Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung Resmi Digelar
13 Desember 2025, 17:41 WIB
Line produksi nomor 1 pabrik Daihatsu Sunter akan ditutup dan dipindahkan ke Kawarang demi menjaga keberlanjutan perusahaan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akan menghentikan aktifitas pada line produksi nomor 1 di Sunter. Penghentian kegiatan dilakukan untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan, sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024.
Selama ini line produksi nomor 1 pabrik Daihatsu Sunter digunakan untuk membuat Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Namun setelah 27 tahun beroperasi, Daihatsu memutuskan untuk memindahkannya ke line nomor 2 pabrik Karawang.
Kebijakan diklaim harus untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024. Dengan ini maka diharapkan efisiensi serta daya saing dapat meningkat serta memenuhi target karbon netral masa depan di Indonesia.
Pabrik baru akan mengadopsi konsep SSC (Simple, Slim, Compact). Fasilitas tersebut dapat memenuhi berbagai aspek dalam melakukan aktivitas produksi kendaraan seperti teknologi modern, lingkungan aman serta nyaman bagi karyawan, kualitas dan tingkat pengiriman cepat, memenuhi target karbon netral serta manajemen energi yang lebih baik.
Untuk meningkatkan produktivitas, ADM akan memasang teknologi produksi modern seperti perluasan otomatisasi titik pengelasan, peningkatan efisiensi pengecatan, proses perakitan ergonomis dan operasional logistik yang lebih baik. Sehingga melalui fasilitas barunya ADM dapat menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan dengan harga terjangkau.
Guna mengurangi emisi karbon ADM akan memasang sekitar 3.600 panel surya utnuk menghasilkan daya listrik hingga 2.100 kW. Melalui pembangkit ini kadar emisi dapat dikurangi sekitar 20 persen dibanding kondisi sekarang.
“Pembaruan merupakan bentuk apresiasi kami kepada seluruh pihak, terutama kepada pemerintah Indonesia atas komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap komitmen ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan positif dari seluruh pihak terkait,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Meski line nomor 1 pabrik Sunter berhenti beroperasi, tetapi line nomor 2 tetap berjalan seperti biasa. Line produksi tersebut saat ini masih membuat beberapa model seperti Daihatsu Gran Max, Toyota Town Ace dan sebagian Daihatsu Terios juga Toyota Rush.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Desember 2025, 17:41 WIB
08 Desember 2025, 13:00 WIB
06 Desember 2025, 15:00 WIB
05 Desember 2025, 16:00 WIB
02 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
14 Desember 2025, 13:00 WIB
Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri
14 Desember 2025, 11:00 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
14 Desember 2025, 09:00 WIB
Di Vietnam Mitsubishi Destinator dibanderol mulai 780 juta VND atau setara Rp 493,9 jutaan untuk tipe terendah
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat