Polytron Siap Luncurkan Mobil Listrik Baru di 2026
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – 2025 telah berakhir dan memberi catatan positif bagi BYD, pabrikan mobil asal China. Pasalnya, mereka berhasil meraih rekor penjualan baru.
Dilansir dari CarNewsChina, penjualan BYD mencapai 4.550.036 unit. Angka tersebut 7,1 persen lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di level 4.250.370 unit.
Meski tumbuh, terlihat adanya perlambatan permintaan, terutama jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2021 dan 2022 yang sempat mencapai lebih dari 200 persen.
Mobil dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi tulang punggung perusahaan. Sepanjang 2025, BYD melepas sedikitnya 2.288.709 unit PHEV.
Namun, jumlah tersebut sebenarnya mengalami penurunan 7,9 persen dibandingkan pencapaian pada 2024.
Meski demikian, penjualan mobil listrik BYD justru tumbuh signifikan. Sepanjang 2025, mereka melepas 2.254.714 unit kendaraan listrik murni atau naik 27,9 persen.
Berkat capaian tersebut, penjualan mobil listrik BYD menguasai 49,6 persen dari total penjualan perusahaan pada 2025, sementara PHEV menyumbang 50,4 persen. Padahal pada 2024, EV hanya berkontribusi sebesar 41,5 persen terhadap total penjualan perusahaan.
Sebagai catatan tambahan, penjualan BYD di luar negeri juga mengalami pertumbuhan cukup besar. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil melampaui 1 juta unit penjualan di luar China.
Sedikitnya 1.046.083 unit kendaraan berhasil terjual, atau naik 150,7 persen dibandingkan 2024. Lonjakan ini menjadi kunci pertumbuhan BYD di tengah tekanan permintaan di pasar domestik.
Perlu diketahui, pada Desember 2025 penjualan BYD mengalami koreksi yang cukup dalam. Total mobil terjual pada bulan tersebut hanya 414.784 unit, turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara jika dibandingkan dengan November 2025, penjualan juga turun 12,7 persen.
Dari jumlah tersebut, penjualan mobil listrik mencapai 190.712 unit di seluruh dunia. Angka ini turun 8,2 persen dibandingkan Desember 2024.
Sementara itu, penjualan PHEV tercatat sebanyak 224.072 unit, terkoreksi 25,7 persen dibandingkan Desember 2024. Tren penurunan PHEV ini telah berlangsung sembilan bulan berturut-turut sejak April 2025.
Meski demikian, kinerja pasar global masih tetap kuat dengan penjualan luar negeri sebesar 133.172 unit, atau melonjak 133 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika digabung dengan kendaraan komersial dan bus, total penjualan BYD pada Desember 2025 mencapai 420.398 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 11:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
19 Januari 2026, 12:33 WIB
17 Januari 2026, 08:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 11:00 WIB
Untuk pertama kalinya di Indonesia Chery akan meluncurkan mobil diesel yang rencananya hadir di segmen niaga
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai