Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Penjualan kendaraan listrik Asia Tenggara dikuasai oleh merek asal China yang mulai gerogoti produk Jepang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan kendaraan listrik Asia Tenggara tengah mengalami pertumbuhan signifikan. BYD asal China serta VinFast dari Vietnam disebut telah berhasil menggerogoti mobil kovensional yang didominasi Jepang dan Korea.
Dalam laporan yang ditulis Counterpoint Research, penjualan kendaraan listrik di Asia Tenggara pada kuartal pertama 2024 telah meningkat dua kali lipat dibanding periode serupa tahun lalu. Sementara untuk mobil bermesin pembakaran internal justru turun 7 persen.
“Produsen mobil Jepang dan Korea Selatan masih mendominasi penjualan kendaraan konvensional namun tertinggal dalam adopsi Electric Vehicle. Pabrikan China pun langsung mengisi celah tersebut,” ungkap Abhik Mukherjee, Analis Counterpoint dilansir dari Reuters.
Tak tanggung-tanggung, 70 persen penjualan mobil listrik di Asia Tenggara bahkan sudah dikuasai merek China. Dari jumlah itu, BYD dicap sebagai pemimpin pasar dengan permintaan terbesar.
Cepatnya pertumbuhan kendaraan listrik di Asia Tenggara tidak lepas dari pengaruh Thailand. Sejumlah kemudahan sudah diberikan dan langsung dimanfaatkan oleh pabrikan asal China untuk berinvestasi.
Thailand pun bahkan berhasil menyumbang 55 persen dari seluruh penjualan kendaraan listrik Asia Tenggara pada kuartal pertama 2024. Segmen ini juga tercatat tumbuh 44 persen dibanding tahun lalu.
“Vietnam juga mengalami pertumbuhan yang mengesankan. Penjualan Battery Electric Vehicle meningkat lebih dari 400 persen dan berkontribusi terhadap hampir 17 persen permintaan regional,” tambah Abhik.
Tingginya peningkatan pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara tidak lepas dari kemudahan yang diberikan oleh masing-masing negara. Thailand bahkan sudah memberi kemudahan sejak beberapa tahun lalu sehingga pasarnya sudah sangat terbentuk.
Sementara itu Indonesia juga sudah memberikan beragam insentif untuk menarik para investor. Hasilnya pun cukup baik karena beberapa pabrikan sudah berkomitmen mendirikan pabrik di Tanah Air.
Salah satunya adalah BYD yang saat ini menjadi pabrikan mobil listrik terlaris di Asia Tenggara. Perusahaan tersebut telah siap menggelontorkan dana sebesar Rp 16 triliun untuk membuat fasilitas produksi.
Nantinya hasil produksi akan digunakan untuk memenuhi pasar domestik dan internasional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 13:00 WIB
Freelander, submerek SUV premium dari Chery Group akan hadir sebagai merek independen di Indonesia pada 2027
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas agar perjalanan warga tidak terganggu selama demo hari ini
20 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kiandra Ramadhipa berhasil mengharumkan Indonesia di putaran final FIM Moto3 Junior World Championship 2026,
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit