Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air
20 September 2026, 21:41 WIB
Sebelum berkecimpung di dunia otomotif merek ini bermula dari perusahaan baterai, ini perjalanan sejarah BYD
Oleh Serafina Ophelia
Maju ke 2003 BYD pertama kali terjun ke industri otomotif. Selang dua tahun kendaraan pertama BYD meluncur yakni F3, masih menggunakan mesin bensin.
“BYD F3 bukan NEV (New Energy Vehicle) karena kita harus belajar dulu cara membuat mobil. F3 model pertama kita, di 2005-2010 jadi salah satu model terpopuler di China,” lanjut dia.
Pada 2008 BYD F3 DM diluncurkan jadi versi pengembangan dari F3 mesin konvensional. Karena sudah dibekali teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Mobil itu digadang jadi model PHEV pertama di dunia. DM sendiri berarti Dual Mode, berarti kendaraan perpaduan mesin bensin dan motor elektrik.
Tidak berhenti sampai di situ karena BYD terus memperkenalkan model-model NEV terbaru buat konsumen. Maju ke 2020 Blade Battery pertama kali diperkenalkan.
Baterai tersebut jadi salah satu andalan BYD. Selain efisien Blade Battery berukuran tipis dan diklaim lebih aman dibandingkan jenis baterai lain.
Guna mengoptimalkan fungsi blade battery BYD mengembangkan platform khusus kendaraan listrik yakni e-Platform 3.0. Jacob menjelaskan platform 3.0 menghabiskan banyak waktu riset.
“Tiga model kami sekarang pakai e-Platform 3.0. Dolphin menjadi model pertama yang menggunakan platform tersebut,” kata Jacob.
Popularitas kendaraan listrik terus didongkrak dengan adanya target pemerintah di berbagai belahan dunia untuk mencapai NZE. Ditambah lagi sejumlah negara berlakukan subsidi agar mobil listrik bisa lebih murah dan diminati.
“Pada 2021 kita mencapai satu juta penjualan NEV termasuk BEV dan PHEV. Kemudian 2022 mencapai tiga juta, kita hanya butuh waktu 18 bulan,” tegas Jacob.
Supaya mencapai lebih banyak lapisan masyarakat BYD memiliki sub merek. Seperti YangWang, dirilis pada 2023 dan menyasar konsumen kelas atas penyuka mobil mewah.
Hingga saat ini BYD masih terus memasarkan kendaraan PHEV dan BEV. Di Tanah Air, mereka masih ingin lebih fokus menjual lini BEV yaitu Dolphin, Atto 3 dan Seal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia