Penjualan Mobil Diprediksi Naik Jelang Lebaran, LCGC Jadi Pilihan

Platform jual beli mobil daring Seva prediksi penjualan mobil alami kenaikan jelang lebaran, ditopang LCGC

Penjualan Mobil Diprediksi Naik Jelang Lebaran, LCGC Jadi Pilihan

KatadataOTO – Momentum lebaran seringkali menjadi waktu yang dianggap tepat bagi masyarakat membeli kendaraan baru. Selain untuk kebutuhan mudik, ada sejumlah promo ditawarkan selama bulan Ramadan.

Salah satu layanan jual beli dan kredit mobil, Seva memaparkan bahwa jika melihat capaian tahun lalu, angka penjualan mobil memang mengalami kenaikan menjelang lebaran.

Sehingga di tengah beragam tantangan dunia otomotif, pihak Seva mengandalkan momentum tersebut buat mendongkrak angka penjualan kendaraan roda empat.

“Di bulan-bulan menjelang lebaran itu, kira-kira mungkin kalau tahun lalu (naik) sekitar 12 persen sampai 14 persen,” kata David Thamrin, Product and Growth Division Head Seva saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

SPK Toyota di IIMS 2025 Lampaui Perolehan 2024, Zenix Laris Manis
Photo : TAM

Dia meyakini trennya akan cenderung naik mendekati lebaran. Sedangkan model yang menjadi pilihan juga diyakini masih sama, mayoritasnya adalah LCGC (low cost green car).

“Konsumen budget conscious (berhati-hati dengan pengeluaran), saat ini. Pasti pertimbangannya beli mobil yang hemat, terjangkau,” ungkap David.

LCGC bisa dikategorikan sebagai kendaraan roda empat termurah dibandingkan model lainnya di pasaran.

Bahkan ada pilihan berkonfigurasi tiga baris atau 7-seater dengan harga di bawah Rp 200 jutaan, dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat khususnya yang akan mudik bersama keluarga.

“Karena memang kan first car buyer kalau di Seva sebenarnya. Jadi balik lagi ke Sigra, Calya, Ayla dan Agya,” kata David.

Daya beli yang masih lemah dipengaruhi oleh berbagai hal seperti kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Oleh karena itu masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian kendaraan, beberapa cenderung beralih ke mobil bekas.

SEVA
Photo : Istimewa

Kita sama-sama tahu ekonomi masih cukup menantang. Itu mereka (konsumen) larinya ke mobil bekas,” kata David.

Hanya saja dia masih belum bisa menjelaskan secara rinci persentase kenaikannya. Sebab menurut David, Seva bisa dibilang merupakan pendatang baru di ranah mobil bekas.

Namun pihaknya melihat ada peluang kenaikan di industri mobil bekas di Indonesia khususnya di 2025. Apalagi sekarang pembelian dapat dilakukan dengan mudah dan banderol jauh lebih bervariasi.


Terkini

mobil
Koleksi Kendaraan Reza Arap

Koleksi Kendaraan Reza Arap, Vespa Lawas sampai Toyota FT 86

Toyota FT 86, Vespa Corsa 125 sampai Toyota Alphard jadi tiga dari sekian koleksi kendaraan Reza Arap

news
Harga BBM

Harga BBM Shell sampai Vivo Serempak Turun di Februari 2026

Shell, BP AKR sampai Vivo menurunkan harga BBM untuk periode Februari 2026 dengan besaran yang berbeda

mobil
Toyota

Penurunan Penjualan di Indonesia Dapat Perhatian Toyota Jepang

Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan

mobil
Penjualan Toyota

Toyota Jadi Pabrikan Terlaris di Dunia 2025, Pecahkan Rekor Baru

Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen

mobil
Tesla

Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot

Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot

news
Harga BBM Pertamina

Harga BBM Pertamina Februari 2026, Pertamax Turun Jelang Ramadan

Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi

mobil
MG

MG Belum Minat Bawa Mobil Listrik Murah ke Tanah Air

Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia

mobil
Penjualan Mobil

Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil di 2026 Capai 850.000 Unit

Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026