Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Pabrik baru Daihatsu akan produksi kendaraan elektrifikasi sebagai komitmen perusahaan terhadap lingkungan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pembangunan pabrik baru Daihatsu di Karawang diklaim masih terus berjalan serta diharapkan bisa rampung tepat waktu. Hal ini disampaikan Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Planning PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Rencananya pabrik tidak hanya memproduksi kendaraan bermesin bensin tetapi juga ramah lingkungan seperti hybrid. Bila pembangunannya sudah rampung maka bukan tidak mungkin pabrikan asal Jepang itu langsung memberi beragam gebrakan.
“Kami memiliki komitmen menuju kesana (mobil listrik). Pabriknya sudah dalam tahap pembangunan,” ungkap Sri Agung Handayani (06/10).
Ia pun menambahkan bahwa pembangunan tersebut diharapkan dapat rampung pada akhir 2024 serta mulai memproduksi di 2025. Sementara itu Daihatsu masih akan fokus untuk menggarap pasar yang ada sekarang ini.
“Daihatsu selalu memberikan model terbaik pada para first buyer dan memikirkan cara memudahkan mereka mendapatkan kendaraan. Ini untuk menghindari pelanggan merasa tidak dilayani,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Daihatsu tengah membangun pabrik baru di Karawang dengan kapasitas mencapai 140.000 unit per tahun. Fasilitas tersebut rencananya akan menggantikan line production yang saat ini ada di Sunter.
Jumlah investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan mencapai Rp2.9 triliun dan menggunakan konsep Evolution, Simple, Slim serta Compact (ESSC). Sejumlah teknologi terbaru juga disematkan guna meningkatkan kenyamanan maupun keamanan bagi karyawan namun kualitas produk tetap terjaga.
Selain pabrik, Daihatsu juga telah beberapa kali menampilkan mobil-mobil ramah lingkungan serta diyakini bisa menjadi pilihan masyarakat di masa depan. Salah satunya adalah Daihatsu Rocky Hybrid yang mereka pamerkan pada GIIAS 2022.
Mobil tersebut menggunakan mesin berkapasitas 1.200 cc berukuran ringkas dan dikawinkan dengan teknologi hybrid. Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 4.3 Ah namun tetap berbobot ringan sehingga membuatnya tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Sementara di GIIAS 2023, pabrikan asal Jepang itu menampilkan Gran Max EV atau Vizion F blind van. Mobil tersebut dijadikan sebagai Concept Car yang akan masuk ke segmen Commercial Van.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 09:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
25 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025