Jawab Kebutuhan Peserta, IIMS 2026 Bakal Hadirkan Banyak Pengembangan
03 Desember 2025, 07:00 WIB
PEVS 2024 Siap edukasi masyarakat terkait kendaraan listrik agar menghilangkan keraguan saat menggunakannya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sebagai pameran kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara, Periklindo Electric Vehicle Show atau PEVS 2024 memiliki peran yang sangat penting. Salah satunya adalah untuk mengatasi isu-isu negatif di masyarakat.
Walau pasar sudah mulai terbentuk tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa banyak masyarakat ragu untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai andalannya. Padahal perkembangan teknologinya sudah sangat pesat dibanding sebelumnya.
Situasi itu pun dilihat Periklindo sebagai sebuah tantangan dalam perkembangan industri kendaraan listrik. Oleh sebab itu, Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Periklindo ingin menuntaskan masalah tersebut.
“Periklindo tampil terdepan dalam rangka mensosialisasikan kendaraan listrik di Indonesia. Kami juga mengedepankan edukasi terkait Electric Vehicle agar semakin dipahami masyarakat luas dan tidak adalagi isu miring ke depannya,” ungkapnya saat pembukaan PEVS 2024.
Salah satu caranya adalah dengan menggelar talkshow dan seminar selama pameran berlangsung. Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai pihak mulai dari akademisi, pelaku industri hingga pemerintah.
Ia juga berkomitmen menjadikan Periklindo sebagai institusi penghubung antara perusahaan dengan pemerintah dan masyarakat. Sehingga diharapkan perkembangan industri bisa terjaga optimal.
“Periklindo akan menjembatani seluruh kepentingan anggotanya dengan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Kami juga menghubungkan produsen ke konsumen,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa PEVS 2024 resmi dibuka mulai hari ini, Selasa (30/04). Event yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran hingga Minggu (05/05).
Acara ini diikuti oleh sedikitnya 116 peserta, meningkat dibanding penyelenggaraan tahun lalu yang cuma 81 perusahaan.
“Kami juga menyiapkan pameran sebagai sarana untuk melakukan jual beli. Kali ini targetnya sangat besar yaitu mencapai Rp 400 miliar, dengan upaya keras saya yakin jumlahnya bisa tercapai,” ungkapnya kemudian.
Pabrikan otomotif resmi ikut serta adalah Fast, Keeway, Mobil Anak Bangsa, MotorizNeta, Seres, Wuling, BMW Astra hingga BYD. Selain itu ada juga Chery, Gesits, Astra Honda Motor, Hyundai, Kymco, MG, Prestige, Rakata, V Move, Volta dan ZPT.
Perlu diketahui bahwa event sudah digelar sejak 2022 dan dibuka untuk umum dengan harga tiket Rp 100.000 di hari pertama penyelenggaraan. Sementara pada Kamis hingga Minggu, banderolnya hanya Rp 50.000.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Desember 2025, 07:00 WIB
01 Desember 2025, 20:00 WIB
19 November 2025, 10:00 WIB
23 Oktober 2025, 20:15 WIB
17 Oktober 2025, 16:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya