Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu Februari 2025 berhasil naik tipis dari bulan sebelumnya setelah membukukan angka 12.501 unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan Daihatsu pada Februari 2025 mencatat pertumbuhan dibanding sebelumnya. Pencapaian ini diharapkan bisa terus berlangsung di bulan-bulan ke depan sehingga industri otomotif kembali normal.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, retailsales Daihatsu di Februari 2025 adalah sebesar 12.501 unit. Angka itu lebih besar dibanding pencapaian di bulan sebelumnya yaitu sebanyak 11.305 unit.
Berkat ini maka total penjualan Daihatsu dalam 2 bulan pertama di 2025 sudah mencapai 23.806 unit. Mereka pun berhasil menduduki posisi kedua pabrikan terlaris di Indonesia dengan market share sebesar 17,8 persen.
Sayangnya Daihatsu sudah tidak lagi terbuka untuk menyampaikan penjualan produknya. Mereka hanya menyampaikan tiga model terlaris yang menjadi tulang punggung selama Februari 2025.
Mereka mengungkap bahwa Daihatsu Sigra masih menjadi model paling banyak diminati oleh pelanggan. LCGC MPV tersebut berhasil dikirim ke pelanggan sebesar 7.368 unit atau berkontribusi sebesar 31 persen.
Jumlah itu meningkat signifikan dibanding bulan sebelumnya karena hanya sebesar 3.467 unit.
Sementara mobil terlaris kedua adalah Gran Max pikap yang berhasil terkirim 6.547 unit. Angka itu cukup untuk membuatnya menguasai 28 persen dari total penjualan Daihatsu.
Pencapaian tersebut tumbuh dibanding Januari 2025 karena cuma berhasil dilepas sebesar 3.155 unit.
Daihatsu Terios jadi penutup tiga besar dengan penjualan yang mencapai 2.681 unit. Model tersebut menguasai 11 persen dari total retailsales perusahaan.
“Kami bersyukur Daihatsu tetap catatkan kinerja positif hingga Februari. Kami berkomitmen untuk memberikan penawaran dan layanan terbaik kepada pelanggan, khususnya mengambil momentum menjelang Lebaran,” ujar Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation dalam keterangan resminya (12/03).
Namun di tengah peningkatan penjualan, Daihatsu juga harus menghadapi tantangan. Pasalnya mereka harus melakukan recall terhadap 15.737 unit Ayla dan Rocky akibat adanya potensi kerusakan pada sistem pengereman.
Para pemilik diminta untuk datang ke bengkel resmi guna melakukan pemeriksaan serta pemrograman ulang software ECU Engine. Pabrikan menemukan potensi malfungsi yang mungkin dapat terjadi seperti pedal rem terasa lebih berat juga keras dari biasanya.
Akibatnya jarak pengereman menjadi lebih panjang dari seharusnya sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
Terkini
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
Program Cat Merdeka dari Penta Prima memberikan kesempatan pencinta otomotif memperbaharui tampilan kendaraan
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Pihak BYD sebut Denza hanya akan mengalami penyegaran identitas logo yang memang dilakukan secara global
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung