Wuling Daftarkan Mobil Listrik Baru, Air ev Versi Empat Pintu
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Subsidi memberikan dampak positif bagi penjualan mobil listrik Hyundai di Indonesia hingga 100 persen
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hyundai Motors Indonesia mengakui bahwa subsidi mobil listrik bagi mereka memberi banyak dampak positif. Terlihat dari peningkatan total penjualan kendaraan yang mereka peroleh setelah insentif diberikan.
Tak tanggung-tanggung, meski 2023 baru berjalan tujuh bulan tetapi angka penjualan mobil listrik mereka telah melampaui capaian di tahun lalu. Hal ini disampaikan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy Forum (SAFE).
“Penjualan mobil listrik Hyundai tahun lalu hanya sekitar 2.000 unit dan tahun ini sudah 4.000 unit. Animo masyarakat terhadap mobil listrik semakin tinggi sehingga kami rasa market perlu semakin dikembangkan serta diberikan edukasi,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto (26/09).
Ia pun mengatakan bahwa saat ini di pasar Asia Tenggara, Indonesia cukup bersaing dengan Thailand. Sayangnya negeri Gajah Putih memiliki banyak keunggulan sehingga boleh dikatakan lebih maju ketimbang Tanah Air.
“Thailand sangat maju dalam mengembangkan kendaraan listriknya karena di 2020 saja mereka telah menjual 6.000 sampai 7.000 unit kendaraan listrik. Kemudian sekarang sudah naik jadi sekitar 32.000, jadi lonjakannya luar biasa,” ungkapnya.
Menurutnya lonjakan tersebut bisa dicapai karena dukungan pemerintah yang sangat baik. Tak hanya fokus kepada kemudahan produk tetapi juga memberi dorongan untuk industri pendukung khususnya baterai EV.
“Nah di Indonesia kami ingin menjadi game changer dengan berinvestasi USD 1.5 miliar guna memproduksi mobil listrik secara lokal. Kemudian kami juga sedang membangun pabrik baterai ev senilai USD1.1 miliar,” tambahnya.
Diharapkan bila pabrik baterai rampung dibangun pada 2024 maka memudahkan pabrikan dalam memproduksi kendaraan listrik. Tak hanya itu, bukan tidak mungkin harga mobil menjadi lebih kompetitif ketimbang saat ini.
Perlu diketahui bahwa saat ini Hyundai sudah memproduksi mobil listrik secara lokal melakui Ioniq 5. Mobil tersebut bahkan sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen dan berhak atas insentif dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 20:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
05 April 2026, 20:10 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini