Penurunan Penjualan di Indonesia Dapat Perhatian Toyota Jepang
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Pameran otomotif dinilai masih relevan dan terbukti membantu mendorong angka penjualan kendaraan baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gejolak ekonomi yang terjadi di berbagai negara berimbas negatif di banyak sektor, tak terkecuali otomotif.
Banyak manufaktur kemudian mengandalkan promo seperti potongan harga guna menarik minat konsumen.
Di sisi lain masih ada hal lain yang dinilai jadi daya tarik dan memiliki peran penting dalam mendorong angka penjualan mobil, yaitu pameran otomotif.
Dilansir dari Carscoops, pameran otomotif sebenarnya mulai kehilangan pamor karena pesatnya perkembangan internet.
Saat ini, informasi lengkap terkait kendaraan bisa diakses dengan mudah melalui berbagai platform seperti YouTube dan Instagram.
Apalagi di masa pandemi, karena banyak ajang otomotif tak bisa digelar secara offline atau langsung.
“Detroit Auto Show 2025, hanya berhasil menjaring 275 ribu pengunjung. Turun dari capaian 2019 yaitu 774.179 orang,” tulis laporan Carscoops, dikutip Jumat (17/10).
Meskipun begitu, sebuah studi yang dilakukan oleh Clarify Group menyebutkan bahwa pameran otomotif masih pegang peranan penting menggaet orang untuk melakukan pembelian kendaraan.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan, 40 persen pengunjung pameran otomotif berniat melakukan pembelian ataupun penyewaan kendaraan baru dalam waktu 12 bulan ke depan.
Jika dilihat dalam jangka waktu panjang, 68 persen pengunjung pameran berniat membeli kendaraan baru dalam waktu dua tahun.
Meskipun pameran tidak menjadi alasan utama orang buat riset mobil atau kendaraan baru, 84 persen orang mengklaim pameran membantu mereka menentukan produk yang akan dibeli.
Kemudian menariknya 55 persen pengunjung pameran langsung mengunjungi diler dan 39 persen lainnya menjadwalkan test drive kendaraan yang dilihat di pameran.
Secara keseluruhan, 28 persen pengunjung pada akhirnya membeli kendaraan baru setelah mendatangi pameran otomotif.
Jadi walaupun dinilai mengalami penurunan pengunjung, pameran otomotif masih punya peran penting memperkenalkan lini kendaraan baru ke masyarakat.
Terkhusus jika pameran diramaikan oleh model-model baru dan merek anyar.
Di Indonesia, pameran otomotif juga menjadi salah satu harapan asosiasi dan manufaktur untuk mendongkrak angka penjualan.
Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 yang mengusung konsep berbeda dari GIIAS akan fokus pada program penjualan jelang tutup tahun.
Harapannya, ini dapat membantu menaikkan angka penjualan kendaraan baru di dalam negeri yang per September 2025 masih tertinggal 200 ribuan dari target Gaikindo.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Februari 2026, 13:00 WIB
31 Januari 2026, 17:00 WIB
28 Januari 2026, 07:00 WIB
27 Januari 2026, 16:00 WIB
27 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 15:00 WIB
Shell, BP AKR sampai Vivo menurunkan harga BBM untuk periode Februari 2026 dengan besaran yang berbeda
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil