iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Penjualan kendaraan listrik Asia Tenggara dikuasai oleh merek asal China yang mulai gerogoti produk Jepang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan kendaraan listrik Asia Tenggara tengah mengalami pertumbuhan signifikan. BYD asal China serta VinFast dari Vietnam disebut telah berhasil menggerogoti mobil kovensional yang didominasi Jepang dan Korea.
Dalam laporan yang ditulis Counterpoint Research, penjualan kendaraan listrik di Asia Tenggara pada kuartal pertama 2024 telah meningkat dua kali lipat dibanding periode serupa tahun lalu. Sementara untuk mobil bermesin pembakaran internal justru turun 7 persen.
“Produsen mobil Jepang dan Korea Selatan masih mendominasi penjualan kendaraan konvensional namun tertinggal dalam adopsi Electric Vehicle. Pabrikan China pun langsung mengisi celah tersebut,” ungkap Abhik Mukherjee, Analis Counterpoint dilansir dari Reuters.
Tak tanggung-tanggung, 70 persen penjualan mobil listrik di Asia Tenggara bahkan sudah dikuasai merek China. Dari jumlah itu, BYD dicap sebagai pemimpin pasar dengan permintaan terbesar.
Cepatnya pertumbuhan kendaraan listrik di Asia Tenggara tidak lepas dari pengaruh Thailand. Sejumlah kemudahan sudah diberikan dan langsung dimanfaatkan oleh pabrikan asal China untuk berinvestasi.
Thailand pun bahkan berhasil menyumbang 55 persen dari seluruh penjualan kendaraan listrik Asia Tenggara pada kuartal pertama 2024. Segmen ini juga tercatat tumbuh 44 persen dibanding tahun lalu.
“Vietnam juga mengalami pertumbuhan yang mengesankan. Penjualan Battery Electric Vehicle meningkat lebih dari 400 persen dan berkontribusi terhadap hampir 17 persen permintaan regional,” tambah Abhik.
Tingginya peningkatan pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara tidak lepas dari kemudahan yang diberikan oleh masing-masing negara. Thailand bahkan sudah memberi kemudahan sejak beberapa tahun lalu sehingga pasarnya sudah sangat terbentuk.
Sementara itu Indonesia juga sudah memberikan beragam insentif untuk menarik para investor. Hasilnya pun cukup baik karena beberapa pabrikan sudah berkomitmen mendirikan pabrik di Tanah Air.
Salah satunya adalah BYD yang saat ini menjadi pabrikan mobil listrik terlaris di Asia Tenggara. Perusahaan tersebut telah siap menggelontorkan dana sebesar Rp 16 triliun untuk membuat fasilitas produksi.
Nantinya hasil produksi akan digunakan untuk memenuhi pasar domestik dan internasional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda