Honda Sebut EV Murah Belum Bisa Gantikan Peran LCGC

Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah

Honda Sebut EV Murah Belum Bisa Gantikan Peran LCGC
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Penjualan Low Cost Green Car atau LCGC di Indonesia masih terbilang cukup stabil di 2026. Namun tidak dapat dipungkiri angkanya tertinggal dari mobil listrik.

Data Gaikindo menunjukkan, wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) LCGC adalah 9.675 unit. Angka tertingginya adalah 11.412 unit yang sempat dicapai pada Februari 2026.

Namun di periode sama yakni Agustus, penjualan mobil listrik adalah 17.413 unit, tertinggi di tahun ini.

Kehadiran mobil listrik murah dengan rentang harga Rp 100 jutaan ke atas memiliki potensi mengganggu pasar LCGC.

Wuling Aira ev
Photo: KatadataOTO

Meskipun begitu, Honda sebagai salah satu produsen LCGC mengungkapkan, LCGC masih relevan untuk konsumen Tanah Air.

“Kami melihat konsumen LCGC dan EV murah memiliki profil serta pertimbangan pembelian yang tidak sepenuhnya sama,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) kepada KatadataOTO, belum lama ini.

Ia menjelaskan, segmen LCGC relevan untuk pembeli mobil pertama alias first-time buyer yang membutuhkan kendaraan harga terjangkau, praktis didukung jaringan penjualan dan aftersales luas.

Kehadiran mobil listrik murah yang semakin marak dinilai belum akan mengganggu keberadaan LCGC di pasar otomotif nasional.

Guna memperkuat penjualan LCGC, Honda pun menerapkan strategi baru dengan menghadirkan Brio S CVT atau varian terendah dari Brio dengan transmisi otomatis.

“Kehadiran Brio S CVT pada awal tahun menjadi bagian dari upaya kami memberikan pilihan yang semakin mudah digunakan dan sesuai kebutuhan konsumen,” kata Billy.

Honda Brio S Satya CVT
Photo: Istimewa

Dia menegaskan, bagi pembeli mobil pertama, peace of mind jadi pertimbangan yang sangat penting. 

“Pertimbangannya bukan hanya harga awal tetapi juga keandalan, biaya kepemilikan, nilai jual kembali serta kemudahan perawatan dalam jangka panjang,” ungkap dia.

Sebagai informasi, tipe terendah Honda Brio sekarang ditawarkan dengan banderol Rp 184,5 juta on the road Jakarta. Di bawahnya masih tersedia varian transmisi manual seharga Rp 170,4 jutaan.


Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Penjualan Changan di Indonesia Agustus 2026, Persaingan Ketat

Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026

mobil
BYD Atto 2

BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut

Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 22 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Puluhan Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 September 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk

mobil
Daihatsu

Peminat Mobil Daihatsu Bertumbuh 9,1 Persen saat Pasar Lesu

Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026

mobil
Hyundai

Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen

Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

review
Toyota Lan Cruiser

Toyota Land Cruiser 300 HEV, Test di Medan Mini Dakar

KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama