iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Sebelum berkecimpung di dunia otomotif merek ini bermula dari perusahaan baterai, ini perjalanan sejarah BYD
Oleh Serafina Ophelia
Maju ke 2003 BYD pertama kali terjun ke industri otomotif. Selang dua tahun kendaraan pertama BYD meluncur yakni F3, masih menggunakan mesin bensin.
“BYD F3 bukan NEV (New Energy Vehicle) karena kita harus belajar dulu cara membuat mobil. F3 model pertama kita, di 2005-2010 jadi salah satu model terpopuler di China,” lanjut dia.
Pada 2008 BYD F3 DM diluncurkan jadi versi pengembangan dari F3 mesin konvensional. Karena sudah dibekali teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Mobil itu digadang jadi model PHEV pertama di dunia. DM sendiri berarti Dual Mode, berarti kendaraan perpaduan mesin bensin dan motor elektrik.
Tidak berhenti sampai di situ karena BYD terus memperkenalkan model-model NEV terbaru buat konsumen. Maju ke 2020 Blade Battery pertama kali diperkenalkan.
Baterai tersebut jadi salah satu andalan BYD. Selain efisien Blade Battery berukuran tipis dan diklaim lebih aman dibandingkan jenis baterai lain.
Guna mengoptimalkan fungsi blade battery BYD mengembangkan platform khusus kendaraan listrik yakni e-Platform 3.0. Jacob menjelaskan platform 3.0 menghabiskan banyak waktu riset.
“Tiga model kami sekarang pakai e-Platform 3.0. Dolphin menjadi model pertama yang menggunakan platform tersebut,” kata Jacob.
Popularitas kendaraan listrik terus didongkrak dengan adanya target pemerintah di berbagai belahan dunia untuk mencapai NZE. Ditambah lagi sejumlah negara berlakukan subsidi agar mobil listrik bisa lebih murah dan diminati.
“Pada 2021 kita mencapai satu juta penjualan NEV termasuk BEV dan PHEV. Kemudian 2022 mencapai tiga juta, kita hanya butuh waktu 18 bulan,” tegas Jacob.
Supaya mencapai lebih banyak lapisan masyarakat BYD memiliki sub merek. Seperti YangWang, dirilis pada 2023 dan menyasar konsumen kelas atas penyuka mobil mewah.
Hingga saat ini BYD masih terus memasarkan kendaraan PHEV dan BEV. Di Tanah Air, mereka masih ingin lebih fokus menjual lini BEV yaitu Dolphin, Atto 3 dan Seal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit