Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Range anxiety dialami banyak pemilik mobil listrik, Kia klaim hal tersebut hanya terjadi di awal pemakaian
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pengguna mobil listrik dihantui kondisi range anxiety atau kondisi kecemasan berlebih akan daya jelajah kendaraan. Hal ini tidak dirasakan oleh para pemilik kendaraan konvensional pada umumnya.
Dilansir dari EVBox, Senin (21/8) range anxiety sendiri merupakan rasa takut muncul karena khawatir tidak bisa menemukan charging point atau SPKLU tepat waktu sebelum daya baterai benar-benar habis.
Dari hasil survey EVBox juga ditemukan bahwa sebanyak 43 persen calon pembeli mobil listrik merasa tidak yakin bisa menemukan charging point saat daya baterai sudah hampir habis.
Sebagai salah satu penjual mobil listrik di Indonesia, PT KIA (Kreta Indo Artha) yang memiliki lini elektrifikasi EV6 dan EV9 sempat mengungkapkan bahwa range anxiety memang terjadi di kalangan konsumen Kia.
Hanya saja tidak dalam waktu lama menggunakan kendaraan listrik, seperti disampaikan oleh Ario Soerjo selaku Marketing and Development Division Head PT KIA.
“Kalau bicara charging, range anxiety itu hanya sebulan pertama. Ya di awal saja, lama-lama (konsumen) sudah bisa berhitung,” ungkap Ario kepada media di ICE BSD beberapa waktu lalu.
Ia mencontohkan pada mobil listrik Kia sendiri ketika daya baterai tersisa 10 persen masih bisa menjelajah sampai 70 kilometer. Tapi ternyata konsumen terpaku pada persentase baterai karena sudah tinggal sedikit.
Meski SPKLU terbilang terbatas, pengguna kendaraan listrik bisa mengisi di tempat-tempat strategis seperti pusat perbelanjaan atau mall.
“Ultra fast charging itu bukan kita yang menyediakan. Tapi ini bisa pakai punya Hyundai di Plaza Indonesia,” ujar Ario.
Seiring perkembangan waktu Ario yakin pengguna mobil listrik terbiasa untuk menghitung jarak tempuh tersisa ketimbang memperhatikan persentase baterai saja.
Sehingga range anxiety bukan lagi jadi masalah berarti namun sesuatu yang wajar saja terjadi di awal beralih dari kendaraan konvensional.
Sekadar informasi jumlah SPKLU di Indonesia saat ini mencapai 842 stasiun di 388 lokasi. 91 unit di antaranya dilengkapi fasilitas fast charging sementara 32 unit lain untuk ultrafast charging.
Jumlah tersebut merupakan gabungan dari SPKLU milik PT PLN, instalasi privat atau charging station kendaraan umum.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna