Honda Brio Satya S CVT Diklaim Dapat Respon Positif
09 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil di 2025 mengalami tekanan cukup besar. Berdasarkan data Gaikindo, jumlah kendaraan yang terjual hanya 833.712 unit atau turun dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 889.680 unit.
Hampir semua segmen kendaraan mengalami penurunan. Namun situasi tersebut tidak berlaku buat mobil pikap dengan Gross Vehicle Weight (GVW) kurang dari 5 ton.
Pasalnya sepanjang 2025, retail sales pada segmen ini justru mengalami peningkatan cukup tinggi. Penjualan di Januari hingga Desember 2025 mencapai 110.574 unit atau setara 13,3 persen.
Angka tersebut 6.681 unit lebih banyak ketimbang retail sales 2024. Ketika itu mobil pikap hanya terjual 103.893 unit atau setara 11,7 persen dari total pasar nasional.
Tingginya angka penjualan ini disebabkan stabilnya penjualan di semester 2025. Pada Juli 2025, penjualan mobil pikap mencapai 8.726 unit.
Angka tersebut kemudian terus naik hingga puncaknya di Desember 2025 terjual 12.381 unit.
Selain itu wholesales pikap juga mengalami pertumbuhan cukup tinggi. Sedikitnya ada 107.008 unit berhasil dikirimkan dari pabrik ke diler sepanjang 2025 atau setara dengan 13,3 persen dari pasar mobil nasional.
Sementara di 2024, pengiriman pikap dari pabrik ke diler hanya sebesar 101.572 unit atau sekitar 11,7 persen dari pasar nasional. Itu artinya wholesales di segmen ini berhasil tumbuh 5.436 unit.
Sama seperti retailsales, penjualan mobil pikap di semester kedua juga terbilang cukup kuat. Hal ini terlihat dari terus tumbuhnya jumlah kendaraan yang dikirim dari pabrik ke diler.
Pada Juli 2025, pengiriman kendaraan adalah sebesar 8.502 unit. Angka tersebut lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang Cuma 7.114 unit.
Angka itu kemudian terus tumbuh di bulan-bulan berikutnya dan mencapai puncaknya di Desember 2025. Setidaknya ada 13.219 unit yang telah dikirim ke diler dari pabrik.
Pertumbuhan ini tentunya bisa terus bertambah di tahun 2026. Terlebih pemerintah, melalui Kementerian Keuangan menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4 persen.
Untuk mencapai itu sejumlah sektor yang stagnan seperti manufaktur dan energi diharapkan bisa tumbuh. Sehingga ekonomi bisa bergerak positif dibanding tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Februari 2026, 11:00 WIB
04 Februari 2026, 11:00 WIB
02 Februari 2026, 12:00 WIB
02 Februari 2026, 11:00 WIB
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
09 Februari 2026, 22:00 WIB
Dua tahun setelah Xpander HEV debut Thailand, Mitsubishi umumkan rencana peluncuran mobil hybrid di RI tahun ini
09 Februari 2026, 21:00 WIB
Sebelumnya direncanakan hadir di IIMS 2026, BAIC umumkan peluncuran Arcfox T1 dilakukan di GIIAS 2026
09 Februari 2026, 20:00 WIB
Jeep merayakan hari jadinya yang ke-85 di IIMS 2026, mereka pun memasarkan unit khusus edisi kali ini
09 Februari 2026, 19:20 WIB
Suzuki e Vitara menyasar konsumen yang mengincar eksklusivitas akan sebuah produk mobil listrik inovatif
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Ford mengklaim berhasil meraih hasil positif dalam hal penjualan mobil baru di 2025, disebut alami pertumbuhan
09 Februari 2026, 16:35 WIB
Suzuki XBee menjadi tamu spesial di IIMS 2026 dan berpeluang untuk dipasarkan di pasar otomotif Indonesia
09 Februari 2026, 15:00 WIB
Selama IIMS 2026 ada diskon motor Honda yang bisa dimanfaatkan pengunjung, lalu tersedia bonus tambahan
09 Februari 2026, 14:00 WIB
VinFast MPV 7 sudah bisa dipesan di IIMS 2026 dengan beragam keunggulan menarik termasuk kapasitas baterai yang besar