MG S5 EV Bakal Meluncur Tahun Depan, Langsung Produksi Lokal

MG S5 EV siap meluncur kuartal pertama 2026 disusul oleh sejumlah model lain untuk garap pasar Tanah Air

MG S5 EV Bakal Meluncur Tahun Depan, Langsung Produksi Lokal

KatadataOTO – Menyambut 2026, MG berkomitmen untuk meluncurkan lebih banyak pilihan kendaraan. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya bakal ada empat model baru yang dibawa ke Tanah Air.

Kehadiran model tersebut diharapkan bisa mendorong penjualan mereka di Indonesia. Terlebih masing-masing bakal diproduksi secara lokal sehingga harganya diharapkan bisa tetap kompetitif.

“Sejauh ini kami mempersiapkan lebih dari empat model untuk diluncurkan. Salah satunya adalah MG S5 EV yang sudah diperkenalkan pada GIIAS 2025,” ungkap Hary Kurniawan, Head of Marketing MG Motor Indonesia di Jakarta (17/12).

Model tersebut bakal diluncurkan pada kuartal pertama 2026 dengan TKDN mencapai 40 persen. Jumlah itu diklaim bakal terus bertambah seiring pengembangan yang mereka lakukan di masa depan.

Promo Pembelian MG di GJAW 2025, DP Rendah Mulai Rp 15 Jutaan
Photo: MG

Selain mobil listrik, ia menegaskan bakal membawa model lain dengan beragam teknologi penggerak. Mulai dari ICE hingga hybrid untuk dijadikan opsi bagi masyarakat.

“Sementara untuk pabriknya sendiri, kami akan optimalkan yang sudah ada. Kapasitas produksinya mencapai 50.000 per tahun,” ungkapnya kemudian.

Perlu diketahui bahwa MG S5 EV sebenarnya sudah diperkenalkan di Indonesia pada ajang GIIAS 2025. Model tersebut hadir dengan tampilan lebih sederhana dibanding opsi lain meski tetap menarik.

Mobil ini memiliki panjang 4.476 mm, lebar 1.849 mm, tinggi 1.633 mm dan wheelbase  2.730 mm. Dimensi ini cukup ringkas serta cocok buat hadir di jalanan Indonesia yang cenderung kecil.

Beragam fitur menarik pun sudah disematkan seperti Automatic Climate Control with Rear Vents, Rain Sensing Wipers, keyless entry hingga fungsi V2L (Vehicle to Load)

Sementara sektor hiburannya ditunjang infotainment screen 12,8 inci, speaker di enam titik serta konektivitas bluetooth dan Apple CarPlay maupun Android Auto.

MG S5 EV akan hadir dalam dua pilihan baterai 50 kWh dan 64 kWh. Untuk opsi tertinggi, jarak tempuhnya bisa mencapai 500 km.

Fitur keselamatan MG
Photo: Istimewa

Beragam fitur keselamatan juga sudah disematkan untuk melindungi pengemudi dan penumpang. Mulai dari Blind Spot Monitoring, Rear Cross Traffic Alert serta Traffic Sign Recognition.

Tak hanya itu, mobil sudah dijejali teknologi MG Pilot. Di dalamnya terdapat fitur unggulan seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Lane Departure Warning, hingga Automatic Emergency Braking (AEB) dengan deteksi pejalan kaki dan pesepeda.


Terkini

mobil
Chery

Chery Yakin Penjualan Mobil Tumbuh di 2026, Ini Penyebabnya

Chery menilai mobil menjadi salah satu kebutuhan utama konsumen Indonesia, bakal bantu dorong pasar di 2026

mobil
MG S5 EV

MG S5 EV Diperkenalkan, Siap Debut di IIMS 2026

Kehadiran MG S5 EV memanaskan persaingan pasar mobil listrik Indonesia, menawarkan sejumlah kelebihan

otosport
Valentino Rossi

Valentino Rossi Turun Gunung, Sebut Mandalika Berkarakter

Valentino Rossi beraksi di Sirkuit Mandalika bersama Morbidelli dan Digiannantonio dalam beberapa hari

mobil
Ford

Diler Baru Ford PIK 2 Dibuka, Jangkau Lebih Banyak Konsumen

Ford PIK 2 resmi dibuka, perluas jaringan outlet guna memudahkan pelanggan untuk pembelian mobil dan servis

mobil
iCar V23

Chery Bicara Nasib J6 setelah iCar V23 Debut di RI Tahun Ini

Pihak Chery meyakini kehadiran iCar V23 tidak akan menggantikan keberadaan J6 di RI, isi segmen yang berbeda

mobil
Lepas L8

Uji Coba Kemampuan Performa Lepas L8 Bermasalah

Lepas L8 mengalami masalah ketika dilakukan uji coba dengan awak media di Pusdiklantas Serpong, Tangerang

news
Ganjil Genap Puncak Bogor

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Puncak Bogor Terakhir di Januari

Agar tidak terjadi kemacetan panjang, kepolisian bakal menerapkan ganjil genap puncak Bogor di akhir pekan

mobil
Baterai Mobil Listrik

Eropa Tertinggal 20 Tahun dari Cina Soal Pengembangan Baterai EV

Kesenjangan yang ada membuat para produsen baterai asal Cina menggempur pasar Eropa dalam beberapa waktu