Penjualan Truk Januari 2026 Turun, Seluruh Segmen Terkoreksi
19 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil grup Astra Oktober 2023 alami penurunan hingga 18.9 persen dibanding periode serupa tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Penjualan mobil grup Astra mengalami penurunan pada Oktober 2023. Pada bulan tersebut mereka hanya mampu meraih wholesales 44.460 unit, turun 18.9 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu yang mencatatkan angka 54.820 unit.
Perlu diketahui bahwa wholesales mobil secara nasional pada Januari-Oktober 2023 sebenarnya memang mengalami tekanan. Hal ini terlihat dari penurunan penjualan di periode tersebut cuma yang mencatatkan angka 836.040 unit atau dibawah perolehan di 10 bulan pertama 2022 yaitu 851.399 unit.
Sementara itu total penjualan mobil di bawah bendera Astra masih mendominasi pasar Indonesia. Pasalnya pada 10 bulan pertama mereka berhasil menjual 465.860 unit kendaraan serta menguasai wholesales hingga 56 persen.
“Kami berharap penjualan mobil nasional terus bergerak positif hingga akhir tahun,” ungkap Boy Kelana Soebroto, Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk.
Dilansir dari Katadata, wholesales kendaraan merek Toyota dan Lexus masih menjadi tulang punggung bagi grup di Oktober 2023. Kedua perusahaan tersebut berhasil mencatatkan angka 27.656 unit, turun 18.2 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu dengan pencapaian 33.827 unit.
Kemudian Daihatsu berhasil mencatatkan wholesales sebanyak 14.099 unit dan menjadi merek terlarus kedua di grup Astra. Sementara Isuzu berhasil mencatatkan angka 2.531 unit, UD Trucks 158 unit serta Peugeot 16 unit.
Penjualan mobil non Astra pun juga mengalami penurunan hingga 6.6 persen di Januari-Oktober 2023. Pasalnya dalam 10 bulan terakhir, cuma ada 35.811 unit terjual sementara di periode serupa tahun lalu wholesales mencapai 38.368 unit.
Honda menjadi pabrikan dengan catatan wholesales terbesar yaitu 11.938 unit pada Oktober 2023 diikuti oleh Mitsubishi yang meraih 8.094 unit. Peringkat berikutnya diisi oleh Suzuki berkat perolehan sebesar 5.990 unit, Hyundai 3.032 unit, Wuling 2.172 unit dan merek lain 4.585 unit.
Sebelumnya diberitakan bahwa pasar otomotif di Indonesia memang sedang dalam tekanan. Sejumlah bank memperketat aturan untuk pengajuan pembelian kendaraan terutama mobil.
Situasi ini tentu merugikan karena penjualan kendaraan di Indonesia lebih banyak dilakukan secara kredit. Meski demikian Gaikindo masih optimis kondisi akan membaik pada November dan Desember 2023.
“Kami berharap target 1 juta unit yang sudah dicanangkan bisa dicapai tahun ini," tegas Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 11:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
16 Januari 2026, 11:00 WIB
14 Januari 2026, 12:00 WIB
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini