Pemerintah Tegaskan Bakal Percepat Pembangunan Ekosistem EV
10 April 2026, 15:04 WIB
Pindad mulai mempersiapkan produksi massal Maung secara lengkap di Tanah Air untuk dukung Industri Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Pindad mulai mempersiapkan produksi Maung untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto yang ingin memajukan industri otomotif dalam negeri. Pembangunan tersebut akan dilakukan secara bertahap namun tetap cepat.
Pasalnya saat ini Pindad berupaya membangun ekosistem industri lengkap untuk industri otomotif nasional. BUMN tersebut menilai belum ada pabrikan di Indonesia melakukan tahapan pengembangan hingga produksi dalam siklus lengkap (full cycle vehicle development) di dalam negeri.
Tahapan-tahapan itu mencakup desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi dan produksi massal. Pindad pun mengerjakan desain, pengembangan produk, manufaktur, perakitan, tahapan uji hingga evaluasi Maung secara mandiri.
“Pengembangan kemampuan rekayasa hingga produksi massal tidak hanya dibangun di PT Pindad, tetapi juga ekosistem supplier yang jumlahnya ratusan serta tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad dilansir dari Antara.
Sementara itu dalam mengembangkan Maung, Pindad memprioritas komponen lokal agar industri dalam negeri bisa lebih berkembang. Terlebih saat ini komponen lokal Maung sudah mencapai 70 persen.
“Untuk komponen yang belum tersedia di dalam negeri seperti mesin, transmisi dan lain-lain kami bekerja sama dengan mitra strategis global. Dalam dunia industri otomotif merupakan hal biasa,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak terima Indonesia dinilai belum bisa produksi kendaraan di dalam negeri. Hal tersebut disampaikan pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2024, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11).
“Saya tidak terima bahwa bangsa keempat (penduduk terbanyak) di dunia, bangsa dengan kekayaan begitu besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa diberi semua elemen untuk menjadi negara maju tidak bisa bikin mobil, tidak bisa bikin motor, tidak bisa bikin komputer, saya tidak terima,” ungkapnya dilansir Antara (09/11).
Komitmen menggunakan kendaraan dalam negeri sebenarnya sudah beberapa kali terlihat ketika dirinya menjabat sebagai menteri pertahanan. Dalam beberapa kesempatan dirinya sudah menggunakan Maung yang merupakan hasil produksi PT Pindad.
Kini setelah menjabat sebagai presiden, ia pun makin sering terlihat menggunakan mobil buatan dalam negeri tersebut. Bahkan para menteri pun diminta memanfaatkannya sebagai kendaraan dinas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 April 2026, 15:04 WIB
07 April 2026, 11:06 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang