BYD Racco Mulai Merambah Pasar Mobil Setir Kanan Selain Jepang
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
BYD mulai menambah kapasitas produk mobil listrik mereka, selain itu turut merekrut ribuan pekerja baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Niat BYD (Build Your Dreams) pimpin pasar mobil listrik global nampaknya masih belum pudar. Menyusul tingginya permintaan konsumen, mereka tambah kapasitas produksi EV dan merekrut ribuan pekerja baru.
Dilansir dari CNevpost, Kamis (7/11) selama tiga bulan belakangan manufaktur asal negeri tirai bambu itu menambah kapasitas di fasilitas mereka guna mendukung pertumbuhan penjualan global yang diklaim pesat.
Hal ini sebelumnya diungkapkan oleh He Zhiqi, Executive Vice President BYD pada 2 November 2024 di akun media sosial Tiongkok, Weibo.
Walaupun tidak dijelaskan secara rinci, kapasitas pabriknya ditingkatkan sampai 200 ribu unit sepanjang Agustus sampai Oktober. Lalu ada sekitar 200 ribu pekerja pabrik baru di fasilitas itu.
“Di November kita akan terus bekerja keras dan mencoba semua peluang untuk melihat, apakah kita bisa sedikit lebih maju,” tulis He Zhiqi di akun pribadinya seperti dikutip oleh CNevPost.
Sebagai informasi, per Maret 2022 BYD telah menghentikan produksi maupun penjualan kendaraan bermesin konvensional atau ICE (Internal Combustion Engine) serta berfokus ke mobil listrik murni juga PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Jika dihitung secara keseluruhan pada periode Januari sampai pertengahan 2023, model BEV dan PHEV menyumbang sekitar 50 persen penjualan total BYD.
Berbeda dengan di pasar Indonesia, penjualan BYD di negara asalnya justru didominasi PHEV. Sepanjang Januari-Oktober 2024 menembus angka 1,87 jutaan unit, naik 62,23 persen year-on-year.
Bahkan di China, BYD berhasil membalap Tesla sebagai manufaktur terlaris. Mereka menguasai 35,7 persen penjualan NEV (New Energy Vehicle) alias kendaraan ramah lingkungan yang mencakup BEV maupun PHEV, angkanya 500.526 unit.
Tesla harus puas menempati posisi kelima karena hanya menjual 68.280 unit. Di atasnya ada Changan 85.272 unit, SAIC-GM-Wuling 96.172 unit dan Geely 108.722 unit.
Sedangkan di pasar Indonesia, Wholesales BYD periode Juni sampai September juga mencatatkan hasil memuaskan di 8.536 unit, sumbang 1,3 persen dari total pengiriman pabrik ke diler secara nasional.
BYD menawarkan empat model mobil listrik murni di RI yaitu Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Harganya berkisar dari Rp 300 jutaan sampai Rp 700 jutaan ke atas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
Terkini
06 Oktober 2026, 22:00 WIB
Enea Bastianini resmi menjalin kerja sama dengan merek kacamata Police yang bisa menunjang penampilannya
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
Kei car listrik BYD Racco mengincar pasar mobil setir kanan seperti Makau dan Sri Lanka, selanjutnya bisa jadi RI
06 Oktober 2026, 18:56 WIB
Alex Marquez dan Fermin Aldeguer bertemu penggemar di acara Meet and Greet dari Aspira jelang MotoGP Mandalika
06 Oktober 2026, 07:00 WIB
Harga Chery Tiggo V berpeluang berada di antara Tiggo 8 CSH dan Tiggo 9 CSH, meluncur di pameran GAW 2026
06 Oktober 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi strategis sekitar Ibu Kota, berikut jadwal dan lokasi SIM keliling Jakarta hari ini
06 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dijangkau oleh para pengendara, kepolisian menyebar SIM keliling Bandung di dua lokasi
06 Oktober 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melintas dengan aman dan nyaman di sejumlah jalan protokol, taati peraturan ganjil genap Jakarta
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
Kehadiran diler Kharisma Sentosa Daihatsu diharapkan bisa melayani para konsumen di Jember, Jawa Timur