Honda Jazz Facelift Bangkit di Cina, Tampilan Jadi Lebih Segar
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Penjualan Honda Agustus 2024 naik 10 persen dibandingkan bulan lalu berkat dukungan dari mobil SUV dan LCGC
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Honda Agustus 2024 berhasil mencatatkan hasil positif. Pada periode tersebut pabrikan berhasil melepas 8.515 unit kendaraan atau mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibanding bulan sebelumnya yang hanya 7.709 unit.
Dari jumlah itu SUV Honda seperti HR-V, BR-V dan WR-V mengalami pertumbuhan cukup besar.
“Kami bersyukur sejumlah model seperti Honda Brio dan HR-V terus diminati konsumen. Diharapkan tren positif ini akan terus berlanjut didukung oleh berbagai pameran otomotif di beberapa daerah di Indonesia,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM.
Berdasarkan laporan resmi, HR-V berhasil terjual sebanyak 1.523 unit atau naik 28 persen dari bulan sebelumnya yang cuma 1.186 unit.
Kemudian Honda BR-V meraih penjualan hingga 842 unit atau meningkat 46 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara Honda WR-V dikirim sebanyak 1.127 unit dan Honda CR-V sebesar 220 unit.
Namun Honda Brio masih menjadi model paling laris di Agustus 2024 dengan penjualan 4.558 unit atau menyumbang 53 persen dari total Retail Sales.
Dengan ini maka sepanjang 2024, total penjualan Honda sudah mencapai 67.905 unit. Honda pun berhak menempati peringkat tiga besar pabrikan otomotif terlaris di Tahan Air.
Meski pasar di Agustus terbilang posititf tetapi Honda tidak bisa lengah. Mereka tetap harus memperhatian perubahan agar tidak kalah bersaing dengan para kompetitor.
“Penjualan mobil di Agustus cukup stabil dan pasar juga menunjukkan tren positif. Tapi kami masih akan terus memonitor di bulan-bulan mendatang,” ungkap Yusak Billy pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Ia pun mengakui bahwa pasar September 2024 sejumlah tantangan masih harus mereka hadapi. Salah satunya adalah situasi ekonomi global dan domestik sehingga mempengaruhi daya beli serta keputusan masyarakat dalam membelanjakan uangnya.
“Tingginya suku bunga bank juga mempengaruhi sektor pembiayaan karena persyaratan kredit kendaraan menjadi lebih ketat. Dampaknya terasa pada kemampuan konsumen untuk membeli mobil,” tambahnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 09:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya