Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Daihatsu ungkap alasan First Buyer belum lirik mobil listrik sebagai pilihan utama dibandingkan model lain
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Daihatsu nilai edukasi mobil listrik di Indonesia masih kurang banyak sehingga potensi pasar tidak tergarap maksimal. Terlebih untuk para First Buyer yang masih belum menjadikan kendaraan elektrifikasi sebagai pilihan utama.
Situasi tersebut disayangkan karena sudah banyak perusahaan otomotif masuk ke Tanah Air membawa mobil listrik dengan harga kompetitif. Tak hanya itu, pemerintah telah memberi beragam insentif agar perkembangan ekosistem kendaraan listrik bisa melesat.
“Mungkin bukan karena harga tetapi masyarakat masih perlu mendapat edukasi lebih tentang kendaraan elektrifikasi,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director & Corporate Planning PT Astra Daihatsu Motor.
Ia pun mengungkap bahwa meski kendaraan listrik sudah semakin terjangkau tetapi untuk mendapatkan kepercayaan pasar khususnya First Buyer tentu hal berbeda. Pasalnya di segmen tersebut harga serta kemudahan pembelian menjadi sangat penting.
“First Car Buyer itu yang penting adalah harganya terjangkau, kemudahan cara beli dan efisiensi bahan bakar maupun perawatan jadi perhatian,” tambahnya.
Ia pun mengungkap bahwa saat ini kendaraan elektrifikasi (termasuk Hybrid dan PHEV) baru menguasai 12,5 persen dari total penjualan mobil di Indonesia. Jumlah itu masih terbilang rendah bila dibandingkan dengan ICE.
“Itu pun masih dikuasai hybrid seperti Toyota Kijang Innova Zenix dan Suzuki XL7. Jadi kalau lihat pabrikan mobil listrik dengan harga terjangkau, bisa lihat sendiri penjualannya bagaimana,” tambah Sri Agung kemudian.
Sementara berdasarkan data Gaikindo, wholesales BEV di Indonesia pada kuartal I 2024 berhasil mencapai 5.904 unit. Jumlah ini meningkat 228,05 persen dibanding periode sebelumnya yang cuma 1.793 unit.
Dari jumlah itu Wuling berhasil menjadi pabrikan terbesar karena mencatatkan angka sebanyak 3.807 unit. BinguoEV menyumbang 3.121 unit dan Air ev 686 unit.
Sementara Chery yang hanya mengandalkan Omoda E5 berhasil mencatatkan angka baik. Pabrikan tersebut telah melepas 881 unit ke diler mereka.
Kemudian MG mencatatkan angka wholesales sebesar 500 unit. Jumlah itu didapat dari MG 4EV sebesar 361 unit dan MG ZS EV sebanyak 139 unit.
Hyundai berada di posisi keempat setelah melepas 407 unit mobil ke diler. Jumlah itu terdiri dari Ioniq 5 sebesar 395 unit dan Ioniq 6 sebanyak 11 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
30 Maret 2026, 11:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026