Neta Terima 47 Investor, Siap Produksi Mobil Listrik Lagi
04 Agustus 2025, 16:16 WIB
Dengan berbagai peralatan canggih, pabrik Neta di Tongxiang mampu memproduksi mobil setiap tiga menit
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Neta Auto memberikan kesempatan untuk melihat langsung fasilitas pabrik mereka di Tongxiang City, China Selasa (26/9/2023). Pabrik ini merupakan satu dari tiga pabrik Neta Auto di China selain di wilayah Naning dan Yi Chun.
Pabrik Neta di Tongxiang memiliki luas sekitar 23 hektar, 800 karyawan serta mampu melakukan 4 proses besar mulai dari stamping, welding, coating dan assembly. Fasilitas ini diklaim memiliki kapasitas produksi hingga 125 ribu unit per tahun.
Pabrik-pabrik Neta juga dilengkapi beragam peralatan robotik dan mendominasi setiap proses produksi. Seperti contohnya pabrik Neta di Tongxiang, proses welding atau pengelasan 73 persen dilakukan robot.
Pabrik Neta Auto di Tongxiang mengkhususkan produksi model compact SUV listrik Neta U. Namun Liu Lei, General Manager of Manufacturing Planning Center and VP of Overseas Business Dept. menyebut bahwa ketiga pabrik mereka memiliki sifat fleksibel dalam memproduksi model dengan proporsi tergantung banyaknya pesanan.
"Jadi bukan tidak mungkin pabrik Tongxiang bisa merakit model-model Neta lain, tergantung pemesanan. Untuk diketahui pabrik Neta lainnya masing-masing memproduksi Neta V di Naning sementara di Yi Chun membuat Neta GT dan S," jelas Liu Lei.
Proses produksi Neta V sendiri disebutkan memakan waktu 3 menit per unit. Pabrik ini memiliki jam kerja 2 shift dengan masing-masing 10 jam kerja, rata-rata per hari bisa memproduksi 400 unit.
Sayang sampai berita ini diturunkan belum ada kepastian kapan Neta U akan mulai dijual di Indonesia. Di masa depan Compact SUV listrik punya peluang besar untuk menjadi pilihan atau alternatif baru di pasar Indonesia.
Pada kesempatan ini Neta Auto juga menyebutkan mereka tidak merakit sendiri baterai box di seluruh pabriknya. Urusan sumber tenaga alias baterai mereka mempercayakan kepada tiga suplier besar baterai box di China yakni CATL, Gotion dan SVolt.
Dalam kesempatan ini Liu Lei juga menyebut bahwa pabrik mereka di luar China yakni Thailand memiliki standar yang sama namun memiliki penyesuian sesuai dengan kondisi negara tersebut. Demikian pula jika pabrik Neta mulai beroperasi di Indonesia tahun 2024 tentu memiliki standar serupa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Agustus 2025, 16:16 WIB
21 Juli 2025, 16:00 WIB
24 Juni 2025, 19:00 WIB
23 Juni 2025, 22:00 WIB
13 Juni 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV