Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Platform jual beli mobil daring Seva prediksi penjualan mobil alami kenaikan jelang lebaran, ditopang LCGC
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Momentum lebaran seringkali menjadi waktu yang dianggap tepat bagi masyarakat membeli kendaraan baru. Selain untuk kebutuhan mudik, ada sejumlah promo ditawarkan selama bulan Ramadan.
Salah satu layanan jual beli dan kredit mobil, Seva memaparkan bahwa jika melihat capaian tahun lalu, angka penjualan mobil memang mengalami kenaikan menjelang lebaran.
Sehingga di tengah beragam tantangan dunia otomotif, pihak Seva mengandalkan momentum tersebut buat mendongkrak angka penjualan kendaraan roda empat.
“Di bulan-bulan menjelang lebaran itu, kira-kira mungkin kalau tahun lalu (naik) sekitar 12 persen sampai 14 persen,” kata David Thamrin, Product and Growth Division Head Seva saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dia meyakini trennya akan cenderung naik mendekati lebaran. Sedangkan model yang menjadi pilihan juga diyakini masih sama, mayoritasnya adalah LCGC (low cost green car).
“Konsumen budget conscious (berhati-hati dengan pengeluaran), saat ini. Pasti pertimbangannya beli mobil yang hemat, terjangkau,” ungkap David.
LCGC bisa dikategorikan sebagai kendaraan roda empat termurah dibandingkan model lainnya di pasaran.
Bahkan ada pilihan berkonfigurasi tiga baris atau 7-seater dengan harga di bawah Rp 200 jutaan, dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat khususnya yang akan mudik bersama keluarga.
“Karena memang kan first car buyer kalau di Seva sebenarnya. Jadi balik lagi ke Sigra, Calya, Ayla dan Agya,” kata David.
Daya beli yang masih lemah dipengaruhi oleh berbagai hal seperti kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Oleh karena itu masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian kendaraan, beberapa cenderung beralih ke mobil bekas.
Kita sama-sama tahu ekonomi masih cukup menantang. Itu mereka (konsumen) larinya ke mobil bekas,” kata David.
Hanya saja dia masih belum bisa menjelaskan secara rinci persentase kenaikannya. Sebab menurut David, Seva bisa dibilang merupakan pendatang baru di ranah mobil bekas.
Namun pihaknya melihat ada peluang kenaikan di industri mobil bekas di Indonesia khususnya di 2025. Apalagi sekarang pembelian dapat dilakukan dengan mudah dan banderol jauh lebih bervariasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan