Keberadaan Tombol Fisik Pada Mobil Listrik Cina Akan Ditingkatkan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 2025 telah berakhir dan memberi catatan positif bagi BYD, pabrikan mobil asal China. Pasalnya, mereka berhasil meraih rekor penjualan baru.
Dilansir dari CarNewsChina, penjualan BYD mencapai 4.550.036 unit. Angka tersebut 7,1 persen lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di level 4.250.370 unit.
Meski tumbuh, terlihat adanya perlambatan permintaan, terutama jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2021 dan 2022 yang sempat mencapai lebih dari 200 persen.
Mobil dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi tulang punggung perusahaan. Sepanjang 2025, BYD melepas sedikitnya 2.288.709 unit PHEV.
Namun, jumlah tersebut sebenarnya mengalami penurunan 7,9 persen dibandingkan pencapaian pada 2024.
Meski demikian, penjualan mobil listrik BYD justru tumbuh signifikan. Sepanjang 2025, mereka melepas 2.254.714 unit kendaraan listrik murni atau naik 27,9 persen.
Berkat capaian tersebut, penjualan mobil listrik BYD menguasai 49,6 persen dari total penjualan perusahaan pada 2025, sementara PHEV menyumbang 50,4 persen. Padahal pada 2024, EV hanya berkontribusi sebesar 41,5 persen terhadap total penjualan perusahaan.
Sebagai catatan tambahan, penjualan BYD di luar negeri juga mengalami pertumbuhan cukup besar. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil melampaui 1 juta unit penjualan di luar China.
Sedikitnya 1.046.083 unit kendaraan berhasil terjual, atau naik 150,7 persen dibandingkan 2024. Lonjakan ini menjadi kunci pertumbuhan BYD di tengah tekanan permintaan di pasar domestik.
Perlu diketahui, pada Desember 2025 penjualan BYD mengalami koreksi yang cukup dalam. Total mobil terjual pada bulan tersebut hanya 414.784 unit, turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara jika dibandingkan dengan November 2025, penjualan juga turun 12,7 persen.
Dari jumlah tersebut, penjualan mobil listrik mencapai 190.712 unit di seluruh dunia. Angka ini turun 8,2 persen dibandingkan Desember 2024.
Sementara itu, penjualan PHEV tercatat sebanyak 224.072 unit, terkoreksi 25,7 persen dibandingkan Desember 2024. Tren penurunan PHEV ini telah berlangsung sembilan bulan berturut-turut sejak April 2025.
Meski demikian, kinerja pasar global masih tetap kuat dengan penjualan luar negeri sebesar 133.172 unit, atau melonjak 133 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika digabung dengan kendaraan komersial dan bus, total penjualan BYD pada Desember 2025 mencapai 420.398 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Februari 2026, 07:00 WIB
15 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 13:00 WIB
IIMS 2027 masih digelar di JIExpo Kemayoran, tetapi rencananya memanfaatkan lahan tambahan seluas 20.000 m2
17 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh
17 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur