PLN Tambah Jumlah SPKLU Saat Musim Mudik Lebaran 2026
12 Maret 2026, 21:00 WIB
Pindad menjalin kerja sama dengan KG Mobility Corporation untuk memproduksi mobil maupun bus listrik nasional
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – PT Pindad secara mengejutkan menjalin kerja sama dengan KG Mobility Corporation, sebuah perusahaan kendaraan roda empat asal Korea Selatan.
Mengutip laporan Yohan New Agency pada Rabu (14/05), kedua perusahaan berencana menggarap proyek mobil serta bus listrik nasional untuk Indonesia.
“Produsen mobil asal Korea Selatan mengatakan telah menandatangani perjanjian awal dengan PT Pindad di kantor pusatnya di Bandung, Indonesia,” tulis media daring satu ini.
Disebutkan kalau dalam acara itu, turut dihadiri oleh Kwak Jea-Sun, Chairman KG Mobility dan Sigit Santosa, CEO (Chief Executive Officer) PT Pindad.
Dalam kerja sama kali ini, KG Mobility Corporation bakal memberikan sejumlah dukungan kepada PT Pindad ketika memproduksi EV (Electric Vehicle).
Mulai dari evaluasi hasil pekerjaan, teknologi hingga rekayasa produk kendaraan. Sehingga siap untuk dipasarkan di Tanah Air.
“KG Mobility mengatakan kemitraan ini merupakan bagian dari dorongan perusahaan buat berekspansi ke pasar negara berkembang,” lanjut laporan tersebut.
Di sisi lain, kedua perusahaan sepakat berkolaborasi guna memperluas skala proyek produksi bus maupun mobil listrik nasional PT Pindad.
Bahkan mereka menargetkan memiliki kapasitas produksi sampai 200 ribu unit dalam waktu dekat.
Sementara KG Mobility menyambut baik kerja sama dengan PT Pindad untuk memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
“Sebagai pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan,” ucap Kwak Jea-Sun.
Kwak menuturkan kalau mereka akan berupaya keras buat memperluas penjualan melalui strategi pemasaran maupun produk yang berbeda.
Sebagai informasi, tahun lalu KG Mobility mengekspor 1.060 unit kit knock-down untuk sport utility vehicle (SUV) Ssangyong Rexton ke Indonesia.
Produk tersebut sepertinya dijadikan sebagai basis Pindad Maung. Jadi mereka berencana meningkatkan pengiriman sampai 3.000 unit kit knock-down Ssangyong Rexton ke Indonesia.
Sekadar mengingatkan, pemerintah sudah sempat membahas rencana untuk kendaraan taktis Pindad Maung sebagai mobil listrik nasional dalam waktu dekat.
“Kita kan sudah punya Maung, ini mungkin ada pengembangan berikutnya. Nanti kami akan bicara serta kerjakan lebih lanjut lagi,” ungkap Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal di Antara.
Rosan menceritakan pengembangan Pindad Maung jadi kendaraan roda empat setrum, dapat mempercepat transisi ke energi terbarukan.
Kemudian mendorong industri otomotif di Tanah Air ke arah yang lebih ramah lingkungan. Sesuai dengan misi Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Maret 2026, 21:00 WIB
11 Maret 2026, 19:00 WIB
09 Maret 2026, 15:00 WIB
07 Maret 2026, 15:00 WIB
07 Maret 2026, 09:06 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika