EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Subsidi memberikan dampak positif bagi penjualan mobil listrik Hyundai di Indonesia hingga 100 persen
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hyundai Motors Indonesia mengakui bahwa subsidi mobil listrik bagi mereka memberi banyak dampak positif. Terlihat dari peningkatan total penjualan kendaraan yang mereka peroleh setelah insentif diberikan.
Tak tanggung-tanggung, meski 2023 baru berjalan tujuh bulan tetapi angka penjualan mobil listrik mereka telah melampaui capaian di tahun lalu. Hal ini disampaikan Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy Forum (SAFE).
“Penjualan mobil listrik Hyundai tahun lalu hanya sekitar 2.000 unit dan tahun ini sudah 4.000 unit. Animo masyarakat terhadap mobil listrik semakin tinggi sehingga kami rasa market perlu semakin dikembangkan serta diberikan edukasi,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto (26/09).
Ia pun mengatakan bahwa saat ini di pasar Asia Tenggara, Indonesia cukup bersaing dengan Thailand. Sayangnya negeri Gajah Putih memiliki banyak keunggulan sehingga boleh dikatakan lebih maju ketimbang Tanah Air.
“Thailand sangat maju dalam mengembangkan kendaraan listriknya karena di 2020 saja mereka telah menjual 6.000 sampai 7.000 unit kendaraan listrik. Kemudian sekarang sudah naik jadi sekitar 32.000, jadi lonjakannya luar biasa,” ungkapnya.
Menurutnya lonjakan tersebut bisa dicapai karena dukungan pemerintah yang sangat baik. Tak hanya fokus kepada kemudahan produk tetapi juga memberi dorongan untuk industri pendukung khususnya baterai EV.
“Nah di Indonesia kami ingin menjadi game changer dengan berinvestasi USD 1.5 miliar guna memproduksi mobil listrik secara lokal. Kemudian kami juga sedang membangun pabrik baterai ev senilai USD1.1 miliar,” tambahnya.
Diharapkan bila pabrik baterai rampung dibangun pada 2024 maka memudahkan pabrikan dalam memproduksi kendaraan listrik. Tak hanya itu, bukan tidak mungkin harga mobil menjadi lebih kompetitif ketimbang saat ini.
Perlu diketahui bahwa saat ini Hyundai sudah memproduksi mobil listrik secara lokal melakui Ioniq 5. Mobil tersebut bahkan sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen dan berhak atas insentif dari pemerintah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
25 Mei 2026, 20:00 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
05 April 2026, 20:10 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan