Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Pindad menjalin kerja sama dengan KG Mobility Corporation untuk memproduksi mobil maupun bus listrik nasional
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pindad secara mengejutkan menjalin kerja sama dengan KG Mobility Corporation, sebuah perusahaan kendaraan roda empat asal Korea Selatan.
Mengutip laporan Yohan New Agency pada Rabu (14/05), kedua perusahaan berencana menggarap proyek mobil serta bus listrik nasional untuk Indonesia.
“Produsen mobil asal Korea Selatan mengatakan telah menandatangani perjanjian awal dengan PT Pindad di kantor pusatnya di Bandung, Indonesia,” tulis media daring satu ini.
Disebutkan kalau dalam acara itu, turut dihadiri oleh Kwak Jea-Sun, Chairman KG Mobility dan Sigit Santosa, CEO (Chief Executive Officer) PT Pindad.
Dalam kerja sama kali ini, KG Mobility Corporation bakal memberikan sejumlah dukungan kepada PT Pindad ketika memproduksi EV (Electric Vehicle).
Mulai dari evaluasi hasil pekerjaan, teknologi hingga rekayasa produk kendaraan. Sehingga siap untuk dipasarkan di Tanah Air.
“KG Mobility mengatakan kemitraan ini merupakan bagian dari dorongan perusahaan buat berekspansi ke pasar negara berkembang,” lanjut laporan tersebut.
Di sisi lain, kedua perusahaan sepakat berkolaborasi guna memperluas skala proyek produksi bus maupun mobil listrik nasional PT Pindad.
Bahkan mereka menargetkan memiliki kapasitas produksi sampai 200 ribu unit dalam waktu dekat.
Sementara KG Mobility menyambut baik kerja sama dengan PT Pindad untuk memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
“Sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan,” ucap Kwak Jea-Sun.
Kwak menuturkan kalau mereka akan berupaya keras buat memperluas penjualan melalui strategi pemasaran maupun produk yang berbeda.
Sebagai informasi, tahun lalu KG Mobility mengekspor 1.060 unit kit knock-down untuk sport utility vehicle (SUV) Ssangyong Rexton ke Indonesia.
Produk tersebut sepertinya dijadikan sebagai basis Pindad Maung. Jadi mereka berencana meningkatkan pengiriman sampai 3.000 unit kit knock-down Ssangyong Rexton ke Indonesia.
Sekadar mengingatkan, pemerintah sudah sempat membahas rencana untuk kendaraan taktis Pindad Maung sebagai mobil listrik nasional dalam waktu dekat.
“Kita kan sudah punya Maung, ini mungkin ada pengembangan berikutnya. Nanti kami akan bicara serta kerjakan lebih lanjut lagi,” ungkap Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal di Antara.
Rosan menceritakan pengembangan Pindad Maung jadi kendaraan roda empat setrum, dapat mempercepat transisi ke energi terbarukan.
Kemudian mendorong industri otomotif di Tanah Air ke arah yang lebih ramah lingkungan. Sesuai dengan misi Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Menurut laporan AISI, pada April 2026 pasar motor baru alami pertumbuhan hingga menyentuh angka 520.975 unit
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Sejumlah wiraniaga BYD sudah mulai mengumumkan kehadiran BYD Atto 1 versi baru yang sudah dirakit lokal