Rapor Penjualan Mobil Baru September 2026: Turun 2,6 Persen
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil di 2025 mengalami tekanan cukup besar. Berdasarkan data Gaikindo, jumlah kendaraan yang terjual hanya 833.712 unit atau turun dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 889.680 unit.
Hampir semua segmen kendaraan mengalami penurunan. Namun situasi tersebut tidak berlaku buat mobil pikap dengan Gross Vehicle Weight (GVW) kurang dari 5 ton.
Pasalnya sepanjang 2025, retail sales pada segmen ini justru mengalami peningkatan cukup tinggi. Penjualan di Januari hingga Desember 2025 mencapai 110.574 unit atau setara 13,3 persen.
Angka tersebut 6.681 unit lebih banyak ketimbang retail sales 2024. Ketika itu mobil pikap hanya terjual 103.893 unit atau setara 11,7 persen dari total pasar nasional.
Tingginya angka penjualan ini disebabkan stabilnya penjualan di semester 2025. Pada Juli 2025, penjualan mobil pikap mencapai 8.726 unit.
Angka tersebut kemudian terus naik hingga puncaknya di Desember 2025 terjual 12.381 unit.
Selain itu wholesales pikap juga mengalami pertumbuhan cukup tinggi. Sedikitnya ada 107.008 unit berhasil dikirimkan dari pabrik ke diler sepanjang 2025 atau setara dengan 13,3 persen dari pasar mobil nasional.
Sementara di 2024, pengiriman pikap dari pabrik ke diler hanya sebesar 101.572 unit atau sekitar 11,7 persen dari pasar nasional. Itu artinya wholesales di segmen ini berhasil tumbuh 5.436 unit.
Sama seperti retailsales, penjualan mobil pikap di semester kedua juga terbilang cukup kuat. Hal ini terlihat dari terus tumbuhnya jumlah kendaraan yang dikirim dari pabrik ke diler.
Pada Juli 2025, pengiriman kendaraan adalah sebesar 8.502 unit. Angka tersebut lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang Cuma 7.114 unit.
Angka itu kemudian terus tumbuh di bulan-bulan berikutnya dan mencapai puncaknya di Desember 2025. Setidaknya ada 13.219 unit yang telah dikirim ke diler dari pabrik.
Pertumbuhan ini tentunya bisa terus bertambah di tahun 2026. Terlebih pemerintah, melalui Kementerian Keuangan menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4 persen.
Untuk mencapai itu sejumlah sektor yang stagnan seperti manufaktur dan energi diharapkan bisa tumbuh. Sehingga ekonomi bisa bergerak positif dibanding tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen