Penjualan Mobil Bekas di 2025 Turun Meski Stok Melimpah

Penurunan penjualan mobil bekas di 2025 disebabkan oleh beragam faktor, termasuk ketatnya aturan kredit kendaraan

Penjualan Mobil Bekas di 2025 Turun Meski Stok Melimpah

KatadataOTO – 2025 tidak hanya menjadi tahun yang sulit buat pabrikan mobil baru tapi juga pedagang kendaraan bekas. Pasalnya pasar kendaraan seken pun mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil baru Januari sampai September 2025 turun 11 persen dari periode serupa 2024. Situasi ini disebabkan pelemahan daya beli hingga ketatnya persyaratan kredit.

Sementara untuk permintaan mobil bekas juga mengalami penurunan sebesar 5 persen pada Januari hingga September 2025. Hal ini terlihat dari tren pencarian di aplikasi OLX.

“Tahun 2025 merupakan tahun penuh tantangan. Mobil baru mengalami penurunan penjualan, sementara mobil bekas ikut terimbas karena daya beli dan approval kredit yang makin ketat,” ungkap Agung Iskandar, Direktur OLX Indonesia.

Menariknya, di tengah lesunya penjualan mobil, jumlah kendaraan yang ditawarkan malah naik 2 persen. Hal ini menandakan semakin banyak masyarakat melepas mobilnya namun minat beli menurun.

Daihatsu Sigra bekas
Photo : Istimewa

“Makin banyak orang ingin menjual mobilnya tapi yang mau beli justru turun. Salah satu faktornya karena DP minimum dan bunga kredit tahun ini lebih tinggi dibanding 2024,” jelasnya.

Ia juga mengungkap adanya pertumbuhan pendapatan rumah tangga jauh lebih kecil ketimbang kenaikan harga mobil. Situasi itu dinilai menjadi salah satu faktor turunnya penjualan.

“Sejak 2019, pendapatan rumah tangga hanya naik sekitar 7,2 persen sementara harga mobil baik baru maupun bekas tumbuh lebih dari 20 persen. Jadi, wajar kalau keputusan membeli mobil kini lebih konservatif,” tambahnya.

Walau penuh tekanan, dirinya menilai penjualan mobil bekas tetap memiliki potensi besar di jangka menengah. Terlebih bila harga kendaraan baru terus meningkat.

“Mobil bekas tetap jadi solusi rasional bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan dengan harga lebih terjangkau,” tegasnya.

Mobil Elektrifikasi Mulai Diminati

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid bekas
Photo : OLX Autos

Ia mengungkap meski MPV dan SUV mendominasi, mobil listrik serta hybrid mulai mengisi pasar. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah relatif kecil.

“Di pasar mobil bekas, penetrasi hybrid naik dari 0,9 persen ke 1,8 persen, sedangkan EV naik dari 0,6 persen ke 1,1 persen. Kenaikan ini didominasi wilayah perkotaan seperti Jakarta, Bandung hingga Surabaya,” tutur Agung.

Toyota dan Honda pun disebut masih menjadi merek dengan penjualan mobil bekas terbanyak di OLX. Jumlah itu disusul oleh Suzuki serta Daihatsu.


Terkini

mobil
Wuling Almaz Darion

Wuling Almaz Darion Makin Dekat ke Indonesia, Desainnya Terdaftar

Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560

mobil
Mobil Listrik

Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal

GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Rancang Aturan Baru soal Keamanan Baterai Mobil Listrik

Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak

news
Bus Damri

Manuver Berbahaya Dua Bus Damri di Jalan Tol, Sopir Diberi Sanksi

Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain

mobil
Mobil Bekas

Tren Mobil Bekas di 2026, MPV dan LCGC Tetap Jadi Favorit

Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan

news
Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Bantuan yang Diperlukan Buat Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025

mobil
Mobil Listrik

Tren Mobil Listrik 2026: Harga Tetap Jadi Pertimbangan Utama

Harga kompetitif dan desain eksterior boxy bakal jadi faktor penting buat konsumen mobil listrik di 2026

motor
Motor Bebek

Harga Motor Bebek di Penghujung 2025, Termurah Rp 14 Juta

Terdapat banyak pilihan produk pada segmen motor bebek, seperti contoh TVS LX100 dengan banderol kompetitif