Jumlah Ekspor Mobil Januari 2026 Turun, Toyota Paling Terdampak
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski penjualan mobil pikap berhasil tumbuh di 2025, catatan tersebut tidak bisa diikuti oleh segmen truk. Turunnya permintaan terhadap kendaraan komersial pun terbilang cukup besar.
Berdasarkan data retail sales Gaikindo, sepanjang 2025 ada 59.303 unit truk yang dikirim ke pelangggan. Angka tersebut setara 7,1 persen dari total pasar mobil nasioal.
Jika dibandingkan pencapaan di periode serupa tahun lalu, maka telah terjadi penurunan 7.267 unit. Pasalnya di 2024, sedikitnya ada 66.570 unit truk yang dikirim ke pelanggan.
Truk dengan Gross Vehicle Weight 5 – 10 ton menjadi tulang punggung penjualan. Sepanjang tahun ada 38.999 unit dikirimkan.
Sementara truk GVW 10-24 ton terjual 4.647 unit. Sedangkan buat kendaraan dengan GVV lebih dari 24 ton dikirim 15.657 unit ke pelanggan.
Tidak bisa dipungkiri bahwa sepanjang tahun penjualan truk memang cenderung kurang stabil. Pada April 2025 misalnya, hanya ada 3.754 unit dikirim ke pelanggan, turun dibanding bulan sebelumnya sebanyak 5.020 unit.
Penjualan mulai bergerak pada Agustus 2025 yang mencatatkan angka 4.950 unit. Kemudian puncak pengiriman ke pelanggan terjadi di Desember yaitu 6.304 unit.
Situasi itu tidak banyak berbeda bila dibandingkan wholesales truk 2025. Segmen ini hanya mampu melepas 56.754 unit, turun dibanding pencapaian di periode serupa tahun lalu sebesar 67.015 unit.
Ini artinya pengiriman unit dari pabrik ke diler pada 2024 lebih tinggi 10.261 unit dibandingkan 2025.
Truk dengan GVW kurang dari 5 ton menjadi yang paling banyak diminati karena berhasil dikirim 42.545 unit.
Kemudian truk dengan GVW 10-24 tom tercatat dilepas sebanyak 4.976 unit. Sedangkan untuk kendaraan GVW lebih dari 24 ton dikirim sebanyak 19.494 unit.
Secara umum wholesales truk di 2025 juga penuh tekanan. Hal ini terlihat pada April 2025 yang hanya mengirim 4.160 unit ke diler.
Sementara pengiriman terbesar baru terjadi pada Desember dengan jumlah 6.662 unit.
Penyebab turunnya penjualan disebabkan oleh beragam faktor. Namun yang paling terasa adalah banyaknya truk Cina masuk ke Indonesia dan tidak terekam.
Oleh sebab itu Gaikindo tengah menggodok peraturan baru dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 11:01 WIB
19 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Februari 2026, 12:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 15:00 WIB
Pertamina memastikan pasokan BBM di Tanah Air saat libur mudik Lebaran 2026 tetap aman untuk masyarakat
04 Maret 2026, 14:00 WIB
Kehadiran Yamaha Fazzio Special Edition membuat opsi motor matic murah di Tanah Air kian beragam di bulan ini
04 Maret 2026, 11:00 WIB
Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air
04 Maret 2026, 10:00 WIB
Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini