Koleksi Kendaraan Ahmad Sahroni, Nilainya Capai Rp 38,132 Miliar
31 Agustus 2025, 11:00 WIB
Platform jual beli mobil daring Seva prediksi penjualan mobil alami kenaikan jelang lebaran, ditopang LCGC
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Momentum lebaran seringkali menjadi waktu yang dianggap tepat bagi masyarakat membeli kendaraan baru. Selain untuk kebutuhan mudik, ada sejumlah promo ditawarkan selama bulan Ramadan.
Salah satu layanan jual beli dan kredit mobil, Seva memaparkan bahwa jika melihat capaian tahun lalu, angka penjualan mobil memang mengalami kenaikan menjelang lebaran.
Sehingga di tengah beragam tantangan dunia otomotif, pihak Seva mengandalkan momentum tersebut buat mendongkrak angka penjualan kendaraan roda empat.
“Di bulan-bulan menjelang lebaran itu, kira-kira mungkin kalau tahun lalu (naik) sekitar 12 persen sampai 14 persen,” kata David Thamrin, Product and Growth Division Head Seva saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dia meyakini trennya akan cenderung naik mendekati lebaran. Sedangkan model yang menjadi pilihan juga diyakini masih sama, mayoritasnya adalah LCGC (low cost green car).
“Konsumen budget conscious (berhati-hati dengan pengeluaran), saat ini. Pasti pertimbangannya beli mobil yang hemat, terjangkau,” ungkap David.
LCGC bisa dikategorikan sebagai kendaraan roda empat termurah dibandingkan model lainnya di pasaran.
Bahkan ada pilihan berkonfigurasi tiga baris atau 7-seater dengan harga di bawah Rp 200 jutaan, dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat khususnya yang akan mudik bersama keluarga.
“Karena memang kan first car buyer kalau di Seva sebenarnya. Jadi balik lagi ke Sigra, Calya, Ayla dan Agya,” kata David.
Daya beli yang masih lemah dipengaruhi oleh berbagai hal seperti kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Oleh karena itu masyarakat lebih berhati-hati dalam melakukan pembelian kendaraan, beberapa cenderung beralih ke mobil bekas.
Kita sama-sama tahu ekonomi masih cukup menantang. Itu mereka (konsumen) larinya ke mobil bekas,” kata David.
Hanya saja dia masih belum bisa menjelaskan secara rinci persentase kenaikannya. Sebab menurut David, Seva bisa dibilang merupakan pendatang baru di ranah mobil bekas.
Namun pihaknya melihat ada peluang kenaikan di industri mobil bekas di Indonesia khususnya di 2025. Apalagi sekarang pembelian dapat dilakukan dengan mudah dan banderol jauh lebih bervariasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2025, 11:00 WIB
30 Agustus 2025, 09:00 WIB
26 Agustus 2025, 21:00 WIB
23 Agustus 2025, 20:27 WIB
22 Agustus 2025, 18:00 WIB
Terkini
31 Agustus 2025, 13:00 WIB
Cara klaim asuransi bila mobil menjadi korban kerusuhan sebenarnya tidak banyak berbeda bila dibandingkan kecelakaan
31 Agustus 2025, 11:00 WIB
Nilai koleksi kendaraan Ahmad Sahroni yang rumahnya menjadi sasaran amuk massa mencapai Rp 38,132 miliar
31 Agustus 2025, 09:00 WIB
Denza D9 di negara asalnya mendapatkan tambahan varian PHEV, sedangkan versi BEV-nya diberikan pembaruan
31 Agustus 2025, 06:59 WIB
Yamaha menilai demo yang masih berlangsung sampai hari ini bisa mempengaruhi daya beli masyarakat Indonesia
30 Agustus 2025, 22:00 WIB
Asuransi bisa tolak klaim mobil korban kerusuhan yang terjadi di sejumlah daerah beberapa hari terakhir
30 Agustus 2025, 21:00 WIB
BAIC menghadirkan jajaran produk unggulannya di ajang GIIAS Surabaya 2025 dan memberikan penawaran khusus
30 Agustus 2025, 19:16 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Batam, melibat truk crane, mobil dan tiga motor menyebabkan satu orang meninggal
30 Agustus 2025, 17:00 WIB
Sepanjang Juli 2025 data Gaikindo menunjukkan angka impor mobil tembus 15.091 unit, tertinggi tahun ini