MG S5 EV Diklaim Terpesan 2000 Unit, Masih Ada Harga Khusus
05 Juli 2026, 19:42 WIB
BYD mulai menambah kapasitas produk mobil listrik mereka, selain itu turut merekrut ribuan pekerja baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Niat BYD (Build Your Dreams) pimpin pasar mobil listrik global nampaknya masih belum pudar. Menyusul tingginya permintaan konsumen, mereka tambah kapasitas produksi EV dan merekrut ribuan pekerja baru.
Dilansir dari CNevpost, Kamis (7/11) selama tiga bulan belakangan manufaktur asal negeri tirai bambu itu menambah kapasitas di fasilitas mereka guna mendukung pertumbuhan penjualan global yang diklaim pesat.
Hal ini sebelumnya diungkapkan oleh He Zhiqi, Executive Vice President BYD pada 2 November 2024 di akun media sosial Tiongkok, Weibo.
Walaupun tidak dijelaskan secara rinci, kapasitas pabriknya ditingkatkan sampai 200 ribu unit sepanjang Agustus sampai Oktober. Lalu ada sekitar 200 ribu pekerja pabrik baru di fasilitas itu.
“Di November kita akan terus bekerja keras dan mencoba semua peluang untuk melihat, apakah kita bisa sedikit lebih maju,” tulis He Zhiqi di akun pribadinya seperti dikutip oleh CNevPost.
Sebagai informasi, per Maret 2022 BYD telah menghentikan produksi maupun penjualan kendaraan bermesin konvensional atau ICE (Internal Combustion Engine) serta berfokus ke mobil listrik murni juga PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Jika dihitung secara keseluruhan pada periode Januari sampai pertengahan 2023, model BEV dan PHEV menyumbang sekitar 50 persen penjualan total BYD.
Berbeda dengan di pasar Indonesia, penjualan BYD di negara asalnya justru didominasi PHEV. Sepanjang Januari-Oktober 2024 menembus angka 1,87 jutaan unit, naik 62,23 persen year-on-year.
Bahkan di China, BYD berhasil membalap Tesla sebagai manufaktur terlaris. Mereka menguasai 35,7 persen penjualan NEV (New Energy Vehicle) alias kendaraan ramah lingkungan yang mencakup BEV maupun PHEV, angkanya 500.526 unit.
Tesla harus puas menempati posisi kelima karena hanya menjual 68.280 unit. Di atasnya ada Changan 85.272 unit, SAIC-GM-Wuling 96.172 unit dan Geely 108.722 unit.
Sedangkan di pasar Indonesia, Wholesales BYD periode Juni sampai September juga mencatatkan hasil memuaskan di 8.536 unit, sumbang 1,3 persen dari total pengiriman pabrik ke diler secara nasional.
BYD menawarkan empat model mobil listrik murni di RI yaitu Dolphin, Atto 3, Seal dan M6. Harganya berkisar dari Rp 300 jutaan sampai Rp 700 jutaan ke atas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Juli 2026, 19:42 WIB
05 Juli 2026, 13:33 WIB
03 Juli 2026, 21:55 WIB
03 Juli 2026, 17:00 WIB
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
06 Juli 2026, 21:00 WIB
Ada sinyal kuat Jaecoo J5 Hybrid yang dilengkapi teknologi LiDAR bakal dihadirkan perdana di GIIAS 2026
06 Juli 2026, 20:00 WIB
Susunan sementara pembalap MotoGP 2027 perlahan semakin lengkap, beberapa tim sudah mengumumkan rider baru
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Marc Marquez memiliki catatan cukup positif di Sachsenring, ia dijagokan untuk menang di MotoGP Jerman 2026
06 Juli 2026, 17:44 WIB
AMBI menilai ada satu faktor penting yang membuat harga Hyundai Ioniq 5 bekas mengalami depresiasi tajam
06 Juli 2026, 06:25 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta kembali dibuka hari ini 6 Juli 2026, berikut lokasi dan persyaratannya
06 Juli 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung kembali beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
06 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini aturan ganjil genap Jakarta kembali berlaku untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan parah di Ibu Kota
05 Juli 2026, 19:42 WIB
Untuk harga khusus pembelian MG S5 EV dengan banderol Rp 333,9 juta diperpanjang hingga 30 September 2026