Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Mobil listrik kecil, Hyundai Inster EV punya peluang dihadirkan ke konsumen Tanah Air sebelum akhir 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) masih punya rencana menghadirkan setidaknya dua produk baru buat konsumen Tanah Air.
Perwakilan Hyundai tidak membeberkan banyak, tetapi menegaskan model terbaru mereka tidak akan tersedia dalam opsi mesin bensin melainkan eksklusif mobil hybrid atau listrik murni.
Hal tersebut dilakukan guna mendukung komitmen elektrifikasi pemerintah dan menyediakan lebih banyak kendaraan ramah lingkungan ke para pelanggan di dalam negeri.
Tetapi berbeda dari lini Electric Vehicle (EV) lain punya Hyundai, sebab nantinya produk anyar tersebut akan diimpor utuh atau berstatus Completely Built Up (CBU).
Model yang jadi kandidat di segmen entry level adalah Hyundai Inster EV. Ketika ditelusuri, merek dagang Inster sudah terdaftar di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).
“Kita ambil CBU dan rasanya itu sangat cocok buat masyarakat Indonesia. Tetapi ditunggu saja,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Tangerang beberapa waktu lalu.
Meskipun kehadiran kembaran Kia EV9, Ioniq 9 cukup dinanti, tampaknya Hyundai bakal menggaet segmen menengah lewat produk lain.
“Tadi clue-nya sudah diberi tahu. Kita tertarik dengan segmen bawah, tetapi nanti dilihat saja,” kata Frans singkat.
Sebagai informasi, Hyundai Inster EV pakai basis mobil Casper yang hanya dijual di Korea Selatan.
Tetapi tampilannya telah dirombak supaya jadi semakin modern dan khas mobil listrik.
Tipe tertinggi Hyundai Inster EV dibenamkan baterai berkapasitas 49 kWh, suguhkan jarak tempuh 230 mil atau sekitar 370,1 kilometer.
Buat perbandingan, Hyundai Kona Electric tipe Signature Long Range di Indonesia pakai baterai 66 kWh dan menawarkan daya jelajah sekitar 549 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Berkat konfigurasi baterai dan motor elektrik pada Hyundai Inster EV, klaim tenaga yang dihasilkan adalah 113 hp dengan torsi puncak 147 Nm.
Ukuran kompak jadi andalan dengan panjang 3.825 m x lebar 1.620 mm x tinggi 1.575 mm. Sehingga bisa tetap nyaman dibawa ke area padat seperti perkotaan.
Untuk gambaran kasar, dimensinya tidak telalu jauh berbeda dari BYD Atto 1, mobil listrik kecil berukuran P x L x T di 3.925 mm x 1.720 mm x 1.590 mm.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray