IIMS 2026 Alami Peningkatan, Total Transaksi Jadi Rp 9,5 Triliun
14 Maret 2026, 10:25 WIB
Pameran otomotif dinilai masih relevan dan terbukti membantu mendorong angka penjualan kendaraan baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gejolak ekonomi yang terjadi di berbagai negara berimbas negatif di banyak sektor, tak terkecuali otomotif.
Banyak manufaktur kemudian mengandalkan promo seperti potongan harga guna menarik minat konsumen.
Di sisi lain masih ada hal lain yang dinilai jadi daya tarik dan memiliki peran penting dalam mendorong angka penjualan mobil, yaitu pameran otomotif.
Dilansir dari Carscoops, pameran otomotif sebenarnya mulai kehilangan pamor karena pesatnya perkembangan internet.
Saat ini, informasi lengkap terkait kendaraan bisa diakses dengan mudah melalui berbagai platform seperti YouTube dan Instagram.
Apalagi di masa pandemi, karena banyak ajang otomotif tak bisa digelar secara offline atau langsung.
“Detroit Auto Show 2025, hanya berhasil menjaring 275 ribu pengunjung. Turun dari capaian 2019 yaitu 774.179 orang,” tulis laporan Carscoops, dikutip Jumat (17/10).
Meskipun begitu, sebuah studi yang dilakukan oleh Clarify Group menyebutkan bahwa pameran otomotif masih pegang peranan penting menggaet orang untuk melakukan pembelian kendaraan.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan, 40 persen pengunjung pameran otomotif berniat melakukan pembelian ataupun penyewaan kendaraan baru dalam waktu 12 bulan ke depan.
Jika dilihat dalam jangka waktu panjang, 68 persen pengunjung pameran berniat membeli kendaraan baru dalam waktu dua tahun.
Meskipun pameran tidak menjadi alasan utama orang buat riset mobil atau kendaraan baru, 84 persen orang mengklaim pameran membantu mereka menentukan produk yang akan dibeli.
Kemudian menariknya 55 persen pengunjung pameran langsung mengunjungi diler dan 39 persen lainnya menjadwalkan test drive kendaraan yang dilihat di pameran.
Secara keseluruhan, 28 persen pengunjung pada akhirnya membeli kendaraan baru setelah mendatangi pameran otomotif.
Jadi walaupun dinilai mengalami penurunan pengunjung, pameran otomotif masih punya peran penting memperkenalkan lini kendaraan baru ke masyarakat.
Terkhusus jika pameran diramaikan oleh model-model baru dan merek anyar.
Di Indonesia, pameran otomotif juga menjadi salah satu harapan asosiasi dan manufaktur untuk mendongkrak angka penjualan.
Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 yang mengusung konsep berbeda dari GIIAS akan fokus pada program penjualan jelang tutup tahun.
Harapannya, ini dapat membantu menaikkan angka penjualan kendaraan baru di dalam negeri yang per September 2025 masih tertinggal 200 ribuan dari target Gaikindo.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Maret 2026, 10:25 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 21:30 WIB
Tidak hanya menggelar mudik gratis, Federal Oil layani pemotor yang ingin beristirahat di sejumlah posko
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI