Wholesales Mobil Listrik Agustus 2026 Tumbuh, Hybrid Turun
15 September 2026, 13:00 WIB
Bermitra dengan perusahaan Tanah Air, Neta siap rakit puluhan ribu EV di Indonesia mulai tahun depan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Penetrasi pabrikan mobil listrik China Neta di Indonesia memang tidak bisa dipandang sebelah mana. Hal tersebut diakui langsung oleh top level management mereka di Shanghai China.
Zhaou Jiang, VP of Neta & President of Overseas Business Dept. menyatakan langsung Neta siap rakit puluhan ribu EV di Indonesia tahun depan. Mereka akan bermitra dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Menurutnya Indonesia memiliki geografis yang sangat bagus serta berharap dapat memproduksi mobil listrik atau EV sebanyak-banyaknya di Tanah Air. Zhaou Jiang pun menyebut perakitan nantinya bukan hanya untuk pasar Indonesia saja.
"Kami mensetting produksi mobil listrik bukan hanya untuk pasar Indonesia tetapi juga ekspor. PT HIM merupakan partner yang sangat penting bagi kami guna mewujudkan hal tersebut dan berharap akan merakit kendaraan hingga 30 ribu unit tahun depan," papar Zhaou Jiang saat ditemui langsung di markas besar Neta di Shanghai China.
Untuk diketahui kerjasama Neta dengan HIM sudah secara resmi saat dilakukan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) pada 26 Juli 2023. Ke depan mobil-mobil listrik buatan Neta akan hadir dalam bentuk CKD (Completely Knock Down).
Zhaou Jiang sendiri juga menyampaikan bahwa tak menutup kemungkinan di masa mendatang Neta akan melakukan produksi langsung (bukan CKD) di Indonesia. Namun Ia mengakui butuh persiapan dan strategi yang matang jika ingin mencapai titik tersebut.
Selain itu diungkap pula bahwa pihaknya untuk membuka pintu kerjasama dengan investor lokal Indonesia. Mereka pun siap menjalankan semua aturan main atau peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.
"Awalnya kami CKD bersama HIM, selanjutnya akan melihat dulu perkembangan market sampai akhirnya bisa benar-benar melakukan produksi langsung di Indonesia. Kami juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan perusahaan lokal Indonesia dan sangat menghormati semua peraturan dari pemerintah Indonesia," ungkap Zhaou Jiang.
Jika di masa depan harapan-harapan Neta terwujud, sudah bisa dipastikan persaingan penjualan mobil listrik di Indonesia makin kompetitif. Harapannya konsumen akan semakin memiliki banyak pilihan dengan kualitas dan harga kendaraan listrik yang semakin baik serta terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas
17 September 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa
16 September 2026, 19:39 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti
16 September 2026, 19:38 WIB
Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru