Area IIMS 2027 Diperluas, Antisipasi Pendatang Baru
17 Februari 2026, 13:00 WIB
Pameran otomotif dinilai masih relevan dan terbukti membantu mendorong angka penjualan kendaraan baru
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Gejolak ekonomi yang terjadi di berbagai negara berimbas negatif di banyak sektor, tak terkecuali otomotif.
Banyak manufaktur kemudian mengandalkan promo seperti potongan harga guna menarik minat konsumen.
Di sisi lain masih ada hal lain yang dinilai jadi daya tarik dan memiliki peran penting dalam mendorong angka penjualan mobil, yaitu pameran otomotif.
Dilansir dari Carscoops, pameran otomotif sebenarnya mulai kehilangan pamor karena pesatnya perkembangan internet.
Saat ini, informasi lengkap terkait kendaraan bisa diakses dengan mudah melalui berbagai platform seperti YouTube dan Instagram.
Apalagi di masa pandemi, karena banyak ajang otomotif tak bisa digelar secara offline atau langsung.
“Detroit Auto Show 2025, hanya berhasil menjaring 275 ribu pengunjung. Turun dari capaian 2019 yaitu 774.179 orang,” tulis laporan Carscoops, dikutip Jumat (17/10).
Meskipun begitu, sebuah studi yang dilakukan oleh Clarify Group menyebutkan bahwa pameran otomotif masih pegang peranan penting menggaet orang untuk melakukan pembelian kendaraan.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan, 40 persen pengunjung pameran otomotif berniat melakukan pembelian ataupun penyewaan kendaraan baru dalam waktu 12 bulan ke depan.
Jika dilihat dalam jangka waktu panjang, 68 persen pengunjung pameran berniat membeli kendaraan baru dalam waktu dua tahun.
Meskipun pameran tidak menjadi alasan utama orang buat riset mobil atau kendaraan baru, 84 persen orang mengklaim pameran membantu mereka menentukan produk yang akan dibeli.
Kemudian menariknya 55 persen pengunjung pameran langsung mengunjungi diler dan 39 persen lainnya menjadwalkan test drive kendaraan yang dilihat di pameran.
Secara keseluruhan, 28 persen pengunjung pada akhirnya membeli kendaraan baru setelah mendatangi pameran otomotif.
Jadi walaupun dinilai mengalami penurunan pengunjung, pameran otomotif masih punya peran penting memperkenalkan lini kendaraan baru ke masyarakat.
Terkhusus jika pameran diramaikan oleh model-model baru dan merek anyar.
Di Indonesia, pameran otomotif juga menjadi salah satu harapan asosiasi dan manufaktur untuk mendongkrak angka penjualan.
Gaikindo Jakarta Auto Week atau GJAW 2025 yang mengusung konsep berbeda dari GIIAS akan fokus pada program penjualan jelang tutup tahun.
Harapannya, ini dapat membantu menaikkan angka penjualan kendaraan baru di dalam negeri yang per September 2025 masih tertinggal 200 ribuan dari target Gaikindo.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Februari 2026, 13:00 WIB
17 Februari 2026, 09:00 WIB
16 Februari 2026, 18:01 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 10:00 WIB
Toyota memastikan penjualan Innova Reborn diesel masih akan dilanjutkan tahun ini, peminatnya banyak
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Tidak adanya insentif mobil listrik CBU, akan mendorong masyarakat beralih ke produk-produk di segmen LCGC
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
18 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM kembali menggelar mudik gratis pada Lebaran 2026 demi memberikan keamanan dan kenyamanan ke konsumen
18 Februari 2026, 06:09 WIB
Ada dispensasi di SIM keliling Jakarta yang masa berlaku SIM-nya habis saat libur Imlek, simak informasinya
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Warga di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung guna mengurus dokumen berkendara
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta pada 18 Februari 2026 dijalankan secara ketat jelang bulan puasa yang segera berlangsung
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran