BYD Jual Lebih Dari 4,5 Juta Kendaraan Sepanjang 2025

Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024

BYD Jual Lebih Dari 4,5 Juta Kendaraan Sepanjang 2025
Adi Hidayat

KatadataOTO – 2025 telah berakhir dan memberi catatan positif bagi BYD, pabrikan mobil asal China. Pasalnya, mereka berhasil meraih rekor penjualan baru.
Dilansir dari CarNewsChina, penjualan BYD mencapai 4.550.036 unit. Angka tersebut 7,1 persen lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu yang berada di level 4.250.370 unit.

Meski tumbuh, terlihat adanya perlambatan permintaan, terutama jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2021 dan 2022 yang sempat mencapai lebih dari 200 persen.

Mobil dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) masih menjadi tulang punggung perusahaan. Sepanjang 2025, BYD melepas sedikitnya 2.288.709 unit PHEV.

Tidak Semua Varian BYD Atto 1 Harganya Naik, Simak Detailnya
Photo: KatadataOTO

Namun, jumlah tersebut sebenarnya mengalami penurunan 7,9 persen dibandingkan pencapaian pada 2024.

Meski demikian, penjualan mobil listrik BYD justru tumbuh signifikan. Sepanjang 2025, mereka melepas 2.254.714 unit kendaraan listrik murni atau naik 27,9 persen.

Berkat capaian tersebut, penjualan mobil listrik BYD menguasai 49,6 persen dari total penjualan perusahaan pada 2025, sementara PHEV menyumbang 50,4 persen. Padahal pada 2024, EV hanya berkontribusi sebesar 41,5 persen terhadap total penjualan perusahaan.

Sebagai catatan tambahan, penjualan BYD di luar negeri juga mengalami pertumbuhan cukup besar. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil melampaui 1 juta unit penjualan di luar China.

Sedikitnya 1.046.083 unit kendaraan berhasil terjual, atau naik 150,7 persen dibandingkan 2024. Lonjakan ini menjadi kunci pertumbuhan BYD di tengah tekanan permintaan di pasar domestik.

Desember 2025 Jadi Batu Sandungan

Perlu diketahui, pada Desember 2025 penjualan BYD mengalami koreksi yang cukup dalam. Total mobil terjual pada bulan tersebut hanya 414.784 unit, turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara jika dibandingkan dengan November 2025, penjualan juga turun 12,7 persen.

Dari jumlah tersebut, penjualan mobil listrik mencapai 190.712 unit di seluruh dunia. Angka ini turun 8,2 persen dibandingkan Desember 2024.

Sementara itu, penjualan PHEV tercatat sebanyak 224.072 unit, terkoreksi 25,7 persen dibandingkan Desember 2024. Tren penurunan PHEV ini telah berlangsung sembilan bulan berturut-turut sejak April 2025.

BYD Atto 1
Photo: KatadataOTO

Meski demikian, kinerja pasar global masih tetap kuat dengan penjualan luar negeri sebesar 133.172 unit, atau melonjak 133 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jika digabung dengan kendaraan komersial dan bus, total penjualan BYD pada Desember 2025 mencapai 420.398 unit.


Terkini

news
GIICOMVEC

GIICOMVEC Resmi Dibuka, Gairahkan Pasar Kendaraan Niaga

GIICOMVEC 2026 diramaikan oleh 14 merek kendaraan niaga dan 35 industri pendukung, berlangsung 8-11 April 2026

mobil
Toyota

Presiden TMMIN Raih Predikat Green Leadership Utama CEO

Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota

news
Harga BBM

Purbaya Pastikan Harga BBM Pertalite Tak Naik Sampai Akhir 2026

Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan

mobil
Chery Arta Serpong

Diler Chery Arta Serpong Dibuka, Tempati Bekas Outlet Honda

Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 8 April 2026, Ada GIICOMVEC di Kemayoran

GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta

motor
Motor Listrik

Fakta MBG Boyong Puluhan Ribu Motor Listrik, Buat Kepala SPPG

Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG

mobil
PHEV

Alasan Mobil PHEV Belum Banyak Dilirik Konsumen Tanah Air

Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap

news
GWM Tank 500 Diesel

GWM Ungkap Daya Tarik Mobil Diesel yang Kalahkan Penjualan Hybrid

Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia