Kanada Istimewakan Mobil Listrik Cina, Donald Trump Meradang
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Changan memiliki sebuah fasilitas pabrik yang di dalamnya beroperasi 1.400 ribot dan 650 ADV untuk bikin EV
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Changan menjadi salah satu manufaktur asal Cina dan bakal meramaikan persaingan di segmen mobil listrik Indonesia. Mereka pun memiliki fasilitas Intelligent Factory.
Sebuah fasilitas produksi ultra modern yang menjadi simbol transformasi digital industri otomotif di Negeri Tirai Bambu.
Berdiri pada 2024, kompleks produksi tersebut berada di atas lahan seluas 770 ribu meter persegi. Memiliki kapasitas sampai 280 ribu unit per tahun.
Pabrik ini menjadi inisiator penerapan teknologi di industri otomotif. Hasil kolaborasi antara Changan Automobile, Huawei Technologies dan China Unicorn.
Kerja sama mereka melahirkan sistem manufaktur yang benar-benar terotomatisasi serta terkoneksi penuh.
“Changan berkomitmen untuk menghadirkan teknologi otomotif yang mampu meningkatkan kualitas hidup pengguna dan mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan,” ungkap Henry Huang, Sea Sales Department Regional Director of Changan Automobile di Chongqing, Cina beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa di pabrik Changan beroperasi lebih dari 800 perangkat pintar, 1.400 robot industri dan 650 kendaraan Automated Guided Vehicle (AGV).
Selain itu masih ada 200 workstation otomatis yang bekerja sinkron melalui sistem kendali berbasis AI maupun jaringan 5G.
Sinergi antar perangkat tersebut membuat 100 persen proses inti produksi berlangsung otomatis. Mulai dari pengelasan, pengecatan hingga perakitan akhir.
Changan Deepal S05 dan E07 menjadi model andalan. Masing-masing mengusung sistem penggerak Electric Vehicle (EV) serta Range Extended Electric Vehicle (REEV).
“Kami percaya bahwa masa depan industri otomotif akan ditentukan oleh inovasi yang menggabungkan kecerdasan, efisiensi energi dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” lanjut Henry.
Patut diketahui, pabrik Changan yang berlokasi di Chongqing, Cina mengusung tiga nilai utama, yakni intelligent, low carbon serta efficient.
Pertama intelligent adalah seluruh lini produksi telah terdigitalisasi melalui 16 sistem kecerdasan buatan yang mampu menekan biaya operasional hingga 20 persen.
Sementara low carbon merupakan pabrik yang sudah memanfaatkan panel surya seluas 260.000 meter persegi dengan kapasitas 36 megawatt.
Diklaim mampu menyuplai 19 persen kebutuhan energi dan mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Terakhir efficient, yakni tujuh proses inti mulai dari software testing, battery assembly hingga die-casting terintegrasi penuh. Meningkatkan efisiensi kerja hingga 20 persen dibanding fasilitas konvensional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Januari 2026, 13:00 WIB
27 Januari 2026, 13:00 WIB
27 Januari 2026, 12:10 WIB
27 Januari 2026, 07:00 WIB
26 Januari 2026, 17:01 WIB
Terkini
29 Januari 2026, 13:00 WIB
Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan
29 Januari 2026, 11:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada Januari 2026 terbilang cukup mudah asalnya persyaratannya telah terpenuhi
29 Januari 2026, 10:00 WIB
Penggunaan oli mobil yang tidak sesuai anjuran pabrikan, dapat memperpendek usia pakai kendaraan Anda
29 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan BYD secara retail alami kenaikan 217,5 persen dari 2024 ke 2025, belum termasuk sub merek Denza
29 Januari 2026, 08:00 WIB
Penyegaran pada Yamaha MX King di Januari 2026 membuat persaingan pada segmen motor bebek kembali sengit
29 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga Chery C5 CSH diyakini ada di rentang angka Rp 350 juta sampai Rp 400 jutaan, meluncur Februari 2026
29 Januari 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung hari ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara