Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Bermitra dengan perusahaan Tanah Air, Neta siap rakit puluhan ribu EV di Indonesia mulai tahun depan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Penetrasi pabrikan mobil listrik China Neta di Indonesia memang tidak bisa dipandang sebelah mana. Hal tersebut diakui langsung oleh top level management mereka di Shanghai China.
Zhaou Jiang, VP of Neta & President of Overseas Business Dept. menyatakan langsung Neta siap rakit puluhan ribu EV di Indonesia tahun depan. Mereka akan bermitra dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Menurutnya Indonesia memiliki geografis yang sangat bagus serta berharap dapat memproduksi mobil listrik atau EV sebanyak-banyaknya di Tanah Air. Zhaou Jiang pun menyebut perakitan nantinya bukan hanya untuk pasar Indonesia saja.
"Kami mensetting produksi mobil listrik bukan hanya untuk pasar Indonesia tetapi juga ekspor. PT HIM merupakan partner yang sangat penting bagi kami guna mewujudkan hal tersebut dan berharap akan merakit kendaraan hingga 30 ribu unit tahun depan," papar Zhaou Jiang saat ditemui langsung di markas besar Neta di Shanghai China.
Untuk diketahui kerjasama Neta dengan HIM sudah secara resmi saat dilakukan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) pada 26 Juli 2023. Ke depan mobil-mobil listrik buatan Neta akan hadir dalam bentuk CKD (Completely Knock Down).
Zhaou Jiang sendiri juga menyampaikan bahwa tak menutup kemungkinan di masa mendatang Neta akan melakukan produksi langsung (bukan CKD) di Indonesia. Namun Ia mengakui butuh persiapan dan strategi yang matang jika ingin mencapai titik tersebut.
Selain itu diungkap pula bahwa pihaknya untuk membuka pintu kerjasama dengan investor lokal Indonesia. Mereka pun siap menjalankan semua aturan main atau peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.
"Awalnya kami CKD bersama HIM, selanjutnya akan melihat dulu perkembangan market sampai akhirnya bisa benar-benar melakukan produksi langsung di Indonesia. Kami juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan perusahaan lokal Indonesia dan sangat menghormati semua peraturan dari pemerintah Indonesia," ungkap Zhaou Jiang.
Jika di masa depan harapan-harapan Neta terwujud, sudah bisa dipastikan persaingan penjualan mobil listrik di Indonesia makin kompetitif. Harapannya konsumen akan semakin memiliki banyak pilihan dengan kualitas dan harga kendaraan listrik yang semakin baik serta terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah