Mantan Bos Ferrari Sindir Desain Kontroversial Luce EV
28 Mei 2026, 17:00 WIB
Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Adopsi mobil listrik di Indonesia terus berkembang dalam beberapa waktu belakangan. Terutama dalam bisnis logistik di kota-kota besar.
Berangkat dari hal tersebut, Foton Indonesia ingin mendorong penggunaan Electric Vehicle (EV) di sektor lain demi memperluas fokus pasarnya.
“Memang saat ini penggunaan kendaraan listrik masih banyak di dalam kota. Tetapi peluang di luar itu tetap ada dan mulai kami jajaki,” ungkap Edi Napis, Chief Operating Officer (COO) Foton Indonesia di GIICOMVEC 2026.
Edi mengungkapkan dalam beberapa tahun belakangan Foton menghadirkan berbagai EV di Tanah Air. Mulai dari pikap, double cabin hingga truk.
Melalui langkah tersebut, Foton berniat mencari serta memanfaatkan peluang lain yang ada. Semisal di sektor pertambangan maupun perkebunan.
Sebab kedua bidang itu dinilai memiliki kebutuhan kendaraan operasional yang beragam, mulai dari mobilitas pekerja hingga pendukung di area proyek.
“Untuk masuk ke sektor seperti pertambangan, kami tidak bisa langsung lompat ke kendaraan berat. Kita mulai dari yang paling memungkinkan dulu,” tutur dia.
Strategi ini dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur sampai teknologi EV. Terutama dari sisi baterai maupun daya jelajah.
Jenama asal Cina ini mengungkapkan bahwa penggunaan EV di area tambang dituntut untuk mampu melewati medan berat. Kemudian mempunyai jarak tempuh lebih panjang.
Oleh sebab itu diperlukan pengembangan lebih lanjut, agar produk-produk yang ditawarkan oleh Foton dapat bekerja secara optimal.
“Kalau permintaan sudah terbentuk dan volumenya jelas, tentu kami akan arahkan ke sana,” tegas Edi.
Sekadar mengingatkan, mereka baru saja memasarkan double cabin listrik bernama Foton eTunland di GIICOMVEC 2026.
EV tersebut dibekali dengan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) bertenaga 335 hp dan torsi maksimal 516 Nm.
Berkat rancangan ini, Foton eTunland mampu berakselerasi dari diam sampai 100 km per jam dalam waktu kurang dari 10 detik.
Sedangkan demi menunjang performanya, double cabin listrik ini menggendong baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dari CATL generasi ketiga berkapasitas 88,02 kWh.
Dalam sekali pengisian daya penuh, eTunland diklaim sanggup menawarkan daya jelajah hingga 350 km (WLTP).
Jika berminat membelinya, harga Foton eTunland adalah Rp 780 juta. Jumlah ini sudah berstatus on the road (OTR) DKI Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
22 Mei 2026, 09:00 WIB
Terkini
28 Mei 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik Ferrari Luce EV menuai komentar pedas dari berbagai pihak, termasuk Luca di Montezemolo
28 Mei 2026, 15:00 WIB
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan kemudahan bagi konsumen untuk bulan ini
28 Mei 2026, 12:08 WIB
Memilih tipe atau jenis asuransi mobil yang sesuai kebutuhan dapat meminimalisir klaim ditolak perusahaan
28 Mei 2026, 07:00 WIB
Ferrari Luce jadi ev pertama pabrikan yang kehadirannya tidak disambut baik pecinta Ferrari di seluruh dunia
27 Mei 2026, 21:00 WIB
Setelah menjalani dua operasi, kondisi Marc Marquez sudah prima buat menjalani MotoGP Italia 2026 nanti
27 Mei 2026, 20:02 WIB
Vespa merayakan 80 tahun eksistensinya dengan merilis tiga model edisi khusus dan sentuhan warna klasik
27 Mei 2026, 14:46 WIB
Program CSR BYD resmi dimulai, bantu anak-anak sekolah melalui penyaluran 1.200 pasang sepatu dan tas
27 Mei 2026, 07:00 WIB
dua gerai baru OLXmobbi yang berada di Bogor dan Samarinda merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat