Daihatsu Bukukan 591 SPK di GIIAS 2026, Sigra Paling Diburu
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Line produksi nomor 1 pabrik Daihatsu Sunter akan ditutup dan dipindahkan ke Kawarang demi menjaga keberlanjutan perusahaan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akan menghentikan aktifitas pada line produksi nomor 1 di Sunter. Penghentian kegiatan dilakukan untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan, sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024.
Selama ini line produksi nomor 1 pabrik Daihatsu Sunter digunakan untuk membuat Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Namun setelah 27 tahun beroperasi, Daihatsu memutuskan untuk memindahkannya ke line nomor 2 pabrik Karawang.
Kebijakan diklaim harus untuk menjaga keberkelanjutan perusahaan sekaligus menciptakan fasilitas produksi yang lebih ramah lingkungan pada 2024. Dengan ini maka diharapkan efisiensi serta daya saing dapat meningkat serta memenuhi target karbon netral masa depan di Indonesia.
Pabrik baru akan mengadopsi konsep SSC (Simple, Slim, Compact). Fasilitas tersebut dapat memenuhi berbagai aspek dalam melakukan aktivitas produksi kendaraan seperti teknologi modern, lingkungan aman serta nyaman bagi karyawan, kualitas dan tingkat pengiriman cepat, memenuhi target karbon netral serta manajemen energi yang lebih baik.
Untuk meningkatkan produktivitas, ADM akan memasang teknologi produksi modern seperti perluasan otomatisasi titik pengelasan, peningkatan efisiensi pengecatan, proses perakitan ergonomis dan operasional logistik yang lebih baik. Sehingga melalui fasilitas barunya ADM dapat menyediakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan dengan harga terjangkau.
Guna mengurangi emisi karbon ADM akan memasang sekitar 3.600 panel surya utnuk menghasilkan daya listrik hingga 2.100 kW. Melalui pembangkit ini kadar emisi dapat dikurangi sekitar 20 persen dibanding kondisi sekarang.
“Pembaruan merupakan bentuk apresiasi kami kepada seluruh pihak, terutama kepada pemerintah Indonesia atas komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Kami berharap komitmen ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan positif dari seluruh pihak terkait,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Meski line nomor 1 pabrik Sunter berhenti beroperasi, tetapi line nomor 2 tetap berjalan seperti biasa. Line produksi tersebut saat ini masih membuat beberapa model seperti Daihatsu Gran Max, Toyota Town Ace dan sebagian Daihatsu Terios juga Toyota Rush.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 17:58 WIB
05 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse