Peugeot Bisa Kembali ke Indonesia Tahun Depan

Gandeng Stellantis Indomobil leluasa memasukkan produk yang sesuai di Indonesia, Peugeot punya peluang

Peugeot Bisa Kembali ke Indonesia Tahun Depan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Belum lama ini Stellantis Group menunjuk Indomobil National Distributor sebagai APM (Agen Pemegang Merek) Jeep di Indonesia. Mereka juga memutuskan satu diler gabungan merek-merek yang dinaungi Stellantis.

Diberi nama Stellantis Brand House, nantinya diler itu bakal diisi dua merek yakni Citroen dan Jeep. Tetapi secara bertahap akan ditambah.

Bukan tidak mungkin Peugeot kembali hadir. Merek itu sebelumnya undur diri dari Indonesia karena Stellantis memutuskan untuk menghentikan penjualan unit di dalam negeri.

“Itu nanti diumumkan tahun depan ya. Step by step,” kata Tan Kim Piauw, CEO Indomobil National Distributor di Jakarta Selatan belum lama ini.

Warna baru Peugeot 2008 hadir, hanya 6 unit
Photo : Astra Peugeot

Perlu diketahui bisnis Peugeot sebelumnya dipegang oleh Astra International. Setelah hengkang, seluruh pihak terlibat tetap dipekerjakan di lingkup Grup Astra.

Apabila nanti kembali ke Indonesia, besar kemungkinan Peugeot bakal ditempatkan di satu diler dengan Citroen dan Jeep tepatnya Stellantis Brand House.

Tan Kim Piauw sendiri menegaskan memang akan ada lebih dari dua brand mengisi diler tersebut. Namun pihaknya masih enggan membeberkan secara rinci rencana di masa mendatang.

“(Stellantis Brand House) sudah ada di Prancis, satu showroom besar disekat lalu punya banyak brand,” kata dia.

Mengingat Peugeot juga bagian dari Stellantis Group, ada peluang merek tersebut kembali dipasarkan di Indonesia melalui Indomobil National Distributor, sama seperti Citroen dan Jeep.

Ia menegaskan Stellantis merupakan perusahaan otomotif yang besar dan komunikatif, sehingga ada banyak peluang kerja sama baru dengan Indomobil.

“Jadi boleh dibilang seperti dua pebisnis, dia membuka selebar-lebarnya untuk memilih produk yang sesuai pasar Indonesia,” tegas Tan Kim Piauw.

Warna baru Peugeot 2008 hadir, hanya 6 unit
Photo : Astra Peugeot

Sebelumnya, Peugeot dipasarkan oleh PT Astra International. Mereka sempat menghadirkan warna baru dari SUV (Sport Utility Vehicle) Peugeot 2008 sebelum hengkang, yakni Amazonite Grey dalam jumlah terbatas sebanyak enam unit.

Peugeot 2008 dibekali mesin 1.2L Turbo tiga silinder yang dapat menghasilkan tenaga 128 hp di 5.500 rpm, sementara torsi puncaknya mencapai 230 Nm pada rpm 1.750. Saat itu harganya adalah Rp 535 juta OTR (On The Road) Jakarta.

Sedangkan model lain yang ditawarkan ke konsumen adalah Peugeot 3008 dan 5008. Seluruhnya mengisi segmen SUV.


Terkini

mobil
Denza D9

BYD Punya 6 Opsi Nama Baru Denza untuk Pasar Indonesia

BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia

news
Harga BBM

Harga BBM BP AKR Naik Ikuti Pertamina di April 2026, Vivo Tetap

Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter

news
ACC Carnival

ACC Carnival Samarinda Tawarkan Sejumlah Promo Andalan

ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana

mobil
Wuling Eksion

Peluncuran Wuling Eksion Semakin Dekat, Segini Kisaran Harganya

Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV

mobil
Mobil LCGC

5 Mobil LCGC Terlaris di Maret 2026, Calya Ungguli Brio Satya

Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit

mobil
BMW Festival of Joy

Pameran Khusus BMW Digelar di Jakarta, Ada Mini Edisi Spesial

Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya

otosport
Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Perdana, Jakarta Gelar FIA Rallycross World Cup 2026

Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross

mobil
Ford Everest Sport

Ford Dukung Larangan Mobil Cina Mengaspal di Amerika Serikat

Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka