Daihatsu Ekspor Mobil CBU 13 Persen Lebih Banyak di 2025
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Daihatsu Februari 2025 berhasil naik tipis dari bulan sebelumnya setelah membukukan angka 12.501 unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Daihatsu pada Februari 2025 mencatat pertumbuhan dibanding sebelumnya. Pencapaian ini diharapkan bisa terus berlangsung di bulan-bulan ke depan sehingga industri otomotif kembali normal.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, retailsales Daihatsu di Februari 2025 adalah sebesar 12.501 unit. Angka itu lebih besar dibanding pencapaian di bulan sebelumnya yaitu sebanyak 11.305 unit.
Berkat ini maka total penjualan Daihatsu dalam 2 bulan pertama di 2025 sudah mencapai 23.806 unit. Mereka pun berhasil menduduki posisi kedua pabrikan terlaris di Indonesia dengan market share sebesar 17,8 persen.
Sayangnya Daihatsu sudah tidak lagi terbuka untuk menyampaikan penjualan produknya. Mereka hanya menyampaikan tiga model terlaris yang menjadi tulang punggung selama Februari 2025.
Mereka mengungkap bahwa Daihatsu Sigra masih menjadi model paling banyak diminati oleh pelanggan. LCGC MPV tersebut berhasil dikirim ke pelanggan sebesar 7.368 unit atau berkontribusi sebesar 31 persen.
Jumlah itu meningkat signifikan dibanding bulan sebelumnya karena hanya sebesar 3.467 unit.
Sementara mobil terlaris kedua adalah Gran Max pikap yang berhasil terkirim 6.547 unit. Angka itu cukup untuk membuatnya menguasai 28 persen dari total penjualan Daihatsu.
Pencapaian tersebut tumbuh dibanding Januari 2025 karena cuma berhasil dilepas sebesar 3.155 unit.
Daihatsu Terios jadi penutup tiga besar dengan penjualan yang mencapai 2.681 unit. Model tersebut menguasai 11 persen dari total retailsales perusahaan.
“Kami bersyukur Daihatsu tetap catatkan kinerja positif hingga Februari. Kami berkomitmen untuk memberikan penawaran dan layanan terbaik kepada pelanggan, khususnya mengambil momentum menjelang Lebaran,” ujar Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation dalam keterangan resminya (12/03).
Namun di tengah peningkatan penjualan, Daihatsu juga harus menghadapi tantangan. Pasalnya mereka harus melakukan recall terhadap 15.737 unit Ayla dan Rocky akibat adanya potensi kerusakan pada sistem pengereman.
Para pemilik diminta untuk datang ke bengkel resmi guna melakukan pemeriksaan serta pemrograman ulang software ECU Engine. Pabrikan menemukan potensi malfungsi yang mungkin dapat terjadi seperti pedal rem terasa lebih berat juga keras dari biasanya.
Akibatnya jarak pengereman menjadi lebih panjang dari seharusnya sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Februari 2026, 11:00 WIB
16 Februari 2026, 09:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
13 Februari 2026, 13:04 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
18 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM kembali menggelar mudik gratis pada Lebaran 2026 demi memberikan keamanan dan kenyamanan ke konsumen
18 Februari 2026, 06:09 WIB
Ada dispensasi di SIM keliling Jakarta yang masa berlaku SIM-nya habis saat libur Imlek, simak informasinya
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Warga di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung guna mengurus dokumen berkendara
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta pada 18 Februari 2026 dijalankan secara ketat jelang bulan puasa yang segera berlangsung
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY memastikan bahwa program zero ODOL masih berjalan sesuai rencana
17 Februari 2026, 17:00 WIB
NMAA tidak hanya sekadar memamerkan mobil modifikasi di ajang Osaka Auto Messe 2026, namun disertakan budaya