Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Per Oktober 2023 angka masih di kisaran 800 ribu dari target 960 ribu, penjualan mobil 2023 masih stagnan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Industri otomotif mengalami perbaikan pasca pandemi ditandai dengan angka penjualan kendaraan roda empat mencapai 1 juta unit di 2022. Namun nampaknya mengalami penurunan menjelang akhir 2023.
Mengutip data lebih rinci dari Gaikindo pada Senin (11/12), dari Januari sampai Oktober jumlah penjualan mobil 2023 secara wholesales (pabrik ke diler) ada di 836.048. Sedangkan pada periode sama di 2022 yakni 851.411.
Diketahui daya beli masyarakat setelah pandemi sudah mulai naik dan sempat terus mengalami peningkatan. Pihak Gaikindo sempat memprediksi pertumbuhan di 2023 tidak akan berbeda jauh dari tahun sebelumnya.
Salah satu faktor penyebab penurunan penjualan mobil 2023 yakni suku bunga dolar Amerika Serikat yang terus meningkat terkhusus pada September – Oktober 2023.
Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyebut selain suku bunga ketatnya persyaratan kredit juga jadi kendala. Namun pihaknya masih optimis bisa menyamai capaian 2022.
“Mudah-mudahan bisa sampai di 1 juta ya. Karena sampai dengan November kemarin sudah 920 ribuan (wholesales),” ucap Kukuh saat dihubungi KatadataOTO, Senin (11/12).
Ia menjelaskan bahwa saat ini mayoritas pembeli kendaraan roda empat memang masih pilih transaksi secara kredit.
“70 sampai 80 persen orang beli mobil kan pakai kredit. Nah kalau kredit syaratnya berat atau diperketat sedikit mengurangi pembelian kendaraan bermotor roda empat,” tegas Kukuh.
Sebelumnya pihak Gaikindo menyebut bahwa iklim pembelanjaan di sektor otomotif masih relatif tinggi. Sehingga target di 975 ribu unit diharapkan masih bisa tercapai.
Hanya saja memang perlu jadi perhatian karena kondisi perekonomian dunia bisa dibilang belum stabil. Namun Indonesia memiliki pergerakan ekonomi cenderung positif.
Sebagai gambaran penjualan mobil domestik sepanjang 2022 sudah tembus 1 juta unit. Pencapaian tersebut bisa didapat karena tingginya penjualan akhir tahun.
Ditambah adanya beragam pameran otomotif juga diklaim berkontribusi mendorong minat beli masyarakat. Kemudian semakin banyak model hadir diharapkan bisa menambah pilihan buat calon konsumen sesuai kebutuhan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif