Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Changan memiliki sebuah fasilitas pabrik yang di dalamnya beroperasi 1.400 ribot dan 650 ADV untuk bikin EV
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Changan menjadi salah satu manufaktur asal Cina dan bakal meramaikan persaingan di segmen mobil listrik Indonesia. Mereka pun memiliki fasilitas Intelligent Factory.
Sebuah fasilitas produksi ultra modern yang menjadi simbol transformasi digital industri otomotif di Negeri Tirai Bambu.
Berdiri pada 2024, kompleks produksi tersebut berada di atas lahan seluas 770 ribu meter persegi. Memiliki kapasitas sampai 280 ribu unit per tahun.
Pabrik ini menjadi inisiator penerapan teknologi di industri otomotif. Hasil kolaborasi antara Changan Automobile, Huawei Technologies dan China Unicorn.
Kerja sama mereka melahirkan sistem manufaktur yang benar-benar terotomatisasi serta terkoneksi penuh.
“Changan berkomitmen untuk menghadirkan teknologi otomotif yang mampu meningkatkan kualitas hidup pengguna dan mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan,” ungkap Henry Huang, Sea Sales Department Regional Director of Changan Automobile di Chongqing, Cina beberapa waktu lalu.
Disebutkan bahwa di pabrik Changan beroperasi lebih dari 800 perangkat pintar, 1.400 robot industri dan 650 kendaraan Automated Guided Vehicle (AGV).
Selain itu masih ada 200 workstation otomatis yang bekerja sinkron melalui sistem kendali berbasis AI maupun jaringan 5G.
Sinergi antar perangkat tersebut membuat 100 persen proses inti produksi berlangsung otomatis. Mulai dari pengelasan, pengecatan hingga perakitan akhir.
Changan Deepal S05 dan E07 menjadi model andalan. Masing-masing mengusung sistem penggerak Electric Vehicle (EV) serta Range Extended Electric Vehicle (REEV).
“Kami percaya bahwa masa depan industri otomotif akan ditentukan oleh inovasi yang menggabungkan kecerdasan, efisiensi energi dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” lanjut Henry.
Patut diketahui, pabrik Changan yang berlokasi di Chongqing, Cina mengusung tiga nilai utama, yakni intelligent, low carbon serta efficient.
Pertama intelligent adalah seluruh lini produksi telah terdigitalisasi melalui 16 sistem kecerdasan buatan yang mampu menekan biaya operasional hingga 20 persen.
Sementara low carbon merupakan pabrik yang sudah memanfaatkan panel surya seluas 260.000 meter persegi dengan kapasitas 36 megawatt.
Diklaim mampu menyuplai 19 persen kebutuhan energi dan mengurangi emisi karbon secara signifikan.
Terakhir efficient, yakni tujuh proses inti mulai dari software testing, battery assembly hingga die-casting terintegrasi penuh. Meningkatkan efisiensi kerja hingga 20 persen dibanding fasilitas konvensional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Terkini
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan