Wholesales Motor Baru September 2026 Kian Subur, Naik 9,7 Persen
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Penjualan Low Cost Green Car atau LCGC di Indonesia masih terbilang cukup stabil di 2026. Namun tidak dapat dipungkiri angkanya tertinggal dari mobil listrik.
Data Gaikindo menunjukkan, wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) LCGC adalah 9.675 unit. Angka tertingginya adalah 11.412 unit yang sempat dicapai pada Februari 2026.
Namun di periode sama yakni Agustus, penjualan mobil listrik adalah 17.413 unit, tertinggi di tahun ini.
Kehadiran mobil listrik murah dengan rentang harga Rp 100 jutaan ke atas memiliki potensi mengganggu pasar LCGC.
Meskipun begitu, Honda sebagai salah satu produsen LCGC mengungkapkan, LCGC masih relevan untuk konsumen Tanah Air.
“Kami melihat konsumen LCGC dan EV murah memiliki profil serta pertimbangan pembelian yang tidak sepenuhnya sama,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) kepada KatadataOTO, belum lama ini.
Ia menjelaskan, segmen LCGC relevan untuk pembeli mobil pertama alias first-time buyer yang membutuhkan kendaraan harga terjangkau, praktis didukung jaringan penjualan dan aftersales luas.
Kehadiran mobil listrik murah yang semakin marak dinilai belum akan mengganggu keberadaan LCGC di pasar otomotif nasional.
Guna memperkuat penjualan LCGC, Honda pun menerapkan strategi baru dengan menghadirkan Brio S CVT atau varian terendah dari Brio dengan transmisi otomatis.
“Kehadiran Brio S CVT pada awal tahun menjadi bagian dari upaya kami memberikan pilihan yang semakin mudah digunakan dan sesuai kebutuhan konsumen,” kata Billy.
Dia menegaskan, bagi pembeli mobil pertama, peace of mind jadi pertimbangan yang sangat penting.
“Pertimbangannya bukan hanya harga awal tetapi juga keandalan, biaya kepemilikan, nilai jual kembali serta kemudahan perawatan dalam jangka panjang,” ungkap dia.
Sebagai informasi, tipe terendah Honda Brio sekarang ditawarkan dengan banderol Rp 184,5 juta on the road Jakarta. Di bawahnya masih tersedia varian transmisi manual seharga Rp 170,4 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
29 September 2026, 09:00 WIB
24 September 2026, 18:41 WIB
21 September 2026, 21:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama