Strategi Daihatsu Manjakan Konsumen, Beri Xenia Secara Gratis
13 Maret 2026, 13:12 WIB
Line produksi nomor 1 pabrik Daihatsu Sunter akan ditutup dan dipindahkan ke Kawarang demi menjaga keberlanjutan perusahaan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akan menghentikan aktifitas pada line produksi nomor 1 di Sunter. Penghentian kegiatan dilakukan untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan, sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024.
Selama ini line produksi nomor 1 pabrik Daihatsu Sunter digunakan untuk membuat Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Namun setelah 27 tahun beroperasi, Daihatsu memutuskan untuk memindahkannya ke line nomor 2 pabrik Karawang.
Kebijakan diklaim harus untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024. Dengan ini maka diharapkan efisiensi serta daya saing dapat meningkat serta memenuhi target karbon netral masa depan di Indonesia.
Pabrik baru akan mengadopsi konsep SSC (Simple, Slim, Compact). Fasilitas tersebut dapat memenuhi berbagai aspek dalam melakukan aktivitas produksi kendaraan seperti teknologi modern, lingkungan aman serta nyaman bagi karyawan, kualitas dan tingkat pengiriman cepat, memenuhi target karbon netral serta manajemen energi yang lebih baik.
Untuk meningkatkan produktivitas, ADM akan memasang teknologi produksi modern seperti perluasan otomatisasi titik pengelasan, peningkatan efisiensi pengecatan, proses perakitan ergonomis dan operasional logistik yang lebih baik. Sehingga melalui fasilitas barunya ADM dapat menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan dengan harga terjangkau.
Guna mengurangi emisi karbon ADM akan memasang sekitar 3.600 panel surya utnuk menghasilkan daya listrik hingga 2.100 kW. Melalui pembangkit ini kadar emisi dapat dikurangi sekitar 20 persen dibanding kondisi sekarang.
“Pembaruan merupakan bentuk apresiasi kami kepada seluruh pihak, terutama kepada pemerintah Indonesia atas komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap komitmen ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan positif dari seluruh pihak terkait,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Meski line nomor 1 pabrik Sunter berhenti beroperasi, tetapi line nomor 2 tetap berjalan seperti biasa. Line produksi tersebut saat ini masih membuat beberapa model seperti Daihatsu Gran Max, Toyota Town Ace dan sebagian Daihatsu Terios juga Toyota Rush.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Maret 2026, 13:12 WIB
10 Maret 2026, 17:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026