Pabrik Baru Daihatsu akan Produksi Mobil Listrik

Pabrik baru Daihatsu akan produksi kendaraan elektrifikasi sebagai komitmen perusahaan terhadap lingkungan

Pabrik Baru Daihatsu akan Produksi Mobil Listrik

TRENOTO – Pembangunan pabrik baru Daihatsu di Karawang diklaim masih terus berjalan serta diharapkan bisa rampung tepat waktu. Hal ini disampaikan Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Planning PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Rencananya pabrik tidak hanya memproduksi kendaraan bermesin bensin tetapi juga ramah lingkungan seperti hybrid. Bila pembangunannya sudah rampung maka bukan tidak mungkin pabrikan asal Jepang itu langsung memberi beragam gebrakan.

“Kami memiliki komitmen menuju kesana (mobil listrik). Pabriknya sudah dalam tahap pembangunan,” ungkap Sri Agung Handayani (06/10).

Daihatsu Gran Max Listrik Siap Antar Paket Tanpa Suara
Photo : TrenOto

Ia pun menambahkan bahwa pembangunan tersebut diharapkan dapat rampung pada akhir 2024 serta mulai memproduksi di 2025. Sementara itu Daihatsu masih akan fokus untuk menggarap pasar yang ada sekarang ini.

“Daihatsu selalu memberikan model terbaik pada para first buyer dan memikirkan cara memudahkan mereka mendapatkan kendaraan. Ini untuk menghindari pelanggan merasa tidak dilayani,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Daihatsu tengah membangun pabrik baru di Karawang dengan kapasitas mencapai 140.000 unit per tahun. Fasilitas tersebut rencananya akan menggantikan line production yang saat ini ada di Sunter.

Jumlah investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan mencapai Rp2.9 triliun dan menggunakan konsep Evolution, Simple, Slim serta Compact (ESSC). Sejumlah teknologi terbaru juga disematkan guna meningkatkan kenyamanan maupun keamanan bagi karyawan namun kualitas produk tetap terjaga.

Selain pabrik, Daihatsu juga telah beberapa kali menampilkan mobil-mobil ramah lingkungan serta diyakini bisa menjadi pilihan masyarakat di masa depan. Salah satunya adalah Daihatsu Rocky Hybrid yang mereka pamerkan pada GIIAS 2022.

Daihatsu Rocky Hybrid
Photo : Trenoto

Mobil tersebut menggunakan mesin berkapasitas 1.200 cc berukuran ringkas dan dikawinkan dengan teknologi hybrid. Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 4.3 Ah namun tetap berbobot ringan sehingga membuatnya tetap nyaman digunakan sehari-hari.

Sementara di GIIAS 2023, pabrikan asal Jepang itu menampilkan Gran Max EV atau Vizion F blind van. Mobil tersebut dijadikan sebagai Concept Car yang akan masuk ke segmen Commercial Van.


Terkini

news
Tol Probolinggo

Tol Probolinggo Banyuwangi Seksi 1 Buka Fungsional Saat Arus Balik

tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik