Pengiriman Jaecoo J5 EV Tembus 20.000 Unit, Terlaris di Mei 2026
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Pindad menjalin kerja sama dengan KG Mobility Corporation untuk memproduksi mobil maupun bus listrik nasional
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pindad secara mengejutkan menjalin kerja sama dengan KG Mobility Corporation, sebuah perusahaan kendaraan roda empat asal Korea Selatan.
Mengutip laporan Yohan New Agency pada Rabu (14/05), kedua perusahaan berencana menggarap proyek mobil serta bus listrik nasional untuk Indonesia.
“Produsen mobil asal Korea Selatan mengatakan telah menandatangani perjanjian awal dengan PT Pindad di kantor pusatnya di Bandung, Indonesia,” tulis media daring satu ini.
Disebutkan kalau dalam acara itu, turut dihadiri oleh Kwak Jea-Sun, Chairman KG Mobility dan Sigit Santosa, CEO (Chief Executive Officer) PT Pindad.
Dalam kerja sama kali ini, KG Mobility Corporation bakal memberikan sejumlah dukungan kepada PT Pindad ketika memproduksi EV (Electric Vehicle).
Mulai dari evaluasi hasil pekerjaan, teknologi hingga rekayasa produk kendaraan. Sehingga siap untuk dipasarkan di Tanah Air.
“KG Mobility mengatakan kemitraan ini merupakan bagian dari dorongan perusahaan buat berekspansi ke pasar negara berkembang,” lanjut laporan tersebut.
Di sisi lain, kedua perusahaan sepakat berkolaborasi guna memperluas skala proyek produksi bus maupun mobil listrik nasional PT Pindad.
Bahkan mereka menargetkan memiliki kapasitas produksi sampai 200 ribu unit dalam waktu dekat.
Sementara KG Mobility menyambut baik kerja sama dengan PT Pindad untuk memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
“Sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan,” ucap Kwak Jea-Sun.
Kwak menuturkan kalau mereka akan berupaya keras buat memperluas penjualan melalui strategi pemasaran maupun produk yang berbeda.
Sebagai informasi, tahun lalu KG Mobility mengekspor 1.060 unit kit knock-down untuk sport utility vehicle (SUV) Ssangyong Rexton ke Indonesia.
Produk tersebut sepertinya dijadikan sebagai basis Pindad Maung. Jadi mereka berencana meningkatkan pengiriman sampai 3.000 unit kit knock-down Ssangyong Rexton ke Indonesia.
Sekadar mengingatkan, pemerintah sudah sempat membahas rencana untuk kendaraan taktis Pindad Maung sebagai mobil listrik nasional dalam waktu dekat.
“Kita kan sudah punya Maung, ini mungkin ada pengembangan berikutnya. Nanti kami akan bicara serta kerjakan lebih lanjut lagi,” ungkap Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal di Antara.
Rosan menceritakan pengembangan Pindad Maung jadi kendaraan roda empat setrum, dapat mempercepat transisi ke energi terbarukan.
Kemudian mendorong industri otomotif di Tanah Air ke arah yang lebih ramah lingkungan. Sesuai dengan misi Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
19 Juni 2026, 19:00 WIB
19 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin