Pole Mounted Charger sehingga cocok untuk semua kendaraan listrik. Chairani Rachmatullah, Direktur Utama PLN Enjiniring mengungkap bahwa sudah ada tiga prototipe SPKLU PLN EYE yang terpasang dan beroperasi.
Dua fasilitas terdapat di Kantor PLN KS Tubun Jakarta Barat dan satu di Sekolah Dasar (SD) Yasporbi Bidakara, Jakarta Selatan.
Saat ini ada dua tipe kapasitas SPKLU PLN EYE yakni 7 kW serta 22 kW. Semua dirancang menggunakan Pole Mounted Charger baik yang model menempel di luar (tiang listrik beton) maupun model masuk dalam tiang (tiang besi).
Selanjutnya akan dilakukan asesmen dan perbaikan sehingga ke depan sudah terstandardisasi untuk seluruh SPKLU pole mounted charging.
PLN sendiri sebenarnya masih terus membangun ekosistem kendaraan listrik dengan beragam cara. Termasuk mendirikan SPKLU di beberapa kota besar.
Sepanjang 2023 PLN telah membangun 54 SPKLU sehingga secara keseluruhan sudah ada 624 tempat pengisian daya di seluruh Indonesia.
Jawa Barat menjadi kawasan yang paling banyak memiliki SPKLU dengan jumlah mencapai 150 unit. Sedangkan Jakarta baru memiliki 113, Nusa Tenggara 25 dan sisanya terbesar di beberapa lokasi lain.
Dilansir Antara, PLN mengklaim bahwa transaksi di SPKLU meningkat signifikan dengan total mencapai 119.600 kali transaksi. Jumlah itu meningkat sebanyak 404 persen dibanding 2022 yang hanya 29.627 kali transaksi.
Perusahaan pelat merah tersebut juga telah menawarkan potongan harga untuk penggunaan listrik pada pukul 22.00 WIB hingga 5.00 WIB. Pelanggan yang mengisi daya di malam hari pun tak perlu khawatir tagihan membengkak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Maret 2026, 21:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini