Penjualan Mobil Baru Masih Lesu, Menperin Berharap Segera Bangkit

Agus Gumiwang, Menperin berharap penjualan mobil baru di Indonesia dapat segera bangkit dalam waktu cepat

Penjualan Mobil Baru Masih Lesu, Menperin Berharap Segera Bangkit

KatadataOTOPenjualan mobil baru di Indonesia masih belum menunjukan hasil positif di awal 2025. Pemerintah pun buka suara mengenai kondisi tersebut.

Menurut Menperin (Menteri Perindustrian), terdapat sejumlah penyebab yang membuat industri otomotif cukup lesu di Januari lalu.

“Dari banyak faktor kami melihat ada kaitannya dengan penurunan daya beli masyarakat,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin saat peresmian pabrik Daihatsu di Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Lalu Agus menilai tantangan ekonomi global turut menyebabkan penjualan mobil baru belum bisa bangkit di Januari 2025.

Harga Terus Naik, Penjualan Mobil 2025 Diprediksi Masih Merangkak
Photo : KatadataOTO

Sehingga dia berharap para produsen bisa melakukan inovasi. Terutama dalam mengembangkan produk baru yang berorientasi kepada konsumen serta lingkungan.

Agus menyampaikan bahwa hal tersebut juga harus dibarengi dengan dukungan pemerintah yang berkelanjutan.

“Kami ingin ada perhatian terhadap pengembangan inovasi hijau berwawasan lingkungan. Diharapkan agar pasar Indonesia bisa bangkit dalam waktu sesingkat-singkatnya,” lanjut Agus.

Dia pun menuturkan kalau Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri sudah menyediakan paket stimulus, buat pembelian kendaraan roda empat anyar.

Kebijakan di atas membuat masyarakat yang membeli mobil listrik serta hybrid mendapatkan potongan pajak di tahun ini.

Di luar itu, Agus turut memberi beberapa saran yang bisa dilakukan para manufaktur. Seperti melakukan penyesuaian banderol.

“Kita berharap ada kebijakan-kebijakan baru (dari pabrik). Misalnya, ini bukan arahan ya, sacrifice margin atau menurunkan harga jual mobil (baru),” tegas Agus.

Menperin pun menilai bahwa kombinasi insentif dari pemerintah serta penurunan harga dapat membuat masyarakat mau membelanjakan uangnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data milik Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) pada Januari 2025 pengiriman dari pabrik ke diler (Wholesales) hanya 61.843 unit.

Angka di atas terkoreksi sebesar 11,3 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut catatan, di Januari 2024 ada 69.758 unit.

BMW Group Klaim Berhasil Dominasi Penjualan Mobil Premium di 2024
Photo : KatadataOTO

Sementara untuk retail sales mengalami nasib tak jauh berbeda. Turun 18,6 persen dari 78.437 unit menjadi 63.858 unit.

Sedangkan buat wholesales sepanjang 2024 juga anjlok 13,9 persen secara YoY (Year on Year) jika dibandingkan dengan periode 2023, dari 1.005.802 unit ke angka 865.723 unit.

Terakhir retail sales pada Januari sampai Desember 2024 hanya 889.680 unit. Turun 10,9 persen dari tahun sebelumnya, yakni 998.059 unit.


Terkini

motor
TVS Callisto 125

TVS Callisto 125 Punya Dua Warna Baru di 2026

Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada

mobil
Mobil Listrik

Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020

Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina

news
Pelat nomor cantik

Cek Biaya Pembuatan Pelat Nomor Cantik Terbaru 2026

Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan

news
Ganjil Genap Puncak

Ada Libur Israj Miraj, Ganjil Genap Puncak Bogor Diberlakukan

Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak

mobil
Honda

Honda Klaim Jaga Stok di 2025 Hingga Wholesales Turun Drastis

Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam

mobil
Penjualan Honda

Penjualan Honda 2025 Turun Hingga 30 Persen, Ini Penyebabnya

Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif

mobil
Hyundai

Hyundai Siap Sukseskan Kompetisi ASEAN Cup, Ada Timnas Indonesia

Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang

otosport
Aprilia

Aprilia Perlihatkan Motor Baru Jorge Martin dan Marco Bezzecchi

Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin