Diminati, BAIC T1 Akan Diproduksi di Purwakarta Akhir Tahun
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Adopsi mobil listrik di Indonesia terus berkembang dalam beberapa waktu belakangan. Terutama dalam bisnis logistik di kota-kota besar.
Berangkat dari hal tersebut, Foton Indonesia ingin mendorong penggunaan Electric Vehicle (EV) di sektor lain demi memperluas fokus pasarnya.
“Memang saat ini penggunaan kendaraan listrik masih banyak di dalam kota. Tetapi peluang di luar itu tetap ada dan mulai kami jajaki,” ungkap Edi Napis, Chief Operating Officer (COO) Foton Indonesia di GIICOMVEC 2026.
Edi mengungkapkan dalam beberapa tahun belakangan Foton menghadirkan berbagai EV di Tanah Air. Mulai dari pikap, double cabin hingga truk.
Melalui langkah tersebut, Foton berniat mencari serta memanfaatkan peluang lain yang ada. Semisal di sektor pertambangan maupun perkebunan.
Sebab kedua bidang itu dinilai memiliki kebutuhan kendaraan operasional yang beragam, mulai dari mobilitas pekerja hingga pendukung di area proyek.
“Untuk masuk ke sektor seperti pertambangan, kami tidak bisa langsung lompat ke kendaraan berat. Kita mulai dari yang paling memungkinkan dulu,” tutur dia.
Strategi ini dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur sampai teknologi EV. Terutama dari sisi baterai maupun daya jelajah.
Jenama asal Cina ini mengungkapkan bahwa penggunaan EV di area tambang dituntut untuk mampu melewati medan berat. Kemudian mempunyai jarak tempuh lebih panjang.
Oleh sebab itu diperlukan pengembangan lebih lanjut, agar produk-produk yang ditawarkan oleh Foton dapat bekerja secara optimal.
“Kalau permintaan sudah terbentuk dan volumenya jelas, tentu kami akan arahkan ke sana,” tegas Edi.
Sekadar mengingatkan, mereka baru saja memasarkan double cabin listrik bernama Foton eTunland di GIICOMVEC 2026.
EV tersebut dibekali dengan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) bertenaga 335 hp dan torsi maksimal 516 Nm.
Berkat rancangan ini, Foton eTunland mampu berakselerasi dari diam sampai 100 km per jam dalam waktu kurang dari 10 detik.
Sedangkan demi menunjang performanya, double cabin listrik ini menggendong baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dari CATL generasi ketiga berkapasitas 88,02 kWh.
Dalam sekali pengisian daya penuh, eTunland diklaim sanggup menawarkan daya jelajah hingga 350 km (WLTP).
Jika berminat membelinya, harga Foton eTunland adalah Rp 780 juta. Jumlah ini sudah berstatus on the road (OTR) DKI Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya
19 Agustus 2026, 21:00 WIB
IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor
19 Agustus 2026, 20:13 WIB
Diler baru Omoda & Jaecoo memiliki fasilitas untuk melayani konsumen di wilayah Tangerang dan sekitarnya
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK