10 Merek Mobil Terlaris Maret 2026: BYD Lampaui Honda
16 April 2026, 16:15 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski penjualan mobil pikap berhasil tumbuh di 2025, catatan tersebut tidak bisa diikuti oleh segmen truk. Turunnya permintaan terhadap kendaraan komersial pun terbilang cukup besar.
Berdasarkan data retail sales Gaikindo, sepanjang 2025 ada 59.303 unit truk yang dikirim ke pelangggan. Angka tersebut setara 7,1 persen dari total pasar mobil nasioal.
Jika dibandingkan pencapaan di periode serupa tahun lalu, maka telah terjadi penurunan 7.267 unit. Pasalnya di 2024, sedikitnya ada 66.570 unit truk yang dikirim ke pelanggan.
Truk dengan Gross Vehicle Weight 5 – 10 ton menjadi tulang punggung penjualan. Sepanjang tahun ada 38.999 unit dikirimkan.
Sementara truk GVW 10-24 ton terjual 4.647 unit. Sedangkan buat kendaraan dengan GVV lebih dari 24 ton dikirim 15.657 unit ke pelanggan.
Tidak bisa dipungkiri bahwa sepanjang tahun penjualan truk memang cenderung kurang stabil. Pada April 2025 misalnya, hanya ada 3.754 unit dikirim ke pelanggan, turun dibanding bulan sebelumnya sebanyak 5.020 unit.
Penjualan mulai bergerak pada Agustus 2025 yang mencatatkan angka 4.950 unit. Kemudian puncak pengiriman ke pelanggan terjadi di Desember yaitu 6.304 unit.
Situasi itu tidak banyak berbeda bila dibandingkan wholesales truk 2025. Segmen ini hanya mampu melepas 56.754 unit, turun dibanding pencapaian di periode serupa tahun lalu sebesar 67.015 unit.
Ini artinya pengiriman unit dari pabrik ke diler pada 2024 lebih tinggi 10.261 unit dibandingkan 2025.
Truk dengan GVW kurang dari 5 ton menjadi yang paling banyak diminati karena berhasil dikirim 42.545 unit.
Kemudian truk dengan GVW 10-24 tom tercatat dilepas sebanyak 4.976 unit. Sedangkan untuk kendaraan GVW lebih dari 24 ton dikirim sebanyak 19.494 unit.
Secara umum wholesales truk di 2025 juga penuh tekanan. Hal ini terlihat pada April 2025 yang hanya mengirim 4.160 unit ke diler.
Sementara pengiriman terbesar baru terjadi pada Desember dengan jumlah 6.662 unit.
Penyebab turunnya penjualan disebabkan oleh beragam faktor. Namun yang paling terasa adalah banyaknya truk Cina masuk ke Indonesia dan tidak terekam.
Oleh sebab itu Gaikindo tengah menggodok peraturan baru dengan melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 April 2026, 16:15 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 20:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
23 April 2026, 09:00 WIB
Changan Group baru saja menetapkan strategi untuk bisa meningkatkan penjualan secara global dalam 10 tahun
23 April 2026, 07:00 WIB
Changan Deepal S05 bakal menjadi pelopor kendaraan berjenis REEV pertama di Indonesia dalam waktu dekat
23 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan untuk mengurai kemacetan di sejumlah jalan protokol Ibu Kota
23 April 2026, 06:00 WIB
Beroperasi seperti biasa, ada lima alternatif lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat dimanfaatkan hari ini
23 April 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini agar lebih mudah ditemukan
22 April 2026, 21:03 WIB
MotoGP Spanyol 2026 dapat jadi momentum untuk Marc Marquez mengejar ketertinggalan dari Bezzecchi dan Martin
22 April 2026, 19:38 WIB
Wuling Eksion secara resmi dijual dengan harga mulai Rp 389 juta untuk varian EV untuk wilayah DKI Jakarta
22 April 2026, 15:00 WIB
Hyundai Ioniq 3 resmi diluncurkan, model baru saingan mobil listrik MG 4 EV yang mengincar pasar Eropa