Babak Baru VinFast, Bawa Lini EV di GIIAS Makassar 2026
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
Changan memiliki sebuah fasilitas pabrik yang di dalamnya beroperasi 1.400 ribot dan 650 ADV untuk bikin EV
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Changan menjadi salah satu manufaktur asal Cina dan bakal meramaikan persaingan di segmen mobil listrik Indonesia. Mereka pun memiliki fasilitas Intelligent Factory.
Sebuah fasilitas produksi ultra modern yang menjadi simbol transformasi digital industri otomotif di Negeri Tirai Bambu.
Berdiri pada 2024, kompleks produksi tersebut berada di atas lahan seluas 770 ribu meter persegi. Memiliki kapasitas sampai 280 ribu unit per tahun.
Pabrik ini menjadi inisiator penerapan teknologi di industri otomotif. Hasil kolaborasi antara Changan Automobile, Huawei Technologies dan China Unicorn.
Kerja sama mereka melahirkan sistem manufaktur yang benar-benar terotomatisasi serta terkoneksi penuh.
“Changan berkomitmen untuk menghadirkan teknologi otomotif yang mampu meningkatkan kualitas hidup pengguna dan mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan,” ungkap Henry Huang, Sea Sales Department Regional Director of Changan Automobile di Chongqing, Cina beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa di pabrik Changan beroperasi lebih dari 800 perangkat pintar, 1.400 robot industri dan 650 kendaraan Automated Guided Vehicle (AGV).
Selain itu masih ada 200 workstation otomatis yang bekerja sinkron melalui sistem kendali berbasis AI maupun jaringan 5G.
Sinergi antar perangkat tersebut membuat 100 persen proses inti produksi berlangsung otomatis. Mulai dari pengelasan, pengecatan hingga perakitan akhir.
Changan Deepal S05 dan E07 menjadi model andalan. Masing-masing mengusung sistem penggerak Electric Vehicle (EV) serta Range Extended Electric Vehicle (REEV).
“Kami percaya bahwa masa depan industri otomotif akan ditentukan oleh inovasi yang menggabungkan kecerdasan, efisiensi energi dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” lanjut Henry.
Patut diketahui, pabrik Changan yang berlokasi di Chongqing, Cina mengusung tiga nilai utama, yakni intelligent, low carbon serta efficient.
Pertama intelligent adalah seluruh lini produksi telah terdigitalisasi melalui 16 sistem kecerdasan buatan yang mampu menekan biaya operasional hingga 20 persen.
Sementara low carbon merupakan pabrik yang sudah memanfaatkan panel surya seluas 260.000 meter persegi dengan kapasitas 36 megawatt.
Diklaim mampu menyuplai 19 persen kebutuhan energi dan mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Terakhir efficient, yakni tujuh proses inti mulai dari software testing, battery assembly hingga die-casting terintegrasi penuh. Meningkatkan efisiensi kerja hingga 20 persen dibanding fasilitas konvensional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
Terkini
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026
31 Oktober 2026, 18:12 WIB
Deus ex Machina kembali ikut serta dalam acara tahunan yang mengumpulkan berbagai hobi maupun kesenian
31 Oktober 2026, 14:38 WIB
Sprint race MotoGP Malaysia 2026 dimenangkan oleh Pedro Acosta, hadapi persaingan sengit dengan Marc Marquez
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
ADM baru saja menggelar Daihatsu Vocational Expo 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
Pameran sepeda motor IMOS 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang dan dalam durasi lebih lama yakni 10 hari
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
VinFast ikut perkenalkan lini mobil listrik di GIIAS Makassar 2026, untuk kebutuhan pribadi maupun komersial
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen