Konsumen Daihatsu di Lombok Beli LCGC Bonus Gran Max Taft Guy
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Penjualan Daihatsu Februari 2025 berhasil naik tipis dari bulan sebelumnya setelah membukukan angka 12.501 unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Daihatsu pada Februari 2025 mencatat pertumbuhan dibanding sebelumnya. Pencapaian ini diharapkan bisa terus berlangsung di bulan-bulan ke depan sehingga industri otomotif kembali normal.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, retailsales Daihatsu di Februari 2025 adalah sebesar 12.501 unit. Angka itu lebih besar dibanding pencapaian di bulan sebelumnya yaitu sebanyak 11.305 unit.
Berkat ini maka total penjualan Daihatsu dalam 2 bulan pertama di 2025 sudah mencapai 23.806 unit. Mereka pun berhasil menduduki posisi kedua pabrikan terlaris di Indonesia dengan market share sebesar 17,8 persen.
Sayangnya Daihatsu sudah tidak lagi terbuka untuk menyampaikan penjualan produknya. Mereka hanya menyampaikan tiga model terlaris yang menjadi tulang punggung selama Februari 2025.
Mereka mengungkap bahwa Daihatsu Sigra masih menjadi model paling banyak diminati oleh pelanggan. LCGC MPV tersebut berhasil dikirim ke pelanggan sebesar 7.368 unit atau berkontribusi sebesar 31 persen.
Jumlah itu meningkat signifikan dibanding bulan sebelumnya karena hanya sebesar 3.467 unit.
Sementara mobil terlaris kedua adalah Gran Max pikap yang berhasil terkirim 6.547 unit. Angka itu cukup untuk membuatnya menguasai 28 persen dari total penjualan Daihatsu.
Pencapaian tersebut tumbuh dibanding Januari 2025 karena cuma berhasil dilepas sebesar 3.155 unit.
Daihatsu Terios jadi penutup tiga besar dengan penjualan yang mencapai 2.681 unit. Model tersebut menguasai 11 persen dari total retailsales perusahaan.
“Kami bersyukur Daihatsu tetap catatkan kinerja positif hingga Februari. Kami berkomitmen untuk memberikan penawaran dan layanan terbaik kepada pelanggan, khususnya mengambil momentum menjelang Lebaran,” ujar Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation dalam keterangan resminya (12/03).
Namun di tengah peningkatan penjualan, Daihatsu juga harus menghadapi tantangan. Pasalnya mereka harus melakukan recall terhadap 15.737 unit Ayla dan Rocky akibat adanya potensi kerusakan pada sistem pengereman.
Para pemilik diminta untuk datang ke bengkel resmi guna melakukan pemeriksaan serta pemrograman ulang software ECU Engine. Pabrikan menemukan potensi malfungsi yang mungkin dapat terjadi seperti pedal rem terasa lebih berat juga keras dari biasanya.
Akibatnya jarak pengereman menjadi lebih panjang dari seharusnya sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Desember 2025, 09:00 WIB
18 Desember 2025, 16:00 WIB
17 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 15:00 WIB
16 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV