Geely EX2, Mobil Listrik Kompak Untuk Kenyamanan Sehari-hari
18 Juni 2026, 09:00 WIB
Bermitra dengan perusahaan Tanah Air, Neta siap rakit puluhan ribu EV di Indonesia mulai tahun depan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Penetrasi pabrikan mobil listrik China Neta di Indonesia memang tidak bisa dipandang sebelah mana. Hal tersebut diakui langsung oleh top level management mereka di Shanghai China.
Zhaou Jiang, VP of Neta & President of Overseas Business Dept. menyatakan langsung Neta siap rakit puluhan ribu EV di Indonesia tahun depan. Mereka akan bermitra dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM).
Menurutnya Indonesia memiliki geografis yang sangat bagus serta berharap dapat memproduksi mobil listrik atau EV sebanyak-banyaknya di Tanah Air. Zhaou Jiang pun menyebut perakitan nantinya bukan hanya untuk pasar Indonesia saja.
"Kami mensetting produksi mobil listrik bukan hanya untuk pasar Indonesia tetapi juga ekspor. PT HIM merupakan partner yang sangat penting bagi kami guna mewujudkan hal tersebut dan berharap akan merakit kendaraan hingga 30 ribu unit tahun depan," papar Zhaou Jiang saat ditemui langsung di markas besar Neta di Shanghai China.
Untuk diketahui kerjasama Neta dengan HIM sudah secara resmi saat dilakukan penandatangan MoU (Memorandum of Understanding) pada 26 Juli 2023. Ke depan mobil-mobil listrik buatan Neta akan hadir dalam bentuk CKD (Completely Knock Down).
Zhaou Jiang sendiri juga menyampaikan bahwa tak menutup kemungkinan di masa mendatang Neta akan melakukan produksi langsung (bukan CKD) di Indonesia. Namun Ia mengakui butuh persiapan dan strategi yang matang jika ingin mencapai titik tersebut.
Selain itu diungkap pula bahwa pihaknya untuk membuka pintu kerjasama dengan investor lokal Indonesia. Mereka pun siap menjalankan semua aturan main atau peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.
"Awalnya kami CKD bersama HIM, selanjutnya akan melihat dulu perkembangan market sampai akhirnya bisa benar-benar melakukan produksi langsung di Indonesia. Kami juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan perusahaan lokal Indonesia dan sangat menghormati semua peraturan dari pemerintah Indonesia," ungkap Zhaou Jiang.
Jika di masa depan harapan-harapan Neta terwujud, sudah bisa dipastikan persaingan penjualan mobil listrik di Indonesia makin kompetitif. Harapannya konsumen akan semakin memiliki banyak pilihan dengan kualitas dan harga kendaraan listrik yang semakin baik serta terjangkau.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Juni 2026, 09:00 WIB
17 Juni 2026, 07:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
12 Juni 2026, 13:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
Terkini
18 Juni 2026, 09:00 WIB
Geely EX2 hadir menawarkan fitur yang komplit sebagai mobil listrik kompak, sehingga relevan bagi aktivitas
18 Juni 2026, 07:00 WIB
Implementasi Biodiesel B50 dinilai bisa menghemat devisa negara sampai Rp 157 triliun sepanjang tahun ini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap menjadi andalan dalam memecah kebuntuan lalu lintas terutama di jam sibuk
18 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia di lima tempat berbeda sekitar Ibukota, simak informasi lengkapnya di sini
18 Juni 2026, 06:00 WIB
Buat Anda yang ingin mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun lokasinya
17 Juni 2026, 18:37 WIB
Pada Juni 2026 beberapa pabrikan melakukan penyesuaian harga motor matic murah, seperti dialami oleh Yamaha
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer