Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Dengan berbagai peralatan canggih, pabrik Neta di Tongxiang mampu memproduksi mobil setiap tiga menit
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Neta Auto memberikan kesempatan untuk melihat langsung fasilitas pabrik mereka di Tongxiang City, China Selasa (26/9/2023). Pabrik ini merupakan satu dari tiga pabrik Neta Auto di China selain di wilayah Naning dan Yi Chun.
Pabrik Neta di Tongxiang memiliki luas sekitar 23 hektar, 800 karyawan serta mampu melakukan 4 proses besar mulai dari stamping, welding, coating dan assembly. Fasilitas ini diklaim memiliki kapasitas produksi hingga 125 ribu unit per tahun.
Pabrik-pabrik Neta juga dilengkapi beragam peralatan robotik dan mendominasi setiap proses produksi. Seperti contohnya pabrik Neta di Tongxiang, proses welding atau pengelasan 73 persen dilakukan robot.
Pabrik Neta Auto di Tongxiang mengkhususkan produksi model compact SUV listrik Neta U. Namun Liu Lei, General Manager of Manufacturing Planning Center and VP of Overseas Business Dept. menyebut bahwa ketiga pabrik mereka memiliki sifat fleksibel dalam memproduksi model dengan proporsi tergantung banyaknya pesanan.
"Jadi bukan tidak mungkin pabrik Tongxiang bisa merakit model-model Neta lain, tergantung pemesanan. Untuk diketahui pabrik Neta lainnya masing-masing memproduksi Neta V di Naning sementara di Yi Chun membuat Neta GT dan S," jelas Liu Lei.
Proses produksi Neta V sendiri disebutkan memakan waktu 3 menit per unit. Pabrik ini memiliki jam kerja 2 shift dengan masing-masing 10 jam kerja, rata-rata per hari bisa memproduksi 400 unit.
Sayang sampai berita ini diturunkan belum ada kepastian kapan Neta U akan mulai dijual di Indonesia. Di masa depan Compact SUV listrik punya peluang besar untuk menjadi pilihan atau alternatif baru di pasar Indonesia.
Pada kesempatan ini Neta Auto juga menyebutkan mereka tidak merakit sendiri baterai box di seluruh pabriknya. Urusan sumber tenaga alias baterai mereka mempercayakan kepada tiga suplier besar baterai box di China yakni CATL, Gotion dan SVolt.
Dalam kesempatan ini Liu Lei juga menyebut bahwa pabrik mereka di luar China yakni Thailand memiliki standar yang sama namun memiliki penyesuian sesuai dengan kondisi negara tersebut. Demikian pula jika pabrik Neta mulai beroperasi di Indonesia tahun 2024 tentu memiliki standar serupa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
23 Januari 2026, 10:00 WIB
22 Januari 2026, 21:00 WIB
15 Januari 2026, 08:00 WIB
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027