BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi
28 Juni 2026, 09:00 WIB
Platform jual beli mobil daring Seva prediksi penjualan mobil alami kenaikan jelang lebaran, ditopang LCGC
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Momentum lebaran seringkali menjadi waktu yang dianggap tepat bagi masyarakat membeli kendaraan baru. Selain untuk kebutuhan mudik, ada sejumlah promo ditawarkan selama bulan Ramadan.
Salah satu layanan jual beli dan kredit mobil, Seva memaparkan bahwa jika melihat capaian tahun lalu, angka penjualan mobil memang mengalami kenaikan menjelang lebaran.
Sehingga di tengah beragam tantangan dunia otomotif, pihak Seva mengandalkan momentum tersebut buat mendongkrak angka penjualan kendaraan roda empat.
“Di bulan-bulan menjelang lebaran itu, kira-kira mungkin kalau tahun lalu (naik) sekitar 12 persen sampai 14 persen,” kata David Thamrin, Product and Growth Division Head Seva saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dia meyakini trennya akan cenderung naik mendekati lebaran. Sedangkan model yang menjadi pilihan juga diyakini masih sama, mayoritasnya adalah LCGC (low cost green car).
“Konsumen budget conscious (berhati-hati dengan pengeluaran), saat ini. Pasti pertimbangannya beli mobil yang hemat, terjangkau,” ungkap David.
LCGC bisa dikategorikan sebagai kendaraan roda empat termurah dibandingkan model lainnya di pasaran.
Bahkan ada pilihan berkonfigurasi tiga baris atau 7-seater dengan harga di bawah Rp 200 jutaan, dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat khususnya yang akan mudik bersama keluarga.
“Karena memang kan first car buyer kalau di Seva sebenarnya. Jadi balik lagi ke Sigra, Calya, Ayla dan Agya,” kata David.
Daya beli yang masih lemah dipengaruhi oleh berbagai hal seperti kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Oleh karena itu masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian kendaraan, beberapa cenderung beralih ke mobil bekas.
Kita sama-sama tahu ekonomi masih cukup menantang. Itu mereka (konsumen) larinya ke mobil bekas,” kata David.
Hanya saja dia masih belum bisa menjelaskan secara rinci persentase kenaikannya. Sebab menurut David, Seva bisa dibilang merupakan pendatang baru di ranah mobil bekas.
Namun pihaknya melihat ada peluang kenaikan di industri mobil bekas di Indonesia khususnya di 2025. Apalagi sekarang pembelian dapat dilakukan dengan mudah dan banderol jauh lebih bervariasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Juni 2026, 09:00 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin