Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC

Kemenperin mengaku akan tetap memberikan insentif fiskal demi menggairahkan pasar mobil LCGC pada tahun ini

Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:00 WIB

KatadataOTO – Pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) tidak berdaya menahan berbagai gejolak pada 2025. Tercatat pasar kendaraan roda empat murah itu terkoreksi cukup dalam.

Situasi ini tentu mengundang banyak perhatian, termasuk dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Kalau kita bicara mengenai segmen mobil murah dan ramah lingkungan atau LCGC, ini juga sama mengalami tekanan. Penjualan wholesales LCGC pada 2025 mencapai 122.686 unit, turun 30,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian, di IIMS 2026.

Pembantu Presiden Prabowo Subianto itu, cukup menyayangkan kondisi yang menimpa segmen LCGC pada tahun lalu.

Harga LCGC
Photo: KatadataOTO

Alhasil Toyota, Daihatsu hingga Honda harus bersusah payah dalam memasarkan produk mereka kepada konsumen

Agus pun mengaku tidak bakal tinggal diam. Pemerintah tetap memberikan perhatian lebih kepada mobil LCGC di Tanah Air.

“Pemerintah dalam hal ini tentu akan tetap memberikan perhatian pada pemulihan pasar LCGC melalui pemberian insentif fiskal yang efektif,” tutur Agus.

Sayang Agus tidak merinci bantuan seperti apa yang akan diberikan pemerintah untuk menyelamatkan pasar mobil LCGC.

Di sisi lain Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Honda Brio Satya, Calya serta Sigra disebut masih masuk dalam program pemerintah untuk menekan emisi karbon.

Insentif yang diberikan pemerintah berupa potongan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

“Kalau LCGC kan saat ini memang masih ada program LCEV (Low Carbon Emission Vehicle),” kata Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin.

Sementara itu, ketika disinggung soal insentif fiskal, ia mengatakan saat ini skema pajak untuk mobil LCGC masih mengacu pada aturan yang berlaku.


Terkini

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend 14 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Beroperasi Sejak Pagi Hari Ini, 14 Agustus

Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat

mobil
BMW iX3 Neue Klasse

BMW iX3 Tampil Perdana di Ajang Maraton Bali

BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang

mobil
Lamborghini Temerario

Lamborghini Temerario Resmi Masuk Indonesia, Incar Orang Have

Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan