Penjualan Mobil Cina Anjlok 13 Persen, Insentif Jadi Biang Kerok
08 Juli 2026, 09:00 WIB
BYD berpeluang bawa mobil listrik murah Seagull yang jadi salah satu andalan di pasar global saat ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perang harga antar manufaktur China merupakan satu hal lumrah terjadi termasuk di Indonesia. Banyak pabrikan berlomba meluncurkan mobil listrik murah untuk menarik konsumen.
Sejumlah merek bahkan telah melakukan perakitan dalam negeri guna memperoleh insentif tambahan dari pemerintah. Namun BYD saat ini masih menikmati insentif impor sebelum nanti melakukan produksi dalam negeri di 2026.
Di Indonesia mobil listrik termurah dari BYD adalah Dolphin, ditawarkan mulai Rp 365 jutaan. Tetapi di pasar global mereka masih punya satu model di ke kelas Entry Level yakni Seagull.
Filipina jadi negara di Asia Tenggara tempat BYD menjual Seagull, mobil listrik murah dengan harga 898.000 Peso atau sekitar Rp 244,2 jutaan.
Menanggapi pertanyaan soal model anyar BYD di RI, merek asal China ini menegaskan mereka bakal mengisi segmen kosong yang belum diisi oleh BYD. Ia tidak menampik akan ada produk baru sebelum akhir 2024.
“Sekarang kita masih punya ruang untuk pengembangan ke Premium dan juga Entry Level. Itu kita biisa manfaatkan atau isi berdasarkan pergerakan pasar,” ucap Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations di Jakarta Timur beberapa waktu lalu.
Di sisi produk Premium, Luther memberikan sinyal kehadiran MPV BYD Denza D9 semakin dekat karena melihat antusiasme konsumen saat model itu diperkenalkan di IIMS 2024.
Ia menegaskan lini produk dikeluarkan BYD di masa mendatang akan saling melengkapi dan tidak akan merebut pasar produk terdahulu.
“Kalau melihat rentang Line Up-nya, kita memainkan peran masing-masing. Jadi tidak meng-counter di antara produk yang sekarang ada,” ucap Luther.
Sebagai informasi BYD Seagull merupakan mobil listrik murah berukuran kompak dibekali baterai BYD Blade Battery berkapasitas 30 kWh, tawarkan daya jelajah 300 km. Di kelasnya ini setara dengan konfigurasi Wuling Air ev.
Dari segi ukuran, BYD Seagull berdimensi P x L x T di 3.780 mmx 1.715 mm x 1.580 mm. Terpaut lebih besar dibandingkan model lain di kelas yang sama yakni Air ev (2,974 mm x 1,505 mm x 1,631 mm).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Juli 2026, 09:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan